MANAGED BY:
SABTU
24 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 20 Juli 2019 10:37
Kembali ke THM, Minibus Putih Ditembak

Polisi Buru Pelaku dan Kumpulkan Rekaman CCTV

ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, TARAKAN - Satreskrim Polres Tarakan melakukan penyelidikan perkara penembakan terhadap salah satu mobil minibus jenis Xenia di Jalan Pulau Bunyu. Diketahui kejadian itu tejadi pada Kamis (18/7) lalu, sekitar pukul 04.30 WITA. Dari kejadian itu, pengendara mobil yang berinisial HN pun langsung melaporkan ke Polres Tarakan.

Kapolres Tarakan AKBP Yudhistira Midyahwan melalui Kasat Reskrim Polres Tarakan AKP Ganda Patria Swastika mengungkapkan, dari laporan yang diterima pihaknya diketahui saat kejadian di dalam mobil terdapat 4 orang. Dua orang pria dan dua orang wanita.

“Mereka ini baru saja dari tempat hiburan malam (THM),” ungkapnya, Jumat (19/7).

Berdasarkan keterangan pelapor yang juga adalah saksi, pelaku yang diduga melakukan penembakan seorang diri. Pelaku yang melakukan aksinya dilihat saksi menggunakan sepeda motor, berjenis matik. Saksi yang sempat melihat pelaku saat itu, mengakui tidak mengenal pelaku tersebut. Bahkan para saksi juga mengungkapkan tidak pernah bertemu dengan pelaku sebelumnya.

“Dari keterangan korban, untuk ciri-ciri pelaku itu berambut panjang, perawakan sedang dan badan agak kurus,” ungkapnya.

Usai menerima laporan, penyidik Satreskrim Polres Tarakan sudah mengamankan proyektil peluru yang ditembakkan pelaku. Kemudian tepatnya kemarin (19/7), penyidik sudah berangkat ke Laboratorium Forensik Mabes Polri Cabang Surabaya, guna menguji proyektil tersebut.

“Sampai saat ini kami belum berspekulasi. Karena kami belum tahu senjata ini jenisnya apa, apakah rakitan atau senjata organik,” bebernya.

Terhadap hasil laboratorium, lanjut Ganda, nanti akan memastikan peluru yang digunakan berdasarkan ukurannya. Untuk itu dari hasil laboratorium itu akan menjadi bahan bagi penyidik guna melakukan penyelidikan.

Terkait dengan kronologis kejadian, berdasarkan keterangan saksi, mobil yang dikendarai oleh HN melaju dari arah Jalan Pulau Sumatera menuju ke Jalan Pulau Bunyu. Diketahui keempat saksi itu usai dari salah satu THM yang berada di Kampung Satu Skip, saksi sempat menuju ke Karang Balik untuk membeli makanan.

“Setelah mereka membeli makanan, kemudian mereka kembali ke arah Kampung Satu,” imbuh pria yang berpangkat balok tiga itu.

Dari perjalanan Jalan Jenderal Sudirman, perempatan traffic light, saksi menyebutkan tidak ada yang mengikuti dari belakang. Usai di Jalan Pulau Sumatera, mereka bertemu dengan pelaku yang menggunakan sepeda motor.

Dari keterangan korban, diketahui saat bertemu dengan pelaku, mobil Xenia yang dikendarai oleh HN menyalip pelaku. Hanya berselang beberapa lama, pelaku kemudian menyalip kembali mobilnya. Aksi saling menyalip pun sempat terjadi hingga di Jalan Pulau Bunyu.

“Kemudian korban sempat membuka kaca mobil dan memandang pelaku. Saat itu korban sempat bertanya kenapa bos kepada pelaku. Namun tidak dijawab oleh pelaku dan malah langsung mengeluarkan senpi dari pinggang sebelah kanannya,” beber Ganda.

Usai mengeluarkan senpi, pelaku kemudian menembak bagian belakang mobil tersebut dan tembus hingga ke bagian depan mobil. Beruntung peluru tersebut tak mengenai keempat saksi yang berada di dalam mobil.

Ditambahkan Ganda, pihaknya juga telah melakukan olah TKP untuk mencari selongsong peluru, lantaran korban mengakui saat itu pelaku menggunakan senjata jenis pistol. “Kalau pistol pasti selongsong pelurunya akan keluar. Kalau revolver itu selongsong peluru di dalam. Namun selongsong pelurunya tidak kami temukan di lokasi kejadian,” ungkapnya.

Untuk saat ini, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan saksi terhadap keempat korban yang berada di dalam mobil saat kejadian. Selain itu, kepolisian juga sedang mengumpulkan beberapa rekaman CCTV dari Jalan Jenderal Sudirman hingga ke Jalan Pulau Sumatera. “Untuk mobilnya sudah kami amankan saat ini,” tuturnya.

Selain masih berusaha mencari pelaku, penyidik juga mendalami terkait motif pelaku. “Masih kami dalami apakah ada permasalahan dengan pelaku, baik di tempat hiburan atau masalah pelaku. Kemudian kami masih melakukan profiling dari masing saksi-saksi dalam mobil, apakah ada masalah lain,” tukas Ganda. (zar/lim)

 

XENIA PUTIH DITEMBAK PISTOL

-     HN dan ketiga rekannya meninggalkan salah satu THM di Kampung Satu Skip. Mereka mencari makanan di salah satu warung makan di Karang Balik, Tarakan Barat dengan mengendarai minibus Xenia berwarna putih, Kamis (18/7) dini hari.

-     Sekira pukul 04.15 mereka meninggalkan warung makan.

-     Mobil yang dikendarai HN pun melintas di Jalan Jenderal Sudirman, menuju Jalan Pulau Sumatera.

-     Di tengah perjalanan mengarah ke Kampung Satu Skip, tepat di Jalan Pulau Sumatera, ia menyalip seorang pengendara sepeda motor matik.

-     Beberapa saat kemudian, sang pengendara kembali menyalip HN. Salip menyalip pun terjadi hingga di Jalan Pulau Bunyu.

-     HN gelisah. Saat berjalan beriringan, ia membuka kaca mobilnya. Lantas bertanya maksud si pengendara. Bukannya menerima jawaban langsung dari mulut, si pengendara malah mengeluarkan pistol dari pinggang kanannya.

-     Si pengendara lantas menembak dari arah belakang mobil tersebut. Tembus hingga ke bagian depan.

-     Pelaku penembakan teridentifikasi agak kurus, rambut panjang dan perawakan sedang.

 

SUMBER: SATRESKRIM POLRES TARAKAN

 

 

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 24 Agustus 2019 10:35

EMBUNG MENGERING..!! Krisis Air di Kota Ini Makin Dekat

TARAKAN – Hujan yang tak kunjung turun di sekitar Embung…

Sabtu, 24 Agustus 2019 10:29

Keberadaan Gajah Kerdil di Nunukan Masih Misteri

KEBERADAAN gajah kalimantan (Elephas maximus borneensis) di Kaltara menjadi misteri.…

Jumat, 23 Agustus 2019 09:50

Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan Peserta Terbaik

TARAKAN – Hampir satu minggu berlalunya pawai pembangunan 2019, yang…

Jumat, 23 Agustus 2019 09:47

Heart of Borneo Dorong Ekowisata Terwujud

TARAKAN - Program Heart of Borneo (HOB) merupakan kerja sama…

Kamis, 22 Agustus 2019 11:53

5.495 Peserta PBI Terancam Dinonaktifkan

TARAKAN - Sebanyak 5.495 penerima bantuan iuran (PBI) Kota Tarakan…

Kamis, 22 Agustus 2019 11:51

Anthon Joy Ditunjuk sebagai Direktur Radar Tarakan

TARAKAN – Hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB)…

Kamis, 22 Agustus 2019 11:49

Pasar di Tarakan Masih Jorok

TARAKAN - Untuk ketiga kalinya di tahun 2019 ini Balai…

Kamis, 22 Agustus 2019 11:47

PLN Akan Dapat Pasokan Daya 36 MW

TARAKAN – Sebagai upaya memberikan keandalan listrik di Bumi Paguntaka,…

Kamis, 22 Agustus 2019 11:46

JANGAN MAIN-MAIN..!! Dua OPD Ini Rentan Tindak Pidana Korupsi

TARAKAN - Dua organisasi perangkat daerah (OPD) dinilai rentan akan…

Kamis, 22 Agustus 2019 11:45

Abdul Kadir, Sempat Vakum dari Politik karena Sakit

Kehilangan seorang kakak, yang merupakan penyemangat Abdul Kadir, S.T dalam…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*