MANAGED BY:
RABU
13 NOVEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

OLAHRAGA

Jumat, 09 Agustus 2019 09:37
Ketika Pemain Nasional Beri ‘Warna’ di Turnamen Basket Ball

Pemain Lokal Mati-Matian Demi Raih Poin di Papan Score

SEMAKIN KETAT : Adanya pemain nasional dalam turnamen three on three membuat permainan semakin sengit. Tampak, para pemain yang tengah menunjukkan skillnya dalam turnamen./RACHMAD RHOMADHANI/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, Turnamen bola basket three on three yang digelar di Lapangan Basket Ahmad Yani, Tanjung Selor, resmi berakhir. Tentunya dari turnamen ini diharapkan munculnya atlet-atlet muda potensial. Ini tak lepas dari keikutsertaannya pemain nasional.

RACHMAD RHOMADHANI

PEMAIN nasional di turnamen yang juga digelar dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 RI memang tampil cukup apik. Tak terkecuali, tim basket ball dari para pelajar yang ada di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat di Bumi Tenguyun ini.

Ratusan penonton yang hadir dan menyaksikan secara langsung menampilkan permainan yang luar biasa. Gemuruh penonton pun tak dapat tebendung lagi manakala poin demi poin berhasil diraih dari tim-tim yang berlaga.

Muhammad Fauzi selaku Ketua Pelaksana basketball three on three mengakui, selama jalannya turnamen ini semua tim menunjukkan persaingan yang sangat ketat. Sehingga pada puncak acaranya atau partai finalnya pun didapat tim yang benar-benar memiliki kemampuan dan skill luar biasa di antara puluhan tim yang mengikuti turnamen. “Ini tak hanya pada partai dewasa. Melainkan, di pelajar pun persaingan cukup alot,” katanya.

Akan tetapi, lanjutnya, khusus di partai dewasa sendiri, pria yang akrab disapa Ozi ini menuturkan bahwa ada ‘warna’ yang berbeda. Sebab, nyaris dalam setiap tim l yang ada, turut diisi pemain nasional. “Pemain nasional ini memberikan ‘warna’ yang berbeda. Ya, karena memang dari segi permainan mereka cukup apik. Meski, tetap untuk pemain lokal sendiri sejatinya tak kalah saing,” ujarnya.

Namun, tambahnya, dengan hadirnya pemain nasional, sesuai dengan tujuan awal yakni untuk membangkitkan motivasi pemain basket di daerah ini. Mengingat, dengan hadirnya pemain nasional maka secara langsung pemain daerah dapat melihat bagaimana perbedaan dari gaya permainan dan lainnya. “Pemain nasional ini memang yang diikutsertakan memiliki kualitas yang mumpuni. Akhirnya, di partai dewasa sendiri, Bulungan sebagai tuan rumah harus mengakui dari tim basket dari daerah lain,” tuturnya. “Bahkan, karena cukup luar biasanya permainan yang ada. Untuk mencari poin di papan skor, pemain harus berjuang mati-matian,” sambungnya.

Terpisah, Ketua Perbasi Bulungan Fajar juga mengakui bahwa dalam turnamen three on three ini, partai dewasa cukup ketat persaingannya. Sehingga yang benar-benar terbaik dari yang terbaik yang layak lolos hingga ke partai final dan menjuarainya. “Tapi di sini, setidaknya hasil dari turnamen ini dapat memberikan semangat berlatih kembali bagi atlet di Bulungan. Tujuannya, ke depan mereka dapat lebih tampil apik lagi,” ungkapnya.

Mengenai kelemahan dari tim di Bulungan, Fajar menjelaskan bahwa permasalahan utamanya yakni postur tubuh. Di mana pemain di Bulungan belum sepenuhnya secara postur tubuh cukup baik. “Kalau secara power ataupun kemampuan sebenarnya cukup baik. Tapi, postur tubuh yang kurang tinggi terkadang menjadi kendala untuk meraih poin demi poin,” ujarnya.

Namun, pihaknya tak lupa untuk mengapresiasi terhadap Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI, sehingga terlaksana turnamen yang sangat luar biasa ini. “Kita bangga, dengan semakin banyaknya daerah kabupaten/kota lain yang ikut serta. Ditambah dengan hadirnya para pemain nasional, maka itu menambah pengalaman pemain di Bulungan sendiri untuk lebih baik ke depannya,’’ katanya.

“Tapi, dari sini kami dapat melihat bahwa ke depannya atlet Bulungan memang butuh untuk bimbingan yang lebih jauh. Sehingga ke depannya dapat bersaing lebih ketat lagi dengan daerah lainnya,’’ harapnya. (ash)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 12 November 2019 14:11

Sabri Ingin ‘Tinggalkan’ Kaltara

SABRI, salah satu atlet Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) dari…

Sabtu, 02 November 2019 10:59

Chairul Adzan Kembali Lolos Ke PON

TARAKAN – Chairul Adzan, peraih medali emas di cabang bela…

Sabtu, 02 November 2019 10:58

Taekwondo Kaltar Loloskan Satu Atlet ke PON 2020

TARAKAN – Chairul Adzan, peraih medali emas di cabang bela…

Rabu, 02 Oktober 2019 10:44
MMA Tarakan Raih Sabuk Emas

Atlet MMA Tarakan Berprestasi di Open Turnamen Asta

TARAKAN - Berbekal pengalaman dan pelatihan pada olahraga Mixed Martial…

Jumat, 13 September 2019 15:15

Biaya Sendiri, Rafly Bertekad Lolos ke PON Papua

TARAKAN – Kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) untuk cabang olahraga…

Jumat, 13 September 2019 15:06

Keterbatasan, Tim Kaltara Tak Maksimal di Pra PON

TARAKAN - Atlet balap motor Kalimantan Utara saat ini masih…

Jumat, 13 September 2019 11:52

Menikmati Rute Perkotaan Sore Hari

  TARAKAN – Goweser dari berbagai komunitas sepeda di Tarakan…

Kamis, 12 September 2019 16:41
Olahraga

Martinus Dapat Lampu Hijau PB Pertina

TARAKAN – Habisnya masa kepengurusan Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina)…

Senin, 09 September 2019 13:37

E-Sports Usulkan Dipertandingkan di PON

TARAKAN - Pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua 2020 akan…

Jumat, 06 September 2019 10:36
Olahraga

15 Atlet Diterjunkan di Kualifikasi PON

TARAKAN - Pelaksanaan kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) untuk cabang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*