MANAGED BY:
MINGGU
15 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Jumat, 12 Juli 2019 11:25
Rumpon Nelayan Malaysia Diamankan
DIAMANKAN:Sejumlah rumpon yang diduga milik nelayan Malaysia diamankan petugas PSDKP Tarakan. PSDKP TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Sebanyak 5 unit alat bantu tangkap ikan berjenis rumpon berhasil diamankan oleh petugas Stasiun Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Tarakan. Diduga rumpon tersebut merupakan milik nelayan Malaysia.

Plt Direktur Jenderal PSDKP Agus Suherman mengungkapkan, 5 rumpon ilegal tersebut diamankan di sekitar perairan Ambalat, yang merupakan perbatasan Indonesia dan Malaysia pada Rabu (10/7) lalu. “Kami menduga ini milik nelayan Malaysia yang sering masuk di perairan Ambalat,” kata Agus.

Ditambahkannya, rumpon tersebut diamankan setelah pihaknya melakukan patroli rutin di perairan Ambalat dengan menggunakan Kapal Pengawas Perikanan (KP) Hiu 07  yang dinakhodai Kapten Jendri Erwin Mamahit. Pihaknya mengamankan rumpon tersebut lantaran didapati memasang di perairan Indonesia tanpa izin.

“Kami menduga memang ini milik nelayan Malaysia karena dilihat dari ciri-cirinya dan memiliki nama yang bukan rumpon nelayan kita,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Stasiun PSDKP Tarakan Akhmadon mengungkapkan, rumpon ini dipasang guna meningkatkan hasil tangkapan. Namun rumpon tersebut dinilai sangat merugikan nelayan Indonesia, lantaran ikan akan berkumpul di area rumpon dan kemudian ditangkap oleh nelayan Malaysia. “Kami sudah amankan rumpon itu ke PSDKP Tarakan,” ungkapnya.

Dari hasil penyelidikan PSKDP Tarakan, didapati ciri-ciri rumpon tersebut bukan milik nelayan Indonesia. Pihaknya juga sudah memastikan rumpon tersebut dipasang di perairan Indonesia, berdasarkan titik koordinat. “Dari bulan Januari sampai Juli ini kami sudah amankan 81 rumpon ilegal,” jelasnya.

Dari 81 rumpon itu, tidak hanya milik nelayan Malaysia, namun 5 rumpon tersebut merupakan milik nelayan Filipina. Pihaknya mengamankan rumpon tersebut lantaran sudah melanggar Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan No. 26/Permen-KP/2014 tentang Rumpon. “Jadi setiap orang yang melakukan pemasangan rumpon di wilayah pengelolaan perikanan (WPP-RI) wajib memiliki surat izin pemasangan rumpon (SIPR),” tegasnya. (zar/lim)

 

loading...

BACA JUGA

Minggu, 15 September 2019 01:06

Maklumat Kapolda, Bakar Lahan Terancam Pasal Berlapis

KEPALA Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalimantan Utara (Kaltara) telah mengeluarkan maklumat…

Minggu, 15 September 2019 01:00

APA MAKSUD INI...?? Beredar Spanduk Mantan Bupati Enrekang, Mau Maju Pilgub Kaltara?

 TOKOH lain yang juga menjadi pembicaraan di tengah masyarakat adalah…

Sabtu, 14 September 2019 09:58

Kaltara Juga Diselimuti Kabut Asap, Titik Api Terbanyak di Bulungan

DAMPAK kebakaran lahan yang terjadi di beberapa wilayah hingga ke…

Sabtu, 14 September 2019 09:29

Berawal dari Patungan, hingga Sukses Mencapai Omzet Rp 30 Juta

Roda kehidupan benar adanya. Terkadang status manusia di titik terendah,…

Sabtu, 14 September 2019 09:05

Bagan Roboh, Yunus Ditemukan Selamat, Satu Orang Hilang

TARAKAN - Salah satu warga Pantai Amal yaitu Irhandayani (33)…

Sabtu, 14 September 2019 08:23

Fokus Peningkatan Kebutuhan Dasar Masyarakat

Partai Besutan Megawati Soekarno Putri Presiden ke-5 Repulik Indonesia mencatatkan…

Jumat, 13 September 2019 14:29

Pesan Wakil Ketua BPK, Fasilitas Baru Dipelihara

TARAKAN - Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Perwakilan Kalimantan Utara (Kaltara) …

Jumat, 13 September 2019 12:05

Warga Amal Butuh Bak Sampah

TARAKAN - Belum tersentuhnya program Sampah Semesta di RT 14…

Jumat, 13 September 2019 11:34

Kantor BPK Diresmikan, Bupati Ucapkan Selamat

TARAKAN – Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si turut hadir…

Jumat, 13 September 2019 11:11

Undunsyah Optimistis Maju di Pilgub

TARAKAN – Bupati Tana Tidung Dr. H. Undunsyah, M.Si, memastikan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*