MANAGED BY:
SABTU
24 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 20 Juli 2019 10:21
SPN Prioritaskan Putra Daerah
RESMIKAN: Kapolri Jenderal Polisi Muhammad Tito Karnavian didampingi Kapolda Kaltara Brigjen Pol Indrajit saat berada di Mapolda Kaltara yang dalam kesempatan yang sama juga meresmikan SPN Polda Kaltara. RACHMAD RHOMADHANI/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Adanya Sekolah Kepolisian Negara(SPN) milik Polda Kaltara yang berlokasi di Malinau mendapat apresiasi Kapolri Jenderal Polisi Muhammad Tito Karnavian. Sebab, adanya SPN tersebut dinilai memberikan kesempatan kepada putra daerah asal Kaltara untuk mengabdikan diri menjadi pengayom masyarakat.

Menurut Uyau Abeng Lihan Padangelar adat yang diberikan ke Kapolri dari masyarakat adat Kaltara, ide Kapolda Kaltara Brigjen Pol Indrajit dengan SPN ini sangat brilian. “Idenya sangat bagus. Dengan ini saya sampaikan apresiasi untuk Kapolda Kaltara. Diharapkan ada komunikasi lanjut untuk menyiapkan anggaran untuk putra-putri terbaik ini,” ucap Kapolri Tito Karnavian.

Dijelaskan, dengan SPN ini ia berharap yang putra-putri terbaik asal Kaltara dapat mendapatkan kesempatan. Untuk itu, Pemerintah Provinsi Kaltara dan pemerintah daerah se-Kaltara dapat melakukan kerja sama dengan Polda melalui pembinaan talent scouting.

Nantinya diambil dari masyarakat adat. Anak-anak terbaik, terutama masyarakat asli dari pedalaman dan perbatasan. Karena dengan talent scoutingyang tamat SMA sederajat dapat dilatih sebelum ikut tes. Sehingga, saat tes sudah memenuhi standar persyaratan.

Local boy for local job. Karena putra daerah paham karakter daerah itu. Prioritas dan harapan saya nantinya diambil masyrakat adat,” jelasnya.

Ia menegaskan, prioritas terhadap putra-putri daerah karena jika akan bertugas akan lebih tahan jika dibandingkan dengan pendaftar yang dari luar daerah. Karena berdasarkan pengalaman selama bertugas di Polda Papua banyaknya pendaftar dari luar tidak bertahan lama saat bertugas.

“Karena mereka lebih tahan dari pada pendatang. Seperti di Papua, pendatang datang setelah beberapa tahun ingin pindah ke tempat lain. Kalau masyarakat ditempatkan sesuai dengan lingkungannya pasti lebih tahan. Walaupun bertugas di Krayan,” beber alumni terbaik Akpol 1987 ini.

Sementara, Gubernur Kaltara Dr. H. Irianto Lambrie menjelaskan, upaya agar putra-putri daerah mendapatkan kesempatan untuk mendaftarkan diri menjadi polisi jauh sebelumnya sudah dilakukan. Sejak masih di bawah Polda Kaltim, upaya Pemprov Kaltara agar proses seleksi dilakukan di Kota Tarakan dan Nunukan. “Agar anak-anak kita dari pedalaman dapat mengikut tes sebanyak-banyaknya,” kisahnya.

Namun, ada persyaratan sulit dipenuhi seperti kemampuan akademis, tes kesehatan seperti kondisi gigi dan tes mental. “Tetapi jika nilai akademis memenuhi itu dapat ikut karena mendapatkan rekomendasi Gubernur,” bebernya.

Dengan adanya SPN, Pemprov Kaltara akan mendukung agar segera beroperasi. Sebab, hasil diskusi dengan Kapolri, selain anggaran dari Markas Besas (Mabes) Polri juga ada bantuan dari Pemprov Kaltara. “Belum ada biaya operasional kita pasti mendukung. Kapolri juga tadi sampaikan akan turun anggaran. Kapolri sangat peduli dengan adanya SPN. Dan upaya Kapolda Kaltara sangat baik dan adanya SPN ini akan menjadi legasi dan menjadi warisan beliau kepada penggantinya jika nantinya sudah pensiun,” pungkasnya. (akz/eza)

 

 

loading...

BACA JUGA

Rabu, 02 September 2015 10:17

Lagi, Warga Belakang BRI Diciduk

<p><strong>&nbsp;TARAKAN &ndash;</strong> Beberapa kali lolos dari incaran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*