MANAGED BY:
SABTU
24 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 18 Juli 2019 10:18
Penyaluran Bansos ke Pedalaman Dikawal
Dirreskrimsus Polda Kaltara, Kombes Pol Helmi Kwarta Kusuma Putra. RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR — Pendampingan Satuan Tugas (Satgas) pengamanan Bantuan Sosial (Bansos), Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalimantan Utara (Kaltara) menemukan kejanggalan saat penyaluran. Sehingga, personel Ditreskrimsus Polda Kaltara dikerahkan melakukan pengawalan.

Kapolda Kaltara, Brigjen Pol Indrajit melalui Dirreskrimsus Polda Kaltara, Kombes Pol Helmi Kwarta Kusuma Putra menyampaikan, kejanggalan yang ditemukan yakni saat penyaluran dana bansos ke penerima untuk daerah yang sulit dijangkau seperti daerah pedalaman dan perbatasan hanya dilakukan pihak vendor dan pihak bank.

“Selama ini dilaksanakan vendor dan bank tidak ada pengawalan pihak kepolisian. Itu sudah dikoreksi dan saat ini sudah berjalan dengan pengawalan,” ucap Kombes Pol Helmi Kwarta Kusuma Putra kepada Radar Kaltara.

Sementara untuk temuan penyelewengan dana, perbuatan curang atau upaya melawan hukum saat penyaluran hingga saat ini belum ditemukan. Diantaranya Ppenyaluran bansos mulai dari Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Rastra, Program Keluarga Harapan (PKH) hingga Kelompok Usaha Bersama (Kube). Itu membuktikan petugas yang mendapatkan amanah untuk menyalurkan bansos ke penerima telah melaksanakan tugasnya dengan baik. Selain itu, dari data yang ada setelah dilakukan pengecekan lapangan juga tidak ditemukan pelanggaran. Artinya penerima bansos sudah tepat sasaran.

“Dan kita bersyukur petugas melaksanakan dengan baik. Dan taat dengan aturan yang ada. Bantuan sudah bagus tepat sasaran,” jelas mantan Kapolres Singkil ini.

Menurutnya, adanya pendampingan dari Satgas Bansos guna memastikan penerima bansos tepat sasaran, tepat jumlah, tepat kualitas dan tepat tempat (4 T). Bahkan, data penerima yang dimiliki saat ini setiap tiga bulan dapat berubah. “Data base yang dimiliki provinsi bisa direvisi setiap tiga bulan. Karena bisa saja ada penerima yang sudah mampu. Jadi harus dikoreksi dari penerima bansos,” tambahnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kaltara, Sugiono mengungkapkan, penyaluran bansos mendapatkan pendampingan dari Satgas Bansos. Diketahui, saat ini ada 14.836 penerima bantuan tersebar di Kaltara. Dan penyaluran untuk BPNT tidak dilakukan untuk daerah pedalaman. “Bagi penerima BPNT yang lokasinya tidak ada bank tidak dilakukan dan diberikan secara langsung. Sebab, bantuan masuk langsung ke rekening,” tambahnya. (akz/zia)

 


BACA JUGA

Rabu, 02 September 2015 10:17

Lagi, Warga Belakang BRI Diciduk

<p><strong>&nbsp;TARAKAN &ndash;</strong> Beberapa kali lolos dari incaran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*