MANAGED BY:
SABTU
14 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Selasa, 06 Agustus 2019 10:40
JCH Disambut Suhu 50 Derajat
PENUH KEBERSAMAAN: JCH asal Malinau saat berkumpul di selasar Hotel Rei Bakhsy, Makkah untuk mendapat pencerahan terkait pelaksanaan kegaiatan ibadah haji dari Ketua Rombongan JCH Malinau Drs. H. Edy Marwan, M.Si, Minggu (4/8) sore. DOKUMEN JCH MALINAU

PROKAL.CO, ROMBONGAN jemaah calon haji (JCH) Malinau telah berada di Kota Makkah, Arab Saudi. Rombongan dalam keadaan sehat walafiat walaupun cuaca yang cukup panas dengan suhu Kota Makkah mencapai 50 derajat Celsius.

“Rombongan JCH Kabupaten Malinau telah berangkat menuju Jeddah dari Embarkasi Haji Balikpapan pada tanggal 3 Agustus 2019 dan telah tiba dengan selamat dan sehat walafiat di Bandara Internasional King Abdul Azis pada tanggal 4 Agustus 2019 tepatnya pukul 02.15 waktu Jeddah,” ujar Ketua Rombongan JCH Malinau Drs. H. Edy Marwan, M.Si, kepada Radar Tarakan melalui aplikasi pesan singkat, Minggu (4/8) malam.

Kemudian, sebutnya, di tanggal yang sama pada pukul 08.30 waktu setempat JCH Malinau telah memulai prosesi ibadah haji dengan kegiatan umrah dan selesai pada pukul 14.00.

“Meskipun panasnya Kota Makkah yang menyengat berkisar 50 derajat, namun semangat dengan dilandasi keimanan yang kuat, semuanya tetap dilalui dengan rasa yang ikhlas,” ungkap pria yang juga merupakan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Malinau ini.

Sementara itu, pada sore harinya seluruh rombongan JCH berkumpul di hotel untuk mendengarkan pencerahan dari ketua rombongan mengenai kegiatan selanjutnya. “Kami menginap di Hotel Rei Bakhsy Makkah. Jarak dari Masjidil Haram kurang lebih 1,5 kilometer. Alhamdulillah jemaah terus difasilitasi berupa bus shalawat, jadi enaklah ke Masjidil Haram-nya,” ucapnya.

Diketahui, JCH Malinau yang masuk pada kloter 14 Embarkasi Haji Balikpapan berjumlah 59 orang dan 1 orang petugas. Dari jumlah 59 JCH tersebut, JCH perempuan berjumlah 25 orang dan laki-laki 34 orang. JCH Malinau berangkat dari Malinau pada Kamis (1/8) lalu.

“Sekarang lagi kegiatan rutin ibadah oleh jemaah, 5 Agustus kami ziarah di beberapa tempat yang bersejarah, seperti Jabal Nur, Jabal Rahma dan beberapa tempat lainnya,” jelasnya.

 

DIKABARKAN DALAM KEADAAN SEHAT

JCH asal Kaltara dalam keadaan sehat sejak tiba di Makkah, Arab Saudi. Tidak ada keluhan terkait kondisi kesehatan yang diterima petugas saat menginjakkan kaki di Tanah Suci.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Tarakan, H. M. Shaberah, S. Ag, M.M, mengatakan, JCH asal Kalimantan Utara sudah sampai di Makkah, Minggu kemarin. Di hari pertama menginjakkan kaki di Tanah Suci, petugas tidak ada menerima laporan terkait keluhan JCH ini. 

“Menurut informasi yang kami terima, mereka sudah sampai dan semua sudah melaksanakan umrah wajib. Karena masih menyesuaikan dan padat, sempat satu orang JCH yang terpisah tapi langsung ditemukan malam itu juga karena petugas Indonesia banyak. Alhamdulillah kabar beritanya bagus-bagus saja, tidak ada laporan yang sakit,” terangnya kepada Radar Tarakan.

Dilanjutkannya, Provinsi Kalimantan Utara mengirimkan 4 orang petugas. Yakni 2 orang petugas asal Tarakan, dan 2 orang petugas dari provinsi. Untuk agenda JCH, 9 Agustus mendatang diberangkatkan ke Arafah kemudian melanjutkan perjalanan ke Muzdalifah dan ke Mina.

“Kami berpesan, kan tinggal tiga hari lagi yaitu tanggal 6, 7 dan 8, jadi jangan memaksakan diri ke Masjidil Haram kalau memang kurang sehat. Karena tanggal 9 mereka diberangkatkan ke Arafah. Di Arafah selama 2 hari, kemudian lanjutkan ke Muzdalifah, kemudian ke Mina selama 4 hari. Jadi enam hari mereka melakukan perjalanan sejak tanggal 8 dzulhijjah, itu perlu kondisi yang kuat,” bebernya.

Saat manasik haji pun, JCH dibekali persiapan untuk membawa obat yang rutin dikonsumsi, dilaporkan ke Dinas Kesehatan agar dapat dibawa ke Makkah.

“Sebenarnya dokter di kloter sudah lengkap obatnya, tapi terkadang ada obat tertentu yang tidak ada. Sehingga ketika manasik sudah kita kasih tahu agar obat yang biasa mereka konsumsi dibawa, yang terpenting sudah dilaporkan,” tutupnya. (ags/*/one/lim)

 

 


BACA JUGA

Jumat, 13 Desember 2019 14:16

Kabul Pernikahan Bisa Diwakilkan

TARAKAN - Setelah hebohnya kabar perceraian dapat dilakukan secara online,…

Jumat, 13 Desember 2019 14:14

Sertifikat HGB Bisa Diubah SHM

TARAKAN – Minimnya pengetahuan soal mekanisme sertifikasi laha di Bumi…

Jumat, 13 Desember 2019 14:12

Pendapatan Samsat Terealisasi 98 Persen

TARAKAN – Pertengahan Desember ini, Kantor Pelayanan Samsat Induk Tarakan…

Jumat, 13 Desember 2019 14:08

Perpanjangan Dermaga 200 Meter

TARAKAN – Dermaga Pelabuhan Malundung Tarakan rencananya akan diperpanjang ke…

Jumat, 13 Desember 2019 13:58

Apresiasi KPU Terhadap Dukungan Radar Tarakan

TARAKAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tarakan mengapresiasi partisipasi SKH…

Kamis, 12 Desember 2019 11:36

Rekomendasi PAN ke Ibrahim, DPW Kaget

TARAKAN – Ibrahim Ali, A.Md, menjawab isu yang berkembang mengenai…

Kamis, 12 Desember 2019 11:33

Tegas Meminta Antrean Panjang Dihilangkan

TARAKAN – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltara…

Rabu, 11 Desember 2019 13:21

Dukungan Independen Bisa Ditolak

TARAKAN - Untuk maju melalui jalur independen atau perseorangan pada…

Rabu, 11 Desember 2019 13:14

Siaga Nataru, PLN Tak Menjamin 100 Persen

TARAKAN – Status siaga PT PLN (Persero) Tarakan menjelang Natal…

Selasa, 10 Desember 2019 12:38

Warga Amal Tenggelam, Ditemukan Meninggal

TARAKAN - Warga RT 11 Kelurahan Pantai Amal dihebohkan dengan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.