MANAGED BY:
MINGGU
22 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Sabtu, 03 Agustus 2019 08:57
Pertanyakan Kejelasan Ijazah Calon Kades yang Diduga Palsu
DIGUGURKAN: Saat proses pencalonan Kades Aji Kuning, beberapa waktu lalu, tak ada foto Sa, salah seorang calon kades yang sebelumnya ikut terdaftar dan kini dinyatakan gugur./ENAL/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Salah seorang calon Kepala Desa (Kades) Aji Kuning, Kecamatan Sebatik Tengah, Sa (nama inisial) dinyatakan gugur sebelum pelaksanaan pemilihan kades. Sebabnya, ada permasalahan administrasi terkait keaslian ijazah yang digunakan dalam proses pendaftaran.

Atas kejadian tersebut, Asosiasi Civil dan Kriminal Indonesia, meminta penjelasan kepada Disdik Nunukan terkait Sa yang juga pernah menjabat sebagai kepala desa. Sebelumnya Sa dipaksa mundur dari jabatan dengan alasan diduga menggunakan ijazah palsu saat pencalonan kades.

Pihak Asosiasi Civil dan Kriminal Indonesia, Abdul Razaq mempertanyakan melalui surat yang disampaikan, bahwa dugaan ijazah palsu yang disangkakan kepada calon Kades Aji Kuning, Sa,  apakah telah melalui proses penyidikan, berita acara pemeriksaan (BAP). “Jika dinyatakan benar palsu harus melalui pemeriksaan yang panjang, tidak serta merta dinyatakan palsu,” kata Abdul Razaq.

Lanjutnya, ijazah dikatakan palsu, ketika ditetapkan sebagai tersangka dan dikenakan dengan pasal 262 atau 263 KUHAP serta bukti hasil forensik yang diajukan penyidik, yaitu kepolisian tentang menyatakan bahwa ijazah tersebut adalah palsu.

Untuk kepentingan dan tindak lanjut proses hukum, maka diperlukan pembuktian pemalsuan ijazah, unsur lain dan terdapat tindak pidana di dalamnya, serta pihak yan terlibat dalam mengintimidasi, memaksakan atau tindakan lainnya.

Lanjut dia, terkait permasalahan tersebut harus mengedepankan hukum ke arah yang lebih baik, tentunya berpedoman pada dasar aturan dan prinsip hukum, sehingga krisis hukum di mata masyarakat tidak terulang secara terus-menerus.

“Harus ada tanggapan dari pihak berkepentingan dalam menyatakan bahwa ijazah tersebut benar palsu,” tuturnya.

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Nunukan H. Junaidi mengatakan, penemuan dugaan ijazah palsu dilakukan oleh tim peneliti Disdikbud Nunukan. Ijazah tersebut merupakan ijazah kelulusan pendidikan non formal paket B dan C Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA).

“Ya, dugaan itu sudah diverifikasi oleh tim kami. Ijazah yang bersangkutan tersebut diragukan keabsahannya,” kata H. Junaidi.

Indikasi dugaan ijazah palsu itu juga terlihat dari tidak adanya surat keterangan kehilangan dari pihak kepolisian yang dilampirkan sebagai bukti, padahal pemilik ijazah mengaku bahwa ijazah asli telah hilang, sehinga diganti dengan keterangan ijazah baru.

Selain itu, tidak sesuainya nama orang tua dalam ijazah paket B dan paket C yang bersangkutan, demikian juga dengan tempat tanggal lahir pemilik ijazah yang berbeda antara ijazah satu dengan lainnya.

“Bagaimana bisa tempat dan tanggal lahir berbeda-beda dari ijazah SMP dan SMA-nya,” ujarnya. (nal/zia)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 17 September 2019 09:12

Ciptakan Keamanan, Ketertiban dan Pikirkan Nasib Rakyat

Masing-masing dari 35 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan…

Jumat, 13 September 2019 09:40

Perahu yang Ditumpangi Tiga WNI Hanyut Hingga Sabah

NUNUKAN – Tiga warga negara Indonesia (WNI) asal Tarakan hanyut…

Kamis, 12 September 2019 13:49
Partai Politik

Basri Ikut Ambil Formulir

NUNUKAN – Bupati Nunukan periode 2011-2014, H. Basri ikut melakukan…

Rabu, 11 September 2019 10:42
Partai Politik

Petahana Pinang PDIP?

NUNUKAN – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Nunukan, mulai membuka…

Rabu, 11 September 2019 10:28
Deportasi WNI Dari Malaysia

Disdukcapil Flores Timur Jemput Bola

NUNUKAN - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Flores…

Selasa, 10 September 2019 10:35
BPJS Kesehatan

Dinkes Sebut Manajemen RSUD Perlu Diperbaiki

NUNUKAN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Nunukan, mulai turun tangan untuk…

Selasa, 10 September 2019 10:22
Sidang Kayu Ilegal

Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Kasus Kayu Ilegal

NUNUKAN - Sidang praperadilan kasus dugaan kayu ilegal kembali digelar…

Senin, 09 September 2019 13:05
Pujasera

Siap Diresmikan, Harapkan Fasilitas Memadai

NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan telah mempersiapkan Pasar Pujasera…

Sabtu, 07 September 2019 09:57

HADUHH..!! Kebanyakan Utang, RSUD Nunukan Susah Beli Obat-obatan

NUNUKAN – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nunukan mengalami kesulitan…

Sabtu, 07 September 2019 09:56

Angkut Barang Malaysia, Satu Truk Sembako Diamankan

NUNUKAN - Kantor Pengawasan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*