MANAGED BY:
SELASA
17 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Senin, 01 Juli 2019 12:48
Proyek Jalan, Ancam Kesehatan Jalan
BERDEBU: Jalan Bhayangkara RT 60 Kelurahan Karang Anyar yang berdebu meresahkan pengendara. JOHANNY/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN - Adanya pengerjaan jalan yang berada  di Jalan Bhayangkara RT 60 Kelurahan Karang Anyar menimbulkan keresahan tersendiri bagi pengendara yang melintas. Pasalnya, adanya pengerjaan jalan tersebut menghasilkan banyaknya debu dari truk pengangkut pasir. sehingga banyak masyarakat yang terganggu karena debu tersebut.

Zulnaini (36) seorang warga setempat mengaku kerap mengalami sesak napas karena banyaknya debu berterbangan. Sehingga dengan kondisi itu ia dan warga lainnya berharap hal tersebut dapat menjadi perhatian pemerintah.

"Sejak pengarjaan jalan itu banyak debu. Itu karena truk keluar masuk angkut tanah. Biar disiram air juga tidak mempan karena debu ini asalnya dari truk yang datang kerena tanah yang jatuh dari baknya. Jadi mungkin ada perhatian sedikitlah supaya mungkin sopir truk ini bisa dikasi imbauan menutup angkutannya," terangnya.

Sementara itu ketua RT 60 Djoko menerangkan pihaknya sudah melaporkan keadaan tersebut kepada dinas terkait. Namun, hingga saat ini belum terlihat adanya upaya penanganan dari pemerintah kota. Ia menerangkan, meski pengerjaan tersebut demi mempermudah akses masyarakat, namun pengerjaan tersebut dapat dilakukan sesuai standar operasional prosedur. Dengan begitu, pengerjaan jalan tersebut tidak menyebabkan dampak bagi lingkungan sekitar.

"Warga tentu sangat berterima kasih yang sebesar-besarnya atas perbaikan jalan ini. Tapi ada baiknya pengerjaan sesuai SOP. Mungkin memang sepele kalau cuma debu. Tapi kalau pengerjaannya setahun tidak selesai-selesai bisa kena asma semua satu kampung. Sedangkan baru 4 bulan saja sudah ada yang sakit," tukasnya. 

Ia menerangkan, jika dirinya berencana melakukan konfirmasi kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk meminta solusi dari masalah tersebut. Karena menurutnya, beberapa instansi terkait sudah tidak dapat berbuat banyak terkait masalah tersebut.

"Kami ada rencana konfirmasi ini ke DLH, mungkin DLH bisa sedikit memberikan solusi atau menangganinya. Karena sejauh ini dinas PU dan pihak kelurahan mungkin memiliki wewenang cukup terbatas," terangnya.

Meski demikian, ia mengaku warga setempat juga merusaha mengurangi debu setiap harinya dengan cara menyiram. Walau begitu, melakukan penyiraman tidaklah cukup tanpa adanya dukungan pekerja untuk menghasilkan debu.

"Setiap hari warga juga berupaya menyiram jalanan dengan air. Tapi memang dalam hitungan menit jalannya langsung kering. Selai itu kalau truk lewat, ada debu baru lagi. Makanya kami meminta bantuan untuk kerja samanya. Karena kalau air bisa menghentikan debu, kami tidak akan meminta bantuan kemana-mana," ujarnya. (*/zac/udn)

 


BACA JUGA

Selasa, 17 September 2019 12:35

Satu Hektare Lebih Lahan Dilalap Api

TARAKAN - Kebakaran lahan kembali terjadi. Lahan yang terbakar merupakan…

Selasa, 17 September 2019 12:26

PARAH BAH..!! Embung Kekeringan, PDAM Hanya Bisa Berdoa

HUJAN yang tak kunjung membasahi Bumi Paguntaka, membuat Embung Binalatung…

Selasa, 17 September 2019 12:12

Waspada Penyakit Dampak Kabut Asap

TARAKAN - Meski masih dinyatakan aman, namun kabutasap di Tarakan…

Selasa, 17 September 2019 11:53

Umi dan Sofian Berebut Simpati PDIP

PETA PARPOL DI DPRD TANA TIDUNG   PARPOL        JUMLAH KURSI…

Selasa, 17 September 2019 09:32
Ramah, berwibawa dan santun. Itulah sosok Agus Priyono, S.E, Sk, CA, di mata anak buahnya. Mungkin belum banyak yang mengenal sosok pria kelahiran Banyumas, 21 April 1972 ini. Ia adalah kepala perwakilan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Perwakilan K

Awal Karier Terbayang sebagai Teller Bank

MENGAWALI karir di Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK), sebenarnya bukanlah tujuan…

Senin, 16 September 2019 10:22

Di Nunukan, Semua Sekolah Diliburkan, Bandara Ditutup

DINAS Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Nunukan, meliburkan seluruh sekolah di…

Senin, 16 September 2019 09:47

Ada Tambang, Diusulkan Ada BUMD yang Kelola Sumber Daya Alam

POTENSI itulah membuat Pulau Tarakan yang saat ini sudah menyandang…

Senin, 16 September 2019 09:33

6 Pasang Peserta dari Utara ke Babak Final

PARA PEMENANG DI KECAMATAN TARAKAN UTARA Juara I         …

Senin, 16 September 2019 09:16
Sejumlah benda bersejarah dan situs bangunan yang ada di Tarakan, sebagai bukti jejak sejarah perang dunia II di Tarakan. Jejak sejarah inipun diabadikan di dua museum yang ada di daerah Kelurahan Kampung Empat. Yakni Museum Perang Dunia II dan Muse

NV Tarakan Mij, Perusahaan Pertama Eksplorasi Minyak

PULAU Tarakan sangat terkenal dengan perminyakannya. Lantas dari catatan sejarah…

Minggu, 15 September 2019 01:06

Maklumat Kapolda, Bakar Lahan Terancam Pasal Berlapis

KEPALA Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalimantan Utara (Kaltara) telah mengeluarkan maklumat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*