MANAGED BY:
RABU
12 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL
Rabu, 07 Agustus 2019 09:49
Kepala Daerah Diminta Lakukan Pencegahan Dini

Cegah Karhutla, Pemprov Alokasikan Anggaran Rp 10 Miliar

RAKORNAS : Presiden Joko Widodo menyalami Gubernur Kaltara Dr. H. Irianto Lambrie usai memberikan arahan pada rapat koordinasi nasional pengendalian karhutla di Istana Negara, Selasa (6/8)./HUMAS PEMPROV KALTARA

PROKAL.CO,

JAKARTA – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Irianto Lambrie meminta kepala daerah di kabupaten yang memiliki lahan gambut, untuk melakukan pencegahan sedini mungkin agar tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kaltara. Penegasan ini disampaikannya usai menghadiri rapat pengendalian karhutla di Istana Negara, Selasa (6/8).

Rapat yang dibuka langsung oleh Presiden RI Joko Widodo ini, dihadiri oleh Kementerian Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Polhukam), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), para gubernur dan juga pimpinan lembaga terkait lainnya. “Karena itu, seluruh kepala daerah dipanggil oleh Bapak Presiden, agar segera menindaklanjuti arahan presiden terkait karhutla,” kata Irianto. 

Gubernur mengungkapkan, Pemprov Kaltara terus berkomitmen untuk menangani dan melakukan pencegahan karhutla dari tahun ke tahun.  Berdasarkan informasi dari Dinas Kehutanan Kaltara, pada tahun 2019 Pemprov mengalokasikan penganggaran dalam anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) khusus untuk kegiatan pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan di Kaltara sebesar Rp 10 miliar.

“Dana ini digunakan untuk 5 kegiatan meliputi, pengembangan sarana dan prasarana pengendalian karhutla. Peningkatan sistem kemitraan pada masyarakat peduli api. Pemadaman dan penanganan pasca kebakaran hutan dan lahan. Patroli pengendalian dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan. Sosialisasi dan atau penyuluhan pencegah kebakaran hutan dan lahan melalui berbagai macam metode,” bebernya.

Tak hanya itu, Pemprov juga melakukan kegiatan kerja sama dan pengembangan dalam rangka pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan di Kalimantan Utara. Misalnya, program pengembangan kampung iklim di kabupaten/kota di Kaltara.

Lalu, program propeat land yang merupakan kerja sama pemerintah Indonesia dan Jerman yang ada di Kalimantan Utara. Dengan pelaksana GIZ Propeat dan Bappeda Litbang Kalimantan Utara. “Program ini terfokus pada penelitan perlindungan tanah gambut dan lahan basah di Kalimantan Utara, yang salah satu programnya adalah kegiatan pencegahan dan penanggulangan kebakaran di gambut dan mangrove Kaltara,” urainya.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Selasa, 15 September 2015 15:45

Arman Terancam Terjerat Kasus TPPU

<p>TANJUNG SELOR &ndash; Selain ditetapkan sebagai otak kasus narkotika jenis sabu-sabu 2…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers