MANAGED BY:
SABTU
17 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 22 Juli 2019 13:16
Bupati Suarakan Penundaan PP 34/2019

Direktur: Sesuai Perintah Mendag, Awal Agustus kami ke Nunukan

PERDAGANGAN : Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid SE, MM menyuarakan aspirasi masyarakat perbatasan prihal PP 34/2019 kehadapan Direktur Fasilitasi Ekspor dan Impor, Olvy Andrianita, di Jakarta, (22/7) pagi ini. FOTO: RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, JAKARTA - Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid SE MM secara resmi menyuarakan permohonan penundaan penerapan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 34 tahun 2019 tentang perdagangan perbatasan di Jakarta, Senin (22/7). 

Bertempat di ruang rapat Direktorat Jenderal Perdagangan Luar Negeri Gedung 2, lantai 1, Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI, aspirasi masyarakat disampaikan langsung oleh bupati kehadapan Direktur Fasilitasi Ekspor dan Impor Olvy Andrianita. "Apabila dimungkinkan, kami diberikan kebijakan penundaan terhadap PP 34/2019 ini," ucap Bupati. 

Menurut Bupati, aturan ini sangat baik dalam menjaga kedaulatan perdagangan Indonesia. Dia bahkan mendukung penuh. Kendati demikian, Bupati merasa perlu diberi waktu untuk mensosialisasikan peraturan dimaksud seraya melengkapi infrastruktur penunjang ekspor dan impor di perbatasan. 

"Persoalan masyarakat kami saat ini lebih kepada pemenuhan bahan pokok, lapangan kerja dan sektor usaha micro. Saat ini, aktivitas pemasukan bahan sembako dari Malaysia sedang terhenti," imbuh Bupati. 

Merespons seluruh penyampaian Bupati, Direktur Fasilitasi Ekspor Impor Olvy Andrianita mengatakan, PP 34/2019 merupakan penyempurnaan dari Undangan-Undang (UU) Nomor 7 tahun 2014 tentang Perdagangan. PP tersebut tidak dimaksud untuk menimbulkan gejolak di tengah masyarakat. 

"Baik bu, awal Agustus ini saya dan tim akan turun ke Nunukan. Dispo dari bapak Menteri (Perdagangan, Red) sudah keluar prihal ini," tegas Olvy. 

Kehadiran tim Kemendag RI di Nunukan Agustus mendatang diharapkan mampu melahirkan solusi untuk semua pihak. Terutama soal aspirasi masyarakat dan pedagang di kawasan perbatasan.  

Tim Kemendag RI dijadwalkan audiensi dengan pihak-pihak terkait di Nunukan. Selanjutnya, hasil audiensi dibahas dalam rapat teknis lanjutan dengan mengundang seluruh pihak berkepentingan. 

"Kami yang akan mengundang seluruh pihak terkait di Nunukan maupun pemangku kepentingan di Kaltara," tutup Olvy. (dra/nri)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 16 Agustus 2019 10:31

Berkas Tahap Dua, Petrus Langsung Ditahan

NUNUKAN – Berkas tersangka dugaan kasus korupsi Kapal Tasbara akhirnya…

Jumat, 16 Agustus 2019 10:28

ADEMMM...!! Hujan Akan Terus Terjadi Dalam Beberapa Hari

NUNUKAN – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Nunukan memprediksi…

Jumat, 16 Agustus 2019 10:26

Jabatan Kadis Perlu Seleksi

NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan baru saja melakukan mutasi…

Kamis, 15 Agustus 2019 09:37

Nunukan Siaga Karhutla

NUNUKAN – Menghadapi persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Polres…

Kamis, 15 Agustus 2019 09:34

3.000 Ha HTR Dikelola Masyarakat

NUNUKAN – Masyarakat diberikan akses untuk mengelola lahan hutan yang…

Kamis, 15 Agustus 2019 09:32

Rapat Internal DPRD, Hasilkan Lima Fraksi

NUNUKAN – Pasca pengambilan sumpah janji jabatan Senin (12/8), anggota…

Rabu, 14 Agustus 2019 10:24

Buka Lahan, Satu Hektare Lahan Gosong

NUNUKAN – Seluas satu hektare lahan di belakang kantor Dewan…

Rabu, 14 Agustus 2019 10:23

Tiga RT Terendam Banjir Setinggi 1,2 Meter

NUNUKAN – Terjadi banjir di sekitar wilayah Mamolo, Kelurahan Tanjung…

Rabu, 14 Agustus 2019 10:22

Hj Rahma dan Irwan Sabri Pimpin Sementara DPRD

NUNUKAN – Tepat Senin (12/8) sebanyak 25 anggota Dewan Perwakilan…

Rabu, 14 Agustus 2019 10:21

Ingatkan Banyak Kasus Hampir Kedaluwarsa

NUNUKAN – Hj Rahma Leppa baru saja dilantik dan diambil…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*