MANAGED BY:
SELASA
12 NOVEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Rabu, 24 Juli 2019 11:49
Berpotensi PAW Setelah Inkrah

Tiga Tersangka Diperiksa Pekan Ini

ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, TARAKAN - Usai ditetapkannya tiga tersangka yakni KH, HY dan SG terhadap perkara korupsi terhadap pembebasan lahan fasilitas kantor Kelurahan Karang Rejo, oleh penyidik Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Tarakan, ketiganya akan dilakukan pemeriksaan dalam waktu dekat.

Kasat Reskrim Polres Tarakan AKP Ganda Patria Swastika mengungkapkan, meski masih enggan membeberkan kapan pemanggilan itu akan dilakukan, namun ia memastikan pemanggilan terhadap ketiganya akan dilakukan pada pekan ini.  “Dalam minggu ini akan kita lakukan pemanggilan pertama,” tuturnya, meneruskan arahan Kapolres Tarakan AKBP Yudhistira Midyahwan.

Diakui Ganda, pemanggilan ketiganya dilakukan setelah ditetapkan sebagai tersangka dan akan dilakukan pemeriksaan berstatus sebagai tersangka. Namun apabila pemanggilan pertama tak diindahkan oleh ketiga tersangka, maka penyidik akan melayangkan surat pemanggilan kedua.

“Jeda waktu pemanggilan pertama dan kedua itu selisih satu minggu. Kemudian pemanggilan ketiganya tidak bersamaan, namun ada jedanya juga,” jelasnya.

Jika panggilan kedua masih tidak diindahkan lagi, maka kepolisian tidak akan melakukan pemanggilan lagi namun dengan penangkapan. “Ketiga itu bukan pemanggilan tapi penangkapan,” bebernya. 

Diketahui, terhadap ketiga tersangka yang berinisial KH, HY dan SG, penyidik siap melakukan pemanggilan terhadap ketiganya. Salah satu tersangka berinisial KH, merupakan mantan Wakil Wali Kota Tarakan.

Untuk KH, didapati berperan sebagai orang yang mengatur semua proses pembebasan lahan. Mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga pengendalian semuanya dikendalikan oleh KH. Sementara terhadap HY, berperan sebagai orang yang namanya digunakan untuk pembebasan lahan.

“Kalau untuk SG dia berperan sebagai tim aprasial atau penilaian terhadap proses pengadaan lahan ini,” imbuh kasat.  jelas pria yang berpangkat balok tiga itu.

Sementara itu saat dikonfirmasi, KH yang merupakan Calon Legislatif (Caleg) terpilih sebagai Anggota DPRD Kaltara, dan sudah ditetapkan oleh KPU Kaltara pada Senin (22/7) lalu.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Provinsi Kaltara, Asnawi Arbain mengungkapkan, dari sisi normatif hukum yang berlaku, meski sudah ditetapkan sebagai tersangka namun caleg tersebut masih bisa dilantik.

“Kami tunduk pada aturan tentang Undang-Undang Pemilu ini. Kemudian kalau sudah dia (KH) berstatus sebagai terdakwa, baru akan di non aktifkan dan apabilan inkrah baru akan dilakukan pergantian antar waktu (PAW),” jelasnya saat dikonfirmasi.

Diakuinya, meski ada UU Pemilu yang mengaturnya, namun ia tidak bisa memungkiri apabila ke depannya segala sesuatu bisa saja terjadi terhadap kebijakan partai. Dirinya sebagia Ketua DPW PAN Kaltara masih enggan untuk berandai-andai juga terhadap status KH ke depannya.

“Saya juga harus bisa menjaga perasaan beliau. Namun yang pasti, saya berpatokan pada aturan saja dulu, termasuk aturan yang mengatur tentang Pemilu itu. Kita harus taat pada aturan hukum,” tegasnya.

Untuk itu juga, tambah Asnawi, pihaknya akan menghormati semua proses hukum yang berjalan dan dilakukan oleh aparat hukum. Pihaknya juga akan kooperatif terhadap penegak hukum. Terhadap keberadaan KH saat ini, Asnawi mengakui ia sendiri belum mendapatkan informasi terkait keberadaan KH. “Ia sendiri belum tahu beliau di mana. Saya telpon tidak diangkat juga dari kemarin,” pungkasnya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi KH hingga kini belum bisa dihubungi. Kemarin (23/7), Radar Tarakan mencoba menelpon KH dengan tiga nomor milik pribadinya pun tak ada respons. Dua nomor di antaranya memblokir semua panggilan masuk.

Dikonfirmasi, Ketua KPU Kaltara Suryanata Al-Islami menuturkan saat ini pihaknya terlebih dahulu akan membuka aturan-aturan yang berkaitan. Sebab saat melakukan penetapan calon DPRD Kaltara terpilih salah satu di antaranya KH, berdasarkan perolehan suara, mereka juga baru mendengar KH ditetapkan sebagai tersangka.

“Tentu kami akan mendiskusikan kembali, regulasi proses yang ada, apa dan bagaimana langkah KPU selanjutnya nanti akan kami bawa dalam rapat pleno,” jelas Surya sapaan akrabnya.

Lebih lanjut, lelaki yang menyelesaikan studi magister hukum di Universitas Borneo Tarakan ini menjelaskan, pihaknya tidak hanya bisa berdasarkan informasi lisan saja. Mereka juga harus menunggu dokumen-dokumen penetapan secara tertulis, agar bisa menentukan langkah selanjutnya.

“Secara kelembagaan kami akan melakukan kajian terlebih dahulu terkait hal ini. Karena memang proses pelantikan dan jadwal, bukan menjadi tahapan di KPU. Apakah nanti kemudian akan ada proses lain, nanti akan kami diskusikan bersama komisioner lainnya,” jelas Surya. (zar/nri)

   
 

 

 


BACA JUGA

Senin, 11 November 2019 11:57

Ditinggal Berbelanja, Rumah Terbakar

TARAKAN - Kebakaran menimpa dua rumah dan satu gudang yang…

Sabtu, 09 November 2019 09:58

Ular 8 Meter Bolak-balik Masuk Pasar

TARAKAN – Beberapa warga berlarian meninggalkan kiosnya di bagian Selatan…

Sabtu, 09 November 2019 09:56

Jusuf SK: Dukungan Nasdem Belum Tentu

MESKI tercatat sebagai kader Partai Nasional Demokrat (Nasdem), dr. H.…

Sabtu, 09 November 2019 09:53

Meski Sembuh, Penyakit Mizyan Bisa Kambuh

TARAKAN – Bayi yang diketahui bernama Mizyan Haziq Abdillah, sebelumnya…

Sabtu, 09 November 2019 09:49

Anak SD Jadi Korban Badai

BELAKANGAN ini pelanggan PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan…

Sabtu, 09 November 2019 09:45

Dari Penghargaan hingga Pembicara di Kampus Terkenal

Walaupun umurnya sudah jelang 67 tahun, tidak menyurutkan semangat H.…

Jumat, 08 November 2019 14:49

Menunggak Setahun, 1.800-an SR Diputus PGN

TARAKAN - Saat ini, jaringan gas (jargas) terpasang pada 15…

Jumat, 08 November 2019 14:45

Pahlawan Itu Bukan Dikendalikan Teknologi

TARAKAN – Definisi seorang pahlawan tidak harus diidentikkan dengan mengangkat…

Jumat, 08 November 2019 14:42

Temukan Indikasi Pelanggaran, Segera Laporkan!

TARAKAN – Dalam rangka upaya pembangunan wilayah bebas korupsi (WBK)…

Jumat, 08 November 2019 14:38

Mau Menginap di Hotel..?? Tolong Tunjukkan Kartu Nikah

TARAKAN - Kementerian Agama (Kemenag) melalui Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*