MANAGED BY:
SABTU
24 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 16 Juli 2019 09:03
Waspadai Tinggi Gelombang Dua Meter
WASPADAI OMBAK: BMKG Nunukan memprediksi ketinggian gelombang mencapai 2 meter./RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Adanya awan gelap (cumulonimbus) di sejumlah perairan termasuk Kaltara, khususnya Nunukan, menimbulkan angin kencang yang otomatis membuat gelombang berpotensi tinggi. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Nunukan juga sudah mengeluarkan warning karena gelombang capai 2 meter.

Prakirawan BMKG Nunukan Taufik mengatakan, tingginya potensi gelombang yang mencapai tinggi meter tersebut akan meliputi perairan Kalimantan Utara, Perairan Baubau, Teluk Tomini, Perairan Manokwari dan juga Perairan utara Papua. “Ya, angin kencang yang berhembus ke lautan berpotensi menimbulkan gelombang tinggi dan bakal terjadi hingga beberapa hari ke depan. Apalagi angin di daratan cukup besar. Dari yang normalnya 04–10 knot, sekarang mencapai 16 knot. Jadi, dari angin besar ini memicu terjadinya gelombang tinggi,” ungkap Taifuk kepada Radar Nunukan.

Melihat keadaan tersebut, Taufik senantiasa mengimbau kepada sejumlah warga yang aktivitas sehari-harinya di lautan, terutama nelayan yang menggunakan perahu kecil serta kegiatan pelayaran reguler lainnya, agar waspada terhadap gelombang tinggi tersebut. “Terutama untuk perahu-perahu kecil ini yang sering berlayar di laut seperti nelayan, kalau bisa tidak dululah melakukan aktivitas pencarian ikan dalam beberapa hari kedepan,” tambah Taufik.

Risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran, menurut Taufik, juga tergantung dari kecepatan perahu atau kapal yang digunakan. Untuk perahu nelayan saja, bila kecepatan angin lebih dari 15 knot, tinggi gelombang akan di atas 1,25 meter. Sementara speedboat atau kapal tongkang dengan kecepatan angin lebih dari 16 knot, tinggi gelombang bisa di atas 1,5 meter.

Tinggi gelombang maksimum tersebut, juga bisa mencapai dua kali lipat tingginya dari gelombang sebenarnya. Jadi jika pihaknya menginformasikan tinggi gelombang berkisar 1,0-2,0 meter, kejadian di lapangan bisa di atas 3,0 meter karena tinggi gelombang maksimum yang terjadi.

“Ya, tinggi gelombang sekarang 1,0-2,0 meter meter. Tinggi gelombang ini bisa menjadi dua kali lipat lagi. Penyampaian ini semoga menjadi pemahaman bagi yang aktif berlayar di perairan untuk lebih waspada,” harap Taufik. (raw/ash)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 24 Agustus 2019 10:17

Pembayaran Air Boros, Ada Kelalaian Pelanggan

NUNUKAN – Pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Nunukan, sering…

Sabtu, 24 Agustus 2019 10:15

Satu ASN Kembali Gugur Saat Menjalankan Tugas

NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan, kembali mendapat kabar duka.…

Sabtu, 24 Agustus 2019 10:13

Disdikbud Tingkatkan Kompetensi Guru

NUNUKAN – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Nunukan akan meningkatkan…

Jumat, 23 Agustus 2019 09:37

Gunakan Dana Desa Atasi Banjir

SEBATIK – Banjir di Sebatik, salah satunya di Desa Sungai…

Jumat, 23 Agustus 2019 09:10

Seminggu, Dua Kali Dilakukan Deportasi

NUNUKAN – Penggunaan jalur ilegal sepertinya terus menjadi pemicu deportasi.…

Jumat, 23 Agustus 2019 09:09

PENDIDIKAN

DINAS Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Nunukan, menjanjikan kepada seluruh siswa…

Jumat, 23 Agustus 2019 09:07

Pemberantasan Narkoba Jadi Prioritas Lanal Nunukan

NUNUKAN - Komandan Pangkalan TNI AL (Lanal) Nunukan Letkol Laut…

Kamis, 22 Agustus 2019 11:27

Gunakan APBN, Embung Baru Dianggarkan Rp 15 M

NUNUKAN – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Nunukan melakukan menambah…

Kamis, 22 Agustus 2019 11:26

Pindah Golongan, Tarif Dianggap Memberatkan

NUNUKAN – Pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Nunukan, masih…

Kamis, 22 Agustus 2019 11:23

Penderita HIV menurun

NUNUKAN – Periode Januari-Agustus 2019, jumlah penderita Human Immunodeficiency Virus…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*