MANAGED BY:
JUMAT
28 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Senin, 15 Juli 2019 10:19
Dikawal Satgas, Batas Patok Dicek Ulang
PENGUKURAN ULANG: Personel BIG Indoensia dan Jupem Malaysia saat sedang melakukan pengukuran ulang patok dikawal masing-masing Satgas Pamtas dari kedua belah pihak, Minggu (14/7). SATGAS PAMTAS UNTUK RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Personel dari Badan Informasi Geospasial (BIG) Indonesia dan Jabatan Ukur dan Pemetaan (Jupem) Malaysia melakukan pengecekan ulang patok perbatasan guna menentukan batas terbaru, Minggu (14/7).

Itu dilakukan lantaran sebelumnya sering menjadi perdebatan antar kedua belah pihak Indonesia dan Malaysia yang memang berada dalam garis perbatasan khususnya di daerah Sebatik. Pelaksaan pun langsung dikawal ketat personel Satuan Tugas Pengaman Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif Raider 600/Modang (MDG).

Itu diungkapkan Dansatgas Pamtas Yonif Raider 600/MDG, Mayor Infanteri Ronald Wahyudi kepada media ini. Ronald mengaku menurunkan delapan orang personel dari Kompi 1 wilayah Sebatik, untuk melakukan pengawalan dan pengamanan BIG dalam melakukan pengecekan ulang patok. Pengawalan harus dilakukan lantaran tim BIG maupun Jupem akan melintasi kedua negara.

“Ya, kita turunkan 8 orang personel lakukan pengawalan. Sebaliknya tim pengukur dari Jupem juga dikawal Tentara Diraja Malaysia (TDM) yang juga sebanyak 8 orang personel,” ungkap Ronald kepada pewarta harian ini kemarin.

Pengukuran BIG dan Jupem pun dilaksanakan dari patok di wilayah Timur Pulau Sebatik sampai dengan wilayah barat sebanyak 10 Patok. Ronald mengaku, kegiatan ini merupakan kelanjutan dari program nasional yang dilaksanakan dari Direktorat Topografi.

Patroli pun direncanakan akan berlangsung selama tiga hari. Dengan begitu, Ronald berharap hasil pengukuran nantinya akan menjadi titik cerah batas kedua negara.

“Ya, tentu kita berharap dengan adanya pengukuran ulang ini akan dapat segera mempertegas batas negara yang selama ini d perdebatkan. Sehingga kami sebagai satuan yang sedang bertugas menjaga perbatasan juga dapat melaksanakan tugas dengan maksimal ke depannya,” harap Ronald mengakhiri. (raw/zia)


BACA JUGA

Kamis, 27 Februari 2020 14:36

H Danni Yakin Dapat Rekomendasi Demokrat

NUNUKAN – Meski Partai Demokrat belum memutuskan siapa kader yang…

Kamis, 27 Februari 2020 14:34

Jelang Ramadan, Kuras Seluruh IPA PDAM

NUNUKAN – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Nunukan kembali melakukan…

Sabtu, 22 Februari 2020 11:28

Warga Diimbau Hemat dan Tampung Air

NUNUKAN – Pihak Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Nunukan mengimbau…

Sabtu, 22 Februari 2020 11:23

Nelayan Rumput Laut Diminta Jaga Kualitas

NUNUKAN – Pembudidaya rumput laut harus menjaga kualitas. Ini demi…

Selasa, 18 Februari 2020 10:59

Embung Kering, Warga Keluhkan Tak Dapat Air

NUNUKAN – Dampak keringnya Embung Bolong milik Perusahaan Daerah Air…

Senin, 17 Februari 2020 06:41

Hendak Balap Liar, Belasan Oknum Pelajar Diamankan

NUNUKAN — Setidaknya ada belasan oknum pelajar beserta motor yang…

Jumat, 14 Februari 2020 11:08

Pekerja Migran di Malaysia Dibunuh Suami, Tewas dengan 13 Tusukan

NUNUKAN – Seorang wanita pekerja migran Indonesia (PMI) di Malaysia,…

Senin, 10 Februari 2020 15:08

Dua Atlet Nunukan Lolos ke PON Papua

NUNUKAN – Dua atlet asal Nunukan dipastikan mewakili Kaltara bersama…

Senin, 10 Februari 2020 15:08

Dampak Corona, Harga Rumput Laut Anjlok

NUNUKAN – Sepertinya dampak virus corona merambat ke semua sektor…

Jumat, 31 Januari 2020 11:23

Mulai Cemas, Orang Tua Minta Anaknya Dievakuasi

NUNUKAN – Dengan terus terjadinya pencemaran virus corona di Tiongkok,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers