MANAGED BY:
MINGGU
15 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Rabu, 26 Juni 2019 10:06
Lebih Dekat Bersama Benny Sudarsono Pj PN Tanjung Selor

Dalam Bekerja, Filosofi Panjat Pinang Menjadi Pedomannya

SIAP MENGABDI: Benny Sudarsono saat ini merupakan sosok Penjabat PN Tanjung Selor yang baru. Diketahui, dalam bekerja ia kerap menerapkan filosofi panjat pinang./RACHMAD RHOMADHANI/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, Benny Sudarsono merupakan pria kelahiran Jakarta, 14 Desember 1978. Dan saat ini sosoknya dipercaya sebagai penjabat (Pj) Pengadilan Negeri (PN) Tanjung Selor. Pengalaman selama bekerja sendiri diakuinya kerap menggunakan filosofi panjat pinang. Apa makna filosofi itu? Berikut ulasannya.

RACHMAD RHOMADHANI

MURAH senyum. Itu juga seakan menjadi salah satu ciri khas dari sosok Benny Sudarsono selaku Pj PN Tanjung Selor yang baru ini.

Pria yang akrab disapa Benny ini memang acap kali tersenyum dan dilanjutkan tertawa tatkala melakukan perbincangan. Apalagi, memang dalam perbincangan itu menyentuh dalam persoalan perjalanan karir kehidupannya yang amat beragam.

Dan penulis sendiri yang saat itu berkesempatan untuk kali pertama bertemu ayah dari empat orang anak ini pun, tak tertinggal dengan gaya atau kebiasannya tersebut.

Ia yang saat itu duduk bersantai  pun pertama mulai berbincang tentang perjalanan karir hidupnya. Ini tentunya setelah sebelumnya memberikan sambutan hangat kepada penulis.

“Tahun 2002 menjadi awal saya mengikuti tes calon hakim kala itu. Dan saat itu saya ikut melalui jalur khusus atas rekomendasi dari kampus pasca adanya terobosan dari Departemen Kehakiman,’’ ungkapnya sembari berkata dalam prosesnya sejatinya ada juga jalur umum.

Lanjutnya, dari hasil seleksi calon hakim itu. Yang mana, satu angkatan saat itu ada sekitar 400 orang yang dinyatakan lulus. Ini tentunya dari ribuan pendaftar yang saat itu tengah bersama mengadu nasib.

“Dari jalur khusus itu saya lulus. Tepatnya, saya saat itu langsung menjadi salah satu calon anggota hakim di Pengadilan Negeri Sukabumi. Dan di Sukabumi baru mulai melaksanakan tugas awal di 2003 hingga akhir 2005,’’ ujarnya.

Lebih jauh dikatakannya, pasca berkahir tugas di Sukabumi. Kemudian, mutasi tugas ke Sulawesi Selatan (Sulsel), tepatnya di Kabupaten Takalar. Di sana, ia menjadi hakim pun terbilang cukup lama yakni selama periode 2005 – 2009.

“Diketahui, Kabupaten Takalar ini sendiri merupakan wilayah timurnya dari Makassar yang diketahui kota besar,’’ katanya.

Tak hanya itu, dalam perbicangannya itu juga, ia menyebutkan kembali tentang tugas lanjutanya. Kali ini di Provinsi Bali, tepatnya di Kabupaten Gianyar sejak 2009 - 2013.

“Jabatan saya tetap sama seperti sebelumnya sebagai anggota hakim,’’ ucapnya seraya berkata mutasinya itu ibarat dari wilayah Timur ke Tengah.

Adapun, tugas sebagai anggota hakim tak berhenti di situ. Saat ini mutasinya mengarah ke wilayah barat. Tepatnya di tahun 2003–2016, ia mengabdikan dirinya di Subang, Jawa Barat (Jabar).

“Dan terakhir kemarin sebelum ke sini (Kaltara). Saya tugas di Pengadilan Negeri Malang, itu 2016 – 2019,’’ jelasnya.

“Tapi, selama saya bertugas sendiri memang rerata banyak menjadi humas (hubungan masyarakat). Itulah, saya begitu kental dengan teman-teman awak media juga,’’ sambungnya sembari tertawa kecil.

Sedangkan, ditambahkannya kembali dalam perbincangannya itu, mengenai awal cerita mengapa bisa penugasan di sini (PN Tanjung Selor). Saat itu, Ia telah mengikuti fit and proper test di Surabaya. Dan, akhirnya dinyatakan lolos menjadi Wakil Ketua PN Tanjung Selor.

Hanya, lantaran kondisi saat ini Ketua PN Tanjung Selor sebelumnya yakni Imelda Herawati pun tengah mutasi. Sehingga jabatan Ketua PN pun menjadi kosong tatkala ia menginjakkan kaki di Ibu Kota Kaltara, Tanjung Selor kali pertama itu.

“Ya, karena kosong ini, sehingga otomatis dalam prosesnya saya langsung menjadi Pj PN Tanjung Selor,’’ terangnya.

Di sisi lain, mengenai bicara filosofi dalam karir pekerjaannya yang dilakukannya sejauh ini. Ia secara gamblang menceritakan bahwa filosofi yang dijadikannya sebagai pedoman yakni filosofi panjat pinang.

“Mengapa panjat pinang? Ya, sebagian orang mungkin tak sependapat dengan filosofi itu. Tapi, sejauh ini selama saya bekerja akan menerapkan filosofi tersebut,’’ ucapnya.

Hal ini, dikatakannya kembali, menurutnya makna filosofi itu menjelaskan bagaimana cara kerja sama dalam membangun suatu pekerjaan. Artinya, tak dapat dilakukan sendiri untuk mencapai suatu keberhasilan.

“Panjat pinang itu, ada tugas di masing-masing orang. Nah, yang bawah tugas sebagaimana bawahan, begitu juga yang tengah dan seterusnya hingga ke atas yang hendak mencapai sebuah hadiah atau kesuksesan,’’ jelasnya.

“Saya sendiri pun di sini tak dapat apa-apa. Ini jika tanpa adanya dukungan dari semua rekan-rekan yang bekerja di PN Tanjung Selor. Itulah bagaimana filosofi itu pun akan diterapkan kembali ke sini,’’ timpalnya.

Dijelaskannya juga, makna lain filosofi itu yakni bagaimana menjadi seorang pemimpin untuk tak lupa pada bawahan. Artinya, saat sukses menjadi seorang pemimpin patut memberikan suatu apresiasi kepada bawahannya. Karena dari bawahan itu sejatinya menjadi kunci suatu keberhasilan.

“Itulah di sini saya berharap akan terus terjalin kekompakan dan kepercayaan yang tinggi. Itulah makna mendalam juga dari filosofi panjat pinang,’’ katanya.(***/udn/bersambung)

loading...

BACA JUGA

Minggu, 15 September 2019 13:33

Kepulangan Jamaah Haji Tertunda

TANJUNG SELOR – Kepulangan jamaah haji  kloter 14 dari Balikpapan…

Sabtu, 14 September 2019 08:49

Hoaks Masih Menjadi Atensi KPU

TANJUNG SELOR – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bulungan, tak…

Sabtu, 14 September 2019 08:44

Harga Turun, Loh Kok ...Pedagang Ayam Protes

TANJUNG SELOR – Penurunan harga yang dilakukan peternak (inti) Paguntaka…

Sabtu, 14 September 2019 08:36

Hari Ini Jemaah Haji Kaltara Tiba di Balikpapan

TANJUNG SELOR – Jumat (13/9), jemaah haji asal Kabupaten Bulungan…

Sabtu, 14 September 2019 08:27

Polda Minta Dukungan Legislatif

TANJUNG SELOR – Kepolisian Daerah (Polda ) Kaltara berharap pembangunan…

Jumat, 13 September 2019 13:38

PAD Pelabuhan Tengkayu II Terus Meningkat

TANJUNG SELOR – Pembenahan secara fisik maupun administrasi Pelabuhan Tengkayu…

Jumat, 13 September 2019 13:34

Dua Kapal Pelra Tiba di Kaltara

TANJUNG SELOR – Dua dari tiga unit kapal pelayaran rakyat…

Jumat, 13 September 2019 12:32

Ditinggal Pemiliknya, Rumah Ludes

TANJUNG SELOR – Satu rumah di Jalan Sabanar Lama Kecamatan…

Jumat, 13 September 2019 12:23

Tiga Hari, Bendera Setengah Tiang Dikibarkan

TANJUNG SELOR –Menindaklanjuti surat Kementerian Sekretaris Negara, sejumlah masyarakat di…

Jumat, 13 September 2019 12:15

Berharap Kinerja BPK Lebih Baik Lagi

TANJUNG SELOR – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*