MANAGED BY:
MINGGU
15 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Selasa, 25 Juni 2019 09:35
Rombel Dibuka Sesuai Kemampuan Sekolah

PPDB SMA Zonasi Gakin Tak Layani SKTM

PERTAMA: Hari pertama PPDB tingkat SMA dipenuhi pendaftar. Tampak, situasi di SMA Negeri 1 Nunukan saat proses pendaftaran dan pengambilan nomor antrrian berlangsung, Senin (24/6)./RIKO ADITYA/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Rombongan belajar (rombel) setiap Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) telah dilaporkan ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Utara (Kaltara). Sehingga, pihak sekolah hanya dapat menerima pelajar sesuai dengan kemampuan rombel yang dimiliki. Jika ada penambahan pasca pelaksanaan penerimaan peserta didik baru (PPDB), maka dipastikan tidak akan diterima dan melanggar aturan yang ada.

“Untuk menambah rombel saya yakin tidak ada sekolah yang berani. Karena, jumlah rombel yang dimiliki itu sesuai dengan kenyataan. Apalagi, kalau sampai ada rombel yang lebih dari 36 pelajar. Bisa terkena sanksi pihak sekolah,” tegas La Mija, Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Tata Usaha Kantor Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Utara (Kaltara) Wilayah Nunukan kepada media ini kemarin.

Disebutkan, untuk jalur zonasi memiliki kuota sebesar 90 persen. Lalu, jalur prestasi 5 persen dan 5 persen bagi jalur pindah tugas orang tua yang dibuktikan dengan surat tugas dari instansi tempat bekerja. Nah, untuk kuota zonasi 90 persen itu, minimal 30 persen diberikan kepada pelajar kurang mampu atau keluarga miskin (Gakin) yang dibuktikan dengan kartu Indonesia sehat (KIS), kartu Indonesia Pintar (KIP) dan memiliki kartu program keluarga harapan (PKH). Sementara untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) itu tidak menggunakan sistem zonasi. Namun, tetap memiliki syarat yang ditentukan pihak sekolah. “Jadi, untuk surat keterangan tidak mampu (SKTM) dari kelurahan tidak berlaku. Karena, penggunaan SKTM ini banyak menimbulkan masalah di tahun sebelumnya,” beber La Mija.

Diungkapkan, bagi pendaftar itu diberikan kesempatan untuk memilih tiga sekolah yang dianggap dekat dengan tempat tinggalnya. Seperti pelajar yang ada di Kelurahan Nunukan Timur, tepatnya di Jalan Pelabuhan Baru misalnya. Pelajar itu dapat mengambil dua sekolah. Yakni, SMA Negeri 1 Nunukan sebagai pilihan utama dan SMA Negeri 1 Nunukan Selatan dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebagai pilihan alternatif. “Jadi, bagi orang tua seharusnya memilih sekolah yang dianggap paling dekat dengan rumahnya saja,” ungkap La Mija.

Dijelaskan, jarak terdekat dari rumah ke sekolah pada sistem zonasi ini baru dapat diketahui setelah proses PPDB selesai. Sebab, pihak panitia sedang memverifikasi data pendaftar yang masuk. Terutama jarak rumah masing-masing pelajar ke sekolah. “Mirip dengan sistem nilai juga. Diurutkan mana yang paling dekat hingga kuota rombelnya dapat terpenuhi. Jadi, nanti setelah ditutup baru ketahuan jarak zonasi yang dimaksud itu berapa kilometer,” jelasnya. (oya/zia)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 13 September 2019 09:40

Perahu yang Ditumpangi Tiga WNI Hanyut Hingga Sabah

NUNUKAN – Tiga warga negara Indonesia (WNI) asal Tarakan hanyut…

Kamis, 12 September 2019 13:49
Partai Politik

Basri Ikut Ambil Formulir

NUNUKAN – Bupati Nunukan periode 2011-2014, H. Basri ikut melakukan…

Rabu, 11 September 2019 10:42
Partai Politik

Petahana Pinang PDIP?

NUNUKAN – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Nunukan, mulai membuka…

Rabu, 11 September 2019 10:28
Deportasi WNI Dari Malaysia

Disdukcapil Flores Timur Jemput Bola

NUNUKAN - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Flores…

Selasa, 10 September 2019 10:35
BPJS Kesehatan

Dinkes Sebut Manajemen RSUD Perlu Diperbaiki

NUNUKAN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Nunukan, mulai turun tangan untuk…

Selasa, 10 September 2019 10:22
Sidang Kayu Ilegal

Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Kasus Kayu Ilegal

NUNUKAN - Sidang praperadilan kasus dugaan kayu ilegal kembali digelar…

Senin, 09 September 2019 13:05
Pujasera

Siap Diresmikan, Harapkan Fasilitas Memadai

NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan telah mempersiapkan Pasar Pujasera…

Sabtu, 07 September 2019 09:57

HADUHH..!! Kebanyakan Utang, RSUD Nunukan Susah Beli Obat-obatan

NUNUKAN – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nunukan mengalami kesulitan…

Sabtu, 07 September 2019 09:56

Angkut Barang Malaysia, Satu Truk Sembako Diamankan

NUNUKAN - Kantor Pengawasan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe…

Sabtu, 07 September 2019 09:50

Memangnya Ada Apa..?? Warga Flores Timur Didata Ulang

NUNUKAN – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Flores…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*