MANAGED BY:
KAMIS
01 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Senin, 01 Juli 2019 12:48
Proyek Jalan, Ancam Kesehatan Jalan
BERDEBU: Jalan Bhayangkara RT 60 Kelurahan Karang Anyar yang berdebu meresahkan pengendara. JOHANNY/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO,

TARAKAN - Adanya pengerjaan jalan yang berada  di Jalan Bhayangkara RT 60 Kelurahan Karang Anyar menimbulkan keresahan tersendiri bagi pengendara yang melintas. Pasalnya, adanya pengerjaan jalan tersebut menghasilkan banyaknya debu dari truk pengangkut pasir. sehingga banyak masyarakat yang terganggu karena debu tersebut.

Zulnaini (36) seorang warga setempat mengaku kerap mengalami sesak napas karena banyaknya debu berterbangan. Sehingga dengan kondisi itu ia dan warga lainnya berharap hal tersebut dapat menjadi perhatian pemerintah.

"Sejak pengarjaan jalan itu banyak debu. Itu karena truk keluar masuk angkut tanah. Biar disiram air juga tidak mempan karena debu ini asalnya dari truk yang datang kerena tanah yang jatuh dari baknya. Jadi mungkin ada perhatian sedikitlah supaya mungkin sopir truk ini bisa dikasi imbauan menutup angkutannya," terangnya.

Sementara itu ketua RT 60 Djoko menerangkan pihaknya sudah melaporkan keadaan tersebut kepada dinas terkait. Namun, hingga saat ini belum terlihat adanya upaya penanganan dari pemerintah kota. Ia menerangkan, meski pengerjaan tersebut demi mempermudah akses masyarakat, namun pengerjaan tersebut dapat dilakukan sesuai standar operasional prosedur. Dengan begitu, pengerjaan jalan tersebut tidak menyebabkan dampak bagi lingkungan sekitar.

"Warga tentu sangat berterima kasih yang sebesar-besarnya atas perbaikan jalan ini. Tapi ada baiknya pengerjaan sesuai SOP. Mungkin memang sepele kalau cuma debu. Tapi kalau pengerjaannya setahun tidak selesai-selesai bisa kena asma semua satu kampung. Sedangkan baru 4 bulan saja sudah ada yang sakit," tukasnya. 

Ia menerangkan, jika dirinya berencana melakukan konfirmasi kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk meminta solusi dari masalah tersebut. Karena menurutnya, beberapa instansi terkait sudah tidak dapat berbuat banyak terkait masalah tersebut.

Halaman:

BACA JUGA

Kamis, 01 Oktober 2020 08:33

Validasi Data, BPBD Rutin Tinjau Lokasi

TARAKAN - Pasca tiga hari setelah kejadian banjir, tanah longsor…

Kamis, 01 Oktober 2020 08:32

Cakada Wajib Memberi Contoh

SATUAN Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kalimantan Utara (Kaltara) kembali merilis…

Kamis, 01 Oktober 2020 08:31

Diduga Korsleting Listrik, Rumah 9 Pintu Ludes

TARAKAN – Baru sehari terjadi kebakaran di daerah Selumit, Tarakan…

Rabu, 30 September 2020 14:18

Tiga Pasar di Tarakan Disidak

TARAKAN – Sebagai upaya menjaga mutu komoditi perikanan yang didistribusikan…

Rabu, 30 September 2020 11:02

Tiga Kali Daya Listrik Dinaikkan Tanpa Ganti Instalasi

TARAKAN - Unit Inafis Satreskrim Polres Tarakan melakukan oleh Tempat…

Rabu, 30 September 2020 11:00

Mau Daftar KPPS? KPU: Harus Rapid Test

TARAKAN – Sesuai tahapan Pilkada Serentak 2020, jadwal pembentukan Kelompok…

Rabu, 30 September 2020 10:57

Selama Pandemi, Ekspor dan Impor Turun

TARAKAN - Semenjak Malaysia memberlakukan lockdown pada akhir Maret lalu,…

Selasa, 29 September 2020 10:08

LSI Denny JA: Irianto Masih Unggul Jauh

TARAKAN - Dr. H. Irianto dinilai paling mampu urus ekonomi.…

Selasa, 29 September 2020 10:05

Longsor di Tarakan, 11 Meninggal, Maria dan Intan Kehilangan Tiga Keluarga

TARAKAN - Hujan deras yang mengguyur Tarakan sejak pukul 00.30…

Selasa, 29 September 2020 10:02

Diduga Korsleting Listrik

TARAKAN - Kebakaran kembali terjadi di Jalan Hang Tuah, RT…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers