MANAGED BY:
SENIN
19 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Senin, 01 Juli 2019 12:48
Proyek Jalan, Ancam Kesehatan Jalan
BERDEBU: Jalan Bhayangkara RT 60 Kelurahan Karang Anyar yang berdebu meresahkan pengendara. JOHANNY/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO,

TARAKAN - Adanya pengerjaan jalan yang berada  di Jalan Bhayangkara RT 60 Kelurahan Karang Anyar menimbulkan keresahan tersendiri bagi pengendara yang melintas. Pasalnya, adanya pengerjaan jalan tersebut menghasilkan banyaknya debu dari truk pengangkut pasir. sehingga banyak masyarakat yang terganggu karena debu tersebut.

Zulnaini (36) seorang warga setempat mengaku kerap mengalami sesak napas karena banyaknya debu berterbangan. Sehingga dengan kondisi itu ia dan warga lainnya berharap hal tersebut dapat menjadi perhatian pemerintah.

"Sejak pengarjaan jalan itu banyak debu. Itu karena truk keluar masuk angkut tanah. Biar disiram air juga tidak mempan karena debu ini asalnya dari truk yang datang kerena tanah yang jatuh dari baknya. Jadi mungkin ada perhatian sedikitlah supaya mungkin sopir truk ini bisa dikasi imbauan menutup angkutannya," terangnya.

Sementara itu ketua RT 60 Djoko menerangkan pihaknya sudah melaporkan keadaan tersebut kepada dinas terkait. Namun, hingga saat ini belum terlihat adanya upaya penanganan dari pemerintah kota. Ia menerangkan, meski pengerjaan tersebut demi mempermudah akses masyarakat, namun pengerjaan tersebut dapat dilakukan sesuai standar operasional prosedur. Dengan begitu, pengerjaan jalan tersebut tidak menyebabkan dampak bagi lingkungan sekitar.

"Warga tentu sangat berterima kasih yang sebesar-besarnya atas perbaikan jalan ini. Tapi ada baiknya pengerjaan sesuai SOP. Mungkin memang sepele kalau cuma debu. Tapi kalau pengerjaannya setahun tidak selesai-selesai bisa kena asma semua satu kampung. Sedangkan baru 4 bulan saja sudah ada yang sakit," tukasnya. 

Ia menerangkan, jika dirinya berencana melakukan konfirmasi kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk meminta solusi dari masalah tersebut. Karena menurutnya, beberapa instansi terkait sudah tidak dapat berbuat banyak terkait masalah tersebut.

Halaman:

BACA JUGA

Senin, 19 April 2021 19:55

Sebelum Launching, GeNose C19 Diuji Coba

TARAKAN – Uji coba penggunaan GeNose C19 sebagai tes pendeteksi…

Senin, 19 April 2021 19:53

Merasa Dirugikan, Konsumen Bisa Lapor ke BPSK

TARAKAN – Pemberikan edukasi dan pemahaman dilakukan kepada sejumlah konsumen…

Senin, 19 April 2021 15:41

Kejari Pulihkan Keuangan Negara Rp 774 Juta

TARAKAN - Kejaksaan Negeri (Kejari) Tarakan melalui Seksi Perdata dan…

Senin, 19 April 2021 15:33

Tahap I Pantai Amal Sudah 80 Persen

TARAKAN - Penataan kawasan Pantai Amal tahap I telah selesai…

Senin, 19 April 2021 15:16

PAUD-TK Belum Boleh Tatap Muka? Begini Tanggapan Komisi II DPRD Tarakan

TARAKAN - Sebanyak 27 sekolah diberi izin pembelajaran tatap muka…

Senin, 19 April 2021 14:48

Cakupan Rendah, Distribusi Terbatas

Vaksinasi Covid-19 terhadap kelompok lanjut usia (lansia) di Kalimantan Utara…

Senin, 19 April 2021 14:44

PLN UP3 Kaltara Salurkan Bantuan Sembako

LEWAT program Tebar Niat Kebaikan Ramadan (Tenar) bekerja sama dengan…

Senin, 19 April 2021 13:45

Banyak Pintu Masuk, Jadi Kendala Pengawasan Ikan Predator

TARAKAN - Banyaknya pintu masuk di Bumi Paguntaka menjadi salah…

Senin, 19 April 2021 12:59

Lantamal XIII Tarakan Canangkan WBK dan WBBM

TARAKAN - Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut XIII (Lantamal XIII)…

Senin, 19 April 2021 12:57

APBN di Kaltara Naik 6,2 Persen

TARAKAN - Sejak 2013, anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers