MANAGED BY:
RABU
16 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Senin, 24 Juni 2019 11:56
Kecamatan Sembakung Terancam Banjir

Akibat Debit Air Sungai Meluap

MELUAP: Banjir merendam sejumlah desa di Kecamatan Sembakung pasca hujan deras dan kiriman banjir dari hulu di Kecamatan Lumbis dan Lumbis Ogong. RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Warga di kecamatan wilayah tiga sepertinya harus lebih siaga. Curah hujan tinggi beberapa hari terakhir membuat debit air Sungai Sembakung naik. Belum lagi kiriman air sungai yang meluap terus mengalir dari hulu di Kecamatan Lumbis dan Lumbis Ogong.

Kasubid Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nunukan Hasan mengatakan, hingga Minggu (23/6) sore kemarin, debit air Sungai Sembakung berada di ketinggian 5,25 meter. Tinggi air sungai naik 2,25 meter dari batas normal permukaan air sungai yang hanya mencapai 3 meter. Itu terjadi sejak beberapa hari terakhir memang terus terjadi hujan.

“Memang akhir-akhir ini air sungai naik. Informasi yang kami terima di hulu sungai hujan terus menerus. Setidaknya sudah ada 4 rumah yang terendam di Desa Atap. Selain itu juga ada sejumlah gedung pelayanan umum seperti sekolah, puskesmas dan balai pertemuan umum yang sudah terandam air,” ungkap Hasan ketika diwawancarai kemarin.

Setidaknya ada ratusan Kepala Keluarga (KK) yang bermukim di empat desa diminta terus waspada. Apalagi dengan kondisi yang terjadi saat ini, banjir kapan pun bisa saja menerjang, menimbang posisi empat desa berada di bantaran Sungai Sembakung.

Menurut Hasan, berdasarkan pengalaman dari tahun sebelumnya, banjir merendam Sembakung terjadi ketika curah hujan di hulu Sungai Sembakung tinggi dan air laut sedang pasang. Kendati begitu, pengawasan terus pihaknya lakukan guna antisipasi evakuasi warga jika terjadi banjir. “Ya, kami berharap hujan tidak turun lagi, apalagi informasi terakhir air sungai memang terus naik akibat kiriman dari daerah hulu di Kecamatan Lumbis dan Lumbis Ogong,” terang Hasan.

Di tahun sebelumnya, banjir memang selau menerjang sejumlah desa di Kecamatan Sembakung. Tahun lalu ada 7 dari 10 desa yang berada di bantaran sungai merasakan banjir setiap tahunnya. Banjir yang merendam Kecamatan Sembakung, Sembakung Ataulai, Lumbis, dan Lumbis Ogong juga terjadi hampir setiap tahun. (raw/fly)

 

 


BACA JUGA

Kamis, 10 September 2015 15:13

Pembangunan Harus Berdasarkan Kebutuhan

<p>MALINAU - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Malinau, Dr Ernes Silvanus…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*