MANAGED BY:
SENIN
06 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Rabu, 24 Juli 2019 11:49
Berpotensi PAW Setelah Inkrah

Tiga Tersangka Diperiksa Pekan Ini

ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, TARAKAN - Usai ditetapkannya tiga tersangka yakni KH, HY dan SG terhadap perkara korupsi terhadap pembebasan lahan fasilitas kantor Kelurahan Karang Rejo, oleh penyidik Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Tarakan, ketiganya akan dilakukan pemeriksaan dalam waktu dekat.

Kasat Reskrim Polres Tarakan AKP Ganda Patria Swastika mengungkapkan, meski masih enggan membeberkan kapan pemanggilan itu akan dilakukan, namun ia memastikan pemanggilan terhadap ketiganya akan dilakukan pada pekan ini.  “Dalam minggu ini akan kita lakukan pemanggilan pertama,” tuturnya, meneruskan arahan Kapolres Tarakan AKBP Yudhistira Midyahwan.

Diakui Ganda, pemanggilan ketiganya dilakukan setelah ditetapkan sebagai tersangka dan akan dilakukan pemeriksaan berstatus sebagai tersangka. Namun apabila pemanggilan pertama tak diindahkan oleh ketiga tersangka, maka penyidik akan melayangkan surat pemanggilan kedua.

“Jeda waktu pemanggilan pertama dan kedua itu selisih satu minggu. Kemudian pemanggilan ketiganya tidak bersamaan, namun ada jedanya juga,” jelasnya.

Jika panggilan kedua masih tidak diindahkan lagi, maka kepolisian tidak akan melakukan pemanggilan lagi namun dengan penangkapan. “Ketiga itu bukan pemanggilan tapi penangkapan,” bebernya. 

Diketahui, terhadap ketiga tersangka yang berinisial KH, HY dan SG, penyidik siap melakukan pemanggilan terhadap ketiganya. Salah satu tersangka berinisial KH, merupakan mantan Wakil Wali Kota Tarakan.

Untuk KH, didapati berperan sebagai orang yang mengatur semua proses pembebasan lahan. Mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga pengendalian semuanya dikendalikan oleh KH. Sementara terhadap HY, berperan sebagai orang yang namanya digunakan untuk pembebasan lahan.

“Kalau untuk SG dia berperan sebagai tim aprasial atau penilaian terhadap proses pengadaan lahan ini,” imbuh kasat.  jelas pria yang berpangkat balok tiga itu.

Sementara itu saat dikonfirmasi, KH yang merupakan Calon Legislatif (Caleg) terpilih sebagai Anggota DPRD Kaltara, dan sudah ditetapkan oleh KPU Kaltara pada Senin (22/7) lalu.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Provinsi Kaltara, Asnawi Arbain mengungkapkan, dari sisi normatif hukum yang berlaku, meski sudah ditetapkan sebagai tersangka namun caleg tersebut masih bisa dilantik.

“Kami tunduk pada aturan tentang Undang-Undang Pemilu ini. Kemudian kalau sudah dia (KH) berstatus sebagai terdakwa, baru akan di non aktifkan dan apabilan inkrah baru akan dilakukan pergantian antar waktu (PAW),” jelasnya saat dikonfirmasi.

Diakuinya, meski ada UU Pemilu yang mengaturnya, namun ia tidak bisa memungkiri apabila ke depannya segala sesuatu bisa saja terjadi terhadap kebijakan partai. Dirinya sebagia Ketua DPW PAN Kaltara masih enggan untuk berandai-andai juga terhadap status KH ke depannya.

“Saya juga harus bisa menjaga perasaan beliau. Namun yang pasti, saya berpatokan pada aturan saja dulu, termasuk aturan yang mengatur tentang Pemilu itu. Kita harus taat pada aturan hukum,” tegasnya.

Untuk itu juga, tambah Asnawi, pihaknya akan menghormati semua proses hukum yang berjalan dan dilakukan oleh aparat hukum. Pihaknya juga akan kooperatif terhadap penegak hukum. Terhadap keberadaan KH saat ini, Asnawi mengakui ia sendiri belum mendapatkan informasi terkait keberadaan KH. “Ia sendiri belum tahu beliau di mana. Saya telpon tidak diangkat juga dari kemarin,” pungkasnya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi KH hingga kini belum bisa dihubungi. Kemarin (23/7), Radar Tarakan mencoba menelpon KH dengan tiga nomor milik pribadinya pun tak ada respons. Dua nomor di antaranya memblokir semua panggilan masuk.

Dikonfirmasi, Ketua KPU Kaltara Suryanata Al-Islami menuturkan saat ini pihaknya terlebih dahulu akan membuka aturan-aturan yang berkaitan. Sebab saat melakukan penetapan calon DPRD Kaltara terpilih salah satu di antaranya KH, berdasarkan perolehan suara, mereka juga baru mendengar KH ditetapkan sebagai tersangka.

“Tentu kami akan mendiskusikan kembali, regulasi proses yang ada, apa dan bagaimana langkah KPU selanjutnya nanti akan kami bawa dalam rapat pleno,” jelas Surya sapaan akrabnya.

Lebih lanjut, lelaki yang menyelesaikan studi magister hukum di Universitas Borneo Tarakan ini menjelaskan, pihaknya tidak hanya bisa berdasarkan informasi lisan saja. Mereka juga harus menunggu dokumen-dokumen penetapan secara tertulis, agar bisa menentukan langkah selanjutnya.

“Secara kelembagaan kami akan melakukan kajian terlebih dahulu terkait hal ini. Karena memang proses pelantikan dan jadwal, bukan menjadi tahapan di KPU. Apakah nanti kemudian akan ada proses lain, nanti akan kami diskusikan bersama komisioner lainnya,” jelas Surya. (zar/nri)

   

 

 

 


BACA JUGA

Minggu, 05 April 2020 14:00

Gugus Tugas Tracing Kontak Pasien Corona yang Meninggal

JURU Bicara (Jubir) Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kalimantan Utara (Kaltara),…

Minggu, 05 April 2020 13:58

Nestapa Usaha di Tarakan karena Corona, Kurangi Karyawan dan Pilih Tutup

Di tengah pandemi Covid-19, dampak dirasakan signifikan oleh dunia usaha.…

Minggu, 05 April 2020 13:56

Dunia Usaha Waswas, PHK Diambang Mata

Wakil Ketua Umum Bidang Ilmu Teknologi dan Industri Kreatif pada…

Minggu, 05 April 2020 13:51

21 Ribu Kartu Prakerja Disiapkan, Ini yang Disasar

TARAKAN - Korban PHK akibat pandemi Covid-19 akan diperhatikan pemerintah.…

Minggu, 05 April 2020 11:53

BREAKING NEWS! Bertambah 2 Pasien Positif Covid-19 di Tarakan

TARAKAN - Dua jamaah eks Ijtima Gowa Asal Tarakan l…

Sabtu, 04 April 2020 11:47

Perkembangan Corona di Kaltara, Delapan Positif, Satu Meninggal

TARAKAN- Sepakan sejak diumumkan adanya warga Kalimantan Utara (Kaltara) positif…

Sabtu, 04 April 2020 11:44

DUH BANYAK..!! Penumpang Kapal Lambelu Ada Positif Corona, Padahal Ada 1.009 Penumpang Lainnya

GUGUS Tugas di Tarakan dan Nunukan harus bekerja keras melakukan…

Jumat, 03 April 2020 13:30

236 Narapidana Lapas Dibebaskan

TARAKAN – Upaya preventif penyebaran Coronavirus Disease (Covid-19) di dalam…

Jumat, 03 April 2020 13:28

Kembali Dapat Tambahan 114 Batang Sabun Lagi

TARAKAN – Pembagian sabun cair olahan yang dilakukan oleh Komando…

Jumat, 03 April 2020 13:23

8 Hotel Memilih Tutup Sementara

TARAKAN - Wabah Coronavirus Disease (Covid-19) bukan hanya menghambat jalannya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers