MANAGED BY:
SELASA
17 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Rabu, 17 Juli 2019 09:01
WNI di Perahu Sembako Dibebaskan
IKUTI ATURAN: Dermaga Lalesalo, Kecamatan Sebatik Utara, tempat pemasukan barang dari Tawau, Malaysia. SABRI/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Dua warga negara Indonesia yang diamankan aparat keamanan Malaysia bersama gula pasir bersubsidi sebanyak 4,650 kilogram (kg) dan barang lainnya pada saat menuju Sebatik dari Tawau, Malaysia, pada Kamis (11/7) lalu, akhirnya dibebaskan.

Kepala Fungsi Sosial dan Budaya, Konsulat Republik Indonesia (KRI) Tawau, Firma Agustina mengatakan, Satgas Perlindungan WNI Dan BHI KRI Tawau telah menghubungi aparat keamanan Malaysia terkait peristiwa penangkapan perahu tersebut. “KRI Tawau mendapat penjelasan bahwa yang ditangkap adalah lima orang, terdiri dari tiga orang warga negara Malaysia dan dua orang WNI,” kata Firma Agustina.

Dia menjelaskan, kedua WNI memiliki dokumen pengenalan diri maupun dokumen perjalanan yang sah dan masih berlaku. Bahkan, mereka memiliki izin tinggal. Keperluan WNI ke Sebatik adalah untuk mengunjungi kerabatnya. Mereka hanya menumpang di perahu tersebut, tidak ada kaitannya dengan barang selundupan. “Atas dasar fakta dan pertimbangan tersebut, saat ini kedua WNI dimaksud sudah dilepaskan dan dibebaskan,” ujarnya.

Untuk kasus perdagangan Tawau ke Sebatik, untuk sementara ini terhambat karena berbenturan dengan aturan yang baru yang dikeluarkan pemerintah. Aturan berlaku di Indonesia, membatasi warga negara Indonesia (WNI), belanja di luar negeri dengan RM 600 satu orang selama sebulan. Namun, masih ada yang berani membawa barang dalam jumlah banyak melalui Sebatik.

Sebelumnya, Kapolres Nunukan, AKBP Teguh Triwantoro menegaskan bahwa para pengusaha yang ingin berbelanja ke negara tetangga, harus mengikuti aturan yang benar. Sesuai yang berlaku saat ini. “Namanya aturan harus diikuti, para pedagang jika ingin belanja patuh dengan aturan,” kata Teguh Triwantoro.

Menurutnya, kasus perdagangan lintas batas ini dilakukan hanya untuk kepentingan segelintir orang. Bukan atas kepentingan masyarakat. Karena kebutuhan sembako di Nunukan masih stabil, tidak mengalami kelangkaan. “Jika tidak sesuai prosedur harus ditindak, maka dari itu para pedagang harus tertib,” ujarnya. (nal/ash)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 13 September 2019 09:40

Perahu yang Ditumpangi Tiga WNI Hanyut Hingga Sabah

NUNUKAN – Tiga warga negara Indonesia (WNI) asal Tarakan hanyut…

Kamis, 12 September 2019 13:49
Partai Politik

Basri Ikut Ambil Formulir

NUNUKAN – Bupati Nunukan periode 2011-2014, H. Basri ikut melakukan…

Rabu, 11 September 2019 10:42
Partai Politik

Petahana Pinang PDIP?

NUNUKAN – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Nunukan, mulai membuka…

Rabu, 11 September 2019 10:28
Deportasi WNI Dari Malaysia

Disdukcapil Flores Timur Jemput Bola

NUNUKAN - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Flores…

Selasa, 10 September 2019 10:35
BPJS Kesehatan

Dinkes Sebut Manajemen RSUD Perlu Diperbaiki

NUNUKAN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Nunukan, mulai turun tangan untuk…

Selasa, 10 September 2019 10:22
Sidang Kayu Ilegal

Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Kasus Kayu Ilegal

NUNUKAN - Sidang praperadilan kasus dugaan kayu ilegal kembali digelar…

Senin, 09 September 2019 13:05
Pujasera

Siap Diresmikan, Harapkan Fasilitas Memadai

NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan telah mempersiapkan Pasar Pujasera…

Sabtu, 07 September 2019 09:57

HADUHH..!! Kebanyakan Utang, RSUD Nunukan Susah Beli Obat-obatan

NUNUKAN – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nunukan mengalami kesulitan…

Sabtu, 07 September 2019 09:56

Angkut Barang Malaysia, Satu Truk Sembako Diamankan

NUNUKAN - Kantor Pengawasan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe…

Sabtu, 07 September 2019 09:50

Memangnya Ada Apa..?? Warga Flores Timur Didata Ulang

NUNUKAN – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Flores…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*