MANAGED BY:
RABU
12 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

KRIMINAL

Selasa, 09 Juli 2019 09:21
DURHAKA..!! Tak Diberi Uang, Anak Kandung Sayat Tangan Ibunya
DITAHAN: FG yang berada di Mapolres Tarakan usai diamankan lantaran menganiaya ibunya sendiri./ELIAZAR/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO,

TARAKAN – Seorang pria berinsial FG (29), warga Kelurahan Selumit Pantai, tega menganiaya ibunya dengan cara menyayat tangan ibunya dengan pisau dapur. Beruntung, sang ibu lari menyelamatkan diri dan langsung mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Tindakan ini dilakukan FG karena tidak diberi uang Rp 100.000 untuk digunakannya membeli sabu-sabu. Kapolres Tarakan AKBP Yudhistira Midyahwan melalui Kanit Resum Satreskrim Polres Tarakan  Ipda Dien F. Romadhoni mengungkapkan, kejadianya itu terjadi pada Minggu (7/7) sekitar pukul 19.00 Wita.

Diceritakan Dien, pelaku awalnya ingin membeli sabu namun saat itu ia tidak memiliki uang. Akhirnya ia pun meminta uang kepada ibunya. Namun sang ibunya tidak memberinya. FG kemudian naik pitam dan berusaha memukuli ibunya dan menyayat tangan ibunya menggunakan pisau. “Pelaku memang sering meminta uang kepada ibunya. Pelaku ini adalah pengangguran dan mengonsumsi sabu, makanya kalau mau beli sabu sering minta uang,” tuturnya.

Akibat kejadian itu, tangan ibu kandung FG mengalami luka sayat dan sempat mendapatkan perawatan. Usai melukai ibunya, FG melarikan diri. Tak lama berselang kerabat FG melaporkan kejadian tersebut ke Polres Tarakan. “Pelaku akhirnya kami dapati di belakang BRI juga, tak jauh dari rumahnya. Dia kami tangkap sekitar pukul 23.00 Wita,” jelas Dien.

Polisi masih mendalami keterangan FG yang sering meminta uang kepada ibu dan digunakan untuk membeli sabu. FG sendiri terancama akan mendekap di balik jeruji besi selama 5 tahun, lantaran bisa dikenakan hukuman pidana karena melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Meski demikian, sampai saat ini pihak kepolisian masih menunggu konfirmasi dari keluarga pelaku untuk kelanjutan dari perkara ini. “Ibunya masih dirawat dan tidak menutup kemungkinan pihak keluarga mencabut tuntutannya. Jadi kami masih menunggu konfirmasi dari keluarga,” jelasnya.

Menanggapi perkara tersebut, salah satu psikolog di Tarakan Fanny Sumajouw, menilai meski kejadian tersebut seorang anak menganiaya ibunya, namun perkara ini sudah masuk dalam perkara kriminal dewasa. Apalagi pelaku sudah berusia 29 tahun. Namun dalam perkara tersebut lebih disorot kepada ibu dan anak. “Perilaku ini muncul karena dari pengaruh meminum obat-obatan. Jadi emosional dan perilaku mereka sudah dibawah sadar,” ungkapnya.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Senin, 18 Mei 2020 13:14

Pelaku Pembunuhan Peragakan 14 Adegan

TANJUNG SELOR – Pria berinisial M, pelaku pembunuhan terhadap korbannya…

Jumat, 15 Mei 2020 12:01

Ditindak Tegas, Balap Liar Denda Maksimal

TARAKAN - Satlantas Polres Tarakan kembali memberikan peringatan kepada pelaku…

Kamis, 14 Mei 2020 12:11

Bagong Dituntut 20 Tahun Penjara

TARAKAN – Terdakwa perkara sabu 1,9 kg di Pengadilan Negeri…

Kamis, 14 Mei 2020 11:58

Barang Bukti Lima Kasus Dimusnahkan

TANJUNG SELOR – Satreskoba Polres Bulungan kembali memusnahkan barang bukti…

Rabu, 13 Mei 2020 10:32

Manjat Pagar, Pelaku Pencurian Disambut Polisi

TARAKAN – Nasib apes dialami pelaku pencurian berinsial AM. Baru…

Jumat, 08 Mei 2020 13:35

Masa SIM Habis, Diberikan Dispensasi

TARAKAN – Bagi pemilik Surat Izin Mengemudi (SIM) yang masa…

Rabu, 06 Mei 2020 10:26

Tidak Ada Kapal ke Mamuju, Sabu Dijual di Tarakan

TARAKAN – Kedua pelaku kurir sabu yang berencana membawa sabu…

Selasa, 05 Mei 2020 10:49

Hanya Tetapkan Satu Tersangka

TARAKAN – Penyidik Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polres Tarakan…

Rabu, 29 April 2020 10:50

Sembilan Kali Masuk Penjara, Belum Juga Jera

TARAKAN – Pria berinisial ED sepertinya tidak kapok keluar-masuk penjara.…

Selasa, 28 April 2020 10:10

Baru Bebas Penjara karena Asimilasi, Dua Pria Ini Kembali Menjambret

TARAKAN – Baru-baru ini Kemenkumham memberikan asimilasi kepada ribuan narapidana…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers