MANAGED BY:
JUMAT
23 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 27 Juli 2019 09:20
Peternak Lokal Mampu Bersaing

IB Lebihi Target

PENDAMPINGAN: Kepala Dinas Pertanian Malinau (tiga dari kanan) yang didampingi Kepala Bidang Peternakan beserta staf saat meninjau peternakan sapi IB di wilayah Malinau.

PROKAL.CO, MALINAU - Sejak Kementrian Pertanian Republik Indonesia meluncurkan Program Upaya Khusus Percepatan Populasi Sapi Bunting (Upsu Siwab) dari tahun 2017, Dinas Pertanian Kabupaten Malinau menilai program ini berjalan dengan lancar dan dapat dilaksanakan dengan baik oleh masyarakat.

Sebagaimana disampaikan oleh Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Pertanian Kabupaten Malinau, Karmani beberapa waktu lalu. Dari capaian target pelayanan inseminasi buatan atau kawin suntik yang diberikan oleh pemerintah, yakni 250 ekor sapi untuk tahun 2017, 200 ekor sapi di tahun 2018, dan 150 ekor sapi pada tahun 2019 ini persentasi capaian target Kabupaten Malinau lebih dari 100 persen.

“Kita anggap sukses pelaksanaan IB yang dari tahun 2017 sudah mencapai 100 persen keberhasilanya. maka kita sudah adakan pameran pedet hasil IB tersebut. Selain itu juga untuk memberikan motivasi pada peternak sapi di Malinau,” ungkapnya.

Hal ini memang sudah lama diinginkan pihak peternakan yang sudah melakukan IB sejak tahun 2017 lalu pada berbagai jenis sapi seperti limosin, bali dan simental yang ada di Malinau. Selain itu juga sebagai pembuktian bahwa peternak Malinau juga mampu bersaing.

“Panen pedet keinginan kita dalam pelaksanaan inseniminasi buatan (IB), karena keberhasilan kita mencapai 100 persen dengan kelahiran yang cukup banyak selama tahun 2017, ada sekitar 167 ekor berhasil lahir di malinau, itulah yang akan kita tunjukan bahwa Malinau juga mampu,” jelasnya.

Dengan tingkat keberhasil IB juga akan memberikan hasil keturunan yang lebih bagus dari hasil alami, karena dengan IB bisa meminimalisir penyakit genetik. Sehingga sapi yang dilahirkan bisa lebih sehat dan tidak rentan terhadap penyakit.

Hal ini juga memeberikan gambaran atau pencapaian ke isikhnas atau sitem informasi kesehatan hewan Indonesia yang dilaporkan secara rutin. Dengan adanya panen pedet bisa membangkitkan semangat peternak lokal dan diharapkan bisa memberikan sumbangsih pada tingkat keberhasilan yang lebih baik dan secara otomatis juga memberikan hasil lebih pada peternak sapi lokal.

Program Upsu Siwab sendiri merupakan komitmen pemerintah dalam mengejar swasembada sapi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat ternak, yang diharapkan akan memaksimalkan potensi sapi indukan di dalam negri untuk dapat terus menghasilkan pedet. (ewy/udn)

 

loading...

BACA JUGA

Kamis, 10 September 2015 16:00

Pukuli Anak, KW Terancam Penjara Lima Tahun

<p>&nbsp;TARAKAN &ndash; Polres Tarakan menetapkan KW warga Jalan Cendana, Kelurahan Karang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*