MANAGED BY:
JUMAT
23 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

ADV

Selasa, 06 Agustus 2019 21:27
Baznas Pelihara Lansia Terlantar
KEMANUSIAAN: Lansia yang dirawat Baznas Tarakan yang sementara ini masih dititipkan di panti jompo. FOTO: IST

PROKAL.CO, TARAKAN - Sungguh miris lansia (lanjut usia) yang di masa tuanya terpaksa harus dititip ke panti jompo karena tidak ada keluarga yang mengurusnya. Diantara lansia tersebut dirawat oleh Baznas Tarakan Tarakan dengan bekerja sama dengan Panti Jompo Al Marhamah.  

"Baznas Tarakan hingga saat ini belum mempunyai panti sendiri, sehingga untuk beberapa pelayanan harus kami titipkan di fasilitas perawatan yang ada,” ujar Ketua Pelaksana Baznas Tarakan Syamsi Sarman.

Dikatakan Syamsi, untuk anak yatim dan terlantar pihaknya menitipkan sementara di panti asuhan yatim piatu dan untuk orang tua terlantar dititipkan di panti jompo. Ada beberapa lansia yang Baznas rawat saat ini. Mereka tidak ada satupun keluarga di Tarakan. Kalaupun ada keluarga mereka berada  di luar daerah, itupun juga tidak ada kontak yang bisa dihubungi. 

“Jika ada keluarganya, tentu akan kami hubungi agar bisa merawat keluarganya sendiri. Ada beberapa lansia terlantar yang sudah kami berangkatkan untuk bertemu keluarganya ke daerah Pulau Jawa atau Sulawesi," ujar Ketua Pelaksana Baznas Tarakan Syamsi Sarman. 

Masih menurut pegiat zakat yang juga menjabat Wakil Ketua MUI Provinsi Kaltara itu bahwa pihaknya akan berusaha untuk bisa memiliki panti sendiri. 

 "Kami sedang mempersiapkan satu panti yang bersifat serbaguna. Bisa untuk panti bagi anak yatim dan lansia terlantar, tapi bisa juga untuk rumah singgah sementara. Apalagi kami sering menangani orang-orang terlantar yang untuk sementara harus ditampung sambil menunggu proses pemulangan ke daerah asal,” ujar Syamsi. 

Dikatakannya, untuk anak yatim dan lansia dinilai tidak bagus jika seumur hidupnya harus tinggal di panti. Karena seakan terasing dari keluarga mereka yang sesungguhnya. 

“Makanya kalau ada yang kami tangani, kami akan mengusahakan untuk  mempertemukan keluarganya. Biarlah mereka bersama keluarganya sekalipun untuk biaya hidupnya harus kami bantu, itu akan lebih bermartabat ketimbang orang-orang itu harus meninggal dunia di panti. Ini tugas berat, tapi insyaallah akan kami perjuangkan,"  pungkas Syamsi. (adv/har)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 17 September 2015 15:41

Upaya Ciptakan Ketahanan Pangan

<p><strong>MALINAU</strong> - Rembug tani guna mewujudkan program swasembada beras…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*