MANAGED BY:
MINGGU
15 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Jumat, 12 Juli 2019 11:28
Komplek Kuliner Hanya 20 Pedagang
Kepala Dinas Perdagangan dan Koperasi UMKM (Disdagkop) Tajuddin Tuwo. AGUS DIAN ZAKARIA/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN - Rencana pemerintah dalam membuat komplek kuliner di Kota Tarakan, akan direalisasikan dalam waktu dekat. Pasalnya, saat ini pemerintah terus berupaya agar wacana tersebut dapat direalisasikan pada tahun ini.

Komplek kuliner yang direncanakan berada tepat di depan Kawasan Konservasi Mangrove dan Bekantan (KKMB) pada Jalan Gajah Mada, saat ini tengah memasuki proses tahap seleksi.

Hal itu yang disampaikan Kepala Dinas Perdagangan dan Koperasi UMKM (Disdagkop) Tajuddin Tuwo. “Masih berproses dan saat ini sudah pada tahap pengajuan seleksi pedagang. Yang jelas kami harapkan secepatnya. Kalau tahap seleksi sudah selesai baru dijalankan pembuatan lapaknya. Kalau pembuatan lapaknya sebentar saja kok. Rencananya akan dibuatkan semacam bangunan yang bisa digunakan semua pedagang,” ujarnya, kemarin (11/7).

Ia menerangkan, nantinya komplek kuliner tidak ditujukan pada pedagang kuliner saja. Namun komplek tersebut juga akan dihiasi oleh gambar-gambar pada tembok yang diperuntukkan untuk pengunjung yang ingin ber-selfie ria. Selain itu, hal tersebut dimaksudkan agar pengunjung dapat menikmati suasana menikmati makanan.

“Di situ juga nanti ada tempat untuk ber-selfie karena itu juga nantinya kami mau jadikan objek wisata kuliner di Tarakan. Jadi di tempatnya itu, ada gambar-gambar. Jadi bisa membuat nyaman pengunjung,” tuturnya.

Dikatakannya, nantinya harga makanan pada komplek kuliner akan disesuaikan dengan kantong masyarakat. Akan diberlakukan batas harga maksimal pada makanan, guna mencegah adanya pedagang yang menjual dengan harga tinggi.

“Harga makanan nanti juga kami tentukan atas ketentuannya juga. Jangan sampai nanti pedagang mematok harga semaunya. Jadi ada batasannya. Yang jelas harga makanannya pasti terjangkaulah artinya tidak memberatkan kantong masyarakat. Karena dikhawatirkan, jangan sampai karena harganya mahal, orang malas datang. Jadi nanti harganya disesuaikan, pelanggan tetap untung dan pembeli tetap bisa menikmati,” tukasnya.

Ia menegaskan, nantinya semua jenis makanan pada komplek tersebut terjamin, baik dari segi kebersihan dan kesehatannya. Hal itu dikarenakan, Disdagkop-UKM akan melakukan kerja sama kepada dinas terkait dalam mengecek kebersihan makanan pedagang.

“Soal kebersihan dan kesehatan makannya terjamin. Karena kami bekerja sama dengan dinas terkait untuk mengecek kebersihan makanan pedagang. Nanti kami juga ada standar penyajian yang kami instruksikan kepada pedagang,” ungkapnya.

Namun, diungkap Tajuddin, dalam komplek tersebut hanya 20 pedagang yang akan diseleksi.

Sementara itu, pengamat ekonomi Dr. Ana Sriekaningsih, S.E, M.M, menerangkan, dengan adanya komplek kuliner khusus hal tersebut dapat menciptakan wilayah perputaran rupiah baru. Sehingga dengan bertambahnya objek perputaran rupiah hal tersebut berdampak positif bagi perkembangan ekonomi Kota Tarakan.

“Ini bagus sekali, dengan dibangunnya objek kuliner ini, otomatis objek wilayah perputaran rupiah akan bertambah. Sehingga hal ini akan meningkatkan perputaran uang di Kota Tarakan. Karena wilayah yang ekonominya sehat terdapat perputaran rupiah yang besar setiap hari. Selain itu, dengan adanya komplek baru ini, juga akan otomatis menciptakan peluang lapangan kerja,” tuturnya.

Selain meningkatkan perputaran rupiah, ia menerangkan dengan adanya komplek kuliner tersebut sehingga membuat Kota Tarakan memiliki beragam objek wisata. Dengan begitu, menurutnya berpotensi untuk meningkatkan pengunjung ke Kota Tarakan.

“Selain baik untuk perputaran rupiah, adanya komplek akan menambah pilihan objek wisata masyarakat. Sehingga hal ini membuat Tarakan memiliki tempat beragam untuk dikunjungi. Ini juga bisa membuat orang-orang luar tertarik berkunjung ke sini,” imbuhnya.

Program ini merupakan program yang dicanangkan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tarakan dr. Khairul, M.Kes, dan Effendhi Djuprianto.Program ini merupakan program pengembangan pasar.

Keterpaduan antara pasar modern dan tradisional harus satu. Pasar tradisional akan tetap hidup, dan pasar modern sebagai ikon kota bisa dikembangkan.

Komplek kuliner tersebut juga akan menyambung dengan pasar subuh. Jam operasional komplek kuliner dari pukul 17.00 sampai malam, fasilitasi UMKM dan kuliner. Lalu mulai pukul 02.00, ganti dengan pasar subuh, pedagang sayur. “Di jam 06.00 sudah harus bersih. Kalau mereka mau berjualan lagi, yang ini kami carikan tempat terpadu. Kalau subuh kan pedagang retail atau orang kedua. Jadi jualan mereka ini, itu tempat kunjungan juga,” sebut Khairul beberapa waktu lalu. (*/zac/lim)

 

loading...

BACA JUGA

Minggu, 15 September 2019 01:06

Maklumat Kapolda, Bakar Lahan Terancam Pasal Berlapis

KEPALA Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalimantan Utara (Kaltara) telah mengeluarkan maklumat…

Minggu, 15 September 2019 01:00

APA MAKSUD INI...?? Beredar Spanduk Mantan Bupati Enrekang, Mau Maju Pilgub Kaltara?

 TOKOH lain yang juga menjadi pembicaraan di tengah masyarakat adalah…

Sabtu, 14 September 2019 09:58

Kaltara Juga Diselimuti Kabut Asap, Titik Api Terbanyak di Bulungan

DAMPAK kebakaran lahan yang terjadi di beberapa wilayah hingga ke…

Sabtu, 14 September 2019 09:29

Berawal dari Patungan, hingga Sukses Mencapai Omzet Rp 30 Juta

Roda kehidupan benar adanya. Terkadang status manusia di titik terendah,…

Sabtu, 14 September 2019 09:05

Bagan Roboh, Yunus Ditemukan Selamat, Satu Orang Hilang

TARAKAN - Salah satu warga Pantai Amal yaitu Irhandayani (33)…

Sabtu, 14 September 2019 08:23

Fokus Peningkatan Kebutuhan Dasar Masyarakat

Partai Besutan Megawati Soekarno Putri Presiden ke-5 Repulik Indonesia mencatatkan…

Jumat, 13 September 2019 14:29

Pesan Wakil Ketua BPK, Fasilitas Baru Dipelihara

TARAKAN - Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Perwakilan Kalimantan Utara (Kaltara) …

Jumat, 13 September 2019 12:05

Warga Amal Butuh Bak Sampah

TARAKAN - Belum tersentuhnya program Sampah Semesta di RT 14…

Jumat, 13 September 2019 11:34

Kantor BPK Diresmikan, Bupati Ucapkan Selamat

TARAKAN – Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si turut hadir…

Jumat, 13 September 2019 11:11

Undunsyah Optimistis Maju di Pilgub

TARAKAN – Bupati Tana Tidung Dr. H. Undunsyah, M.Si, memastikan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*