MANAGED BY:
SELASA
20 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 22 Juli 2019 10:26
Eksploitasi Migas di Sembakung Menjanjikan
ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, TARAKAN – Sejumlah daerah di Kaltara, seperti Sembakung, Kabupaten Nunukan menjadi salah satu daerah yang cukup menjanjikan dalam eksploitasi minyak dan gas (migas) sejauh ini.

Hal tersebut diungkapkan Legal and Relation PT Pertamina EP Asset 5 Field Tarakan, Enrico R Hutasoit, hingga saat ini dari sekitar 80 sumur yang ada di wilayah tersebut sudah bisa menghasilkan 2.100 barel per-harinya.

“Bahkan pada Januari lalu enam sumur yang baru diekspoloitasi menghasilkan 3.600 barel, tentu hal ini cukup menjanjinkan, bahkan rencananya tahun depan ada 4 sumur lagi yang sudah disetujui untuk dilakukan ekspoloitasi,” ungkapnya.

Dirinya mengaku bahwa migas di Kaltara yang paling gampang dilakukan di Sembakung. Hal ini dikarenakan aksesnya lebih mudah dalam melakukan kegiatan operasi eksploitasi migas.

“Selain itu di Sembakung tidak ada tantangan sosial yang harus kita hadapi seperti harus melakukan pembebasan lahan, karena wilayahnya masih free and clear, berbeda dengan daerah lain seperti di Tarakan yang kita ketahui ada tantangan sosial yang harus kita hadapi dalam upaya melakukan eksploitasi migas,” ujarnya.

Sebelum dikelola oleh  PT Pertamina EP Asset 5 Field Tarakan, eksploitasi migas di Sembakung sebelumnya dilakukan oleh Medco E&P selama puluhan tahun. “Ada sekitar 20 hingga 30 tahun dieksploitasi oleh Medco E&P, baru pada tahun 2013 beralih ke kita untuk melakukan eksploitasi migas hingga saat hari ini,” ucapnya.

Khusus gas di daerah Sembakung juga sudah dimanfaatkan oleh PLN Nunukan dengan jumlah gas yang didistribusikan mencapai 2.1 MMSCFD (Million Standard Cubic Feet per Day) untuk menggerakan Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG).

“Sejauh ini baru PLN Nunukan yang memanfaatkan gasnya, kita harapkan bila ada yang ingin memanfaatkan gas ini bisa kita salurkan, karena untuk menyalurkan gas ini lebih mudah ketimbang minyak, karena kita hanya perlu membuat jalur pipa pendistribusiannya saja,” bebernya.

Bila eksploitasi migas di Sembakung lebih mudah, berbeda dengan eksploitas migas di Tarakan. Dari 1.440 sumur yang ada saat ini, baru 52 hingga 56 sumur saja yang bisa dilakukan eksploitasi, penyebabnya tidak lain adanya tantangan sosial yang harus dihadapi.

“Kemarin ada 6 sumur yang rencananya akan dieksploitasi di Tarakan, namun ketika kita lakukan pengecekan lokasinya berada di daerah permukiman penduduk di daerah Pepabri, sehingga kita batalkan, sebenarnya untuk pembebasan lahan bisa kita lakukan, cuman masalah akses masuk saja yang tidak bisa kita lakukan mengingat daerah tersebut sudah banyak berdiri rumah,” ungkapnya.

Khusus Tarakan, saat ini dari 52 hingga 56 sumur yang aktif hanya menghasilkan sekitar 500 hingga 600 barel per-harinya dan kebanyakan sumur yang aktif ini berada di daerah Pamusian.

“Hampir 90 persen di daerah Pamusian, sebenarnya bisa saja kita manfaatkan semua sumur ini, hanya saja adanya tantangan sosial yang harus kita hadapi, perlu diketahui untuk mengeksploitasi migas ini memerlukan ruang yang luas dan klir dari aktivitas kegiatan penduduk,” pungkasnya. (jnr/eza)

 

 


BACA JUGA

Senin, 19 Agustus 2019 12:38

Janji Digelar sebagai Wisata Tahunan

TARAKAN – Akhirnya rindu masyarakat terobati dengan pawai pembangunan 2019…

Senin, 19 Agustus 2019 12:37

Terharu Pertama Kalinya Dapat Hadiah Jalan Sehat

TARAKAN – Jalan sehat BUMN Hadir untuk Negeri (BHUN) yang…

Senin, 19 Agustus 2019 12:36

Al Rhazali, Janji Penambahan Fasilitas Pendidikan

Meski sempat ditentang sang istri untuk maju menjadi calon anggota…

Senin, 19 Agustus 2019 11:49

Banyak Pengendara Jatuh, Berharap Jalan Diaspal

TARAKAN - Hingga saat ini warga RT 09 Jalan Gunung…

Senin, 19 Agustus 2019 11:15

Polisi Dalami Keterangan Rekan Korban

  TARAKAN - Nasib nahas dialami Arnol Kristian (15) siswa…

Senin, 19 Agustus 2019 11:09

Target 95 Persen Anak Tarakan di Imunisasi

TARAKAN - Target imunisasi sampai saat ini masih terkendala di…

Senin, 19 Agustus 2019 11:08

Dino Andrian, Nelayan dengan Suara Terbanyak

Bak durian runtuh, nasib Dino Andrian (33) yang pertama kali…

Senin, 19 Agustus 2019 10:37

SAYANG SEKALI..!! Aset Sejarah di Kota Ini Kurang Terawat

Situs-situs peninggalan bersejarah salah satu jendela dunia, untuk mengetahui kejadian…

Senin, 19 Agustus 2019 10:36

Soal Isu Politis, KPU Menepis

TARAKAN – Usulan penundaan pelantikan atas KH, salah satu anggota…

Senin, 19 Agustus 2019 10:35

Simon yang Mengidolakan Prabowo Sempat Tak Direstui ke Politik

Adanya keinginan kuat untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat, menjadi latar belakang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*