MANAGED BY:
JUMAT
28 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Senin, 24 Juni 2019 11:55
Mesin Terdampak Banjir, Penyaluran Air Distop Sementara
TERSAPU BANJIR: Salah satu mesin PDAM Nunukan tenggelam akibat tersapu derasnya banjir di Sungai Tulin. PDAM UNTUK RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Terdampak derasnya Sungai Tulin, Desa Sekikilan Kecamatan Tulin Onsoi, ponton mesin pompa milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Nunukan tenggelam. Akibatnya akan ada pemadaman air yang juga berdampak ke masyarakat Tulin Onsoi.

Setidaknya ada ratusan sambungan rumah yang sementara akan tidak dialuri air bersih dari PDAM Nunukan. Kendati begitu, penyetopan penyaluran air PDAM diprediksi tidak akan berlangsung lama. Hal itu diungkapkan Direktur PDAM Nunukan Masdi kepada media ini.

Masdi membenarkan ponton pihaknya tenggelam akibat deras arus air Sungai Tulin. Atas keadaan itu tentu pihaknya langsung melakukan penyetopan penyaluran air ke sejumlah pelanggannya. “Ya, kita tidak bisa prediksi apa yang terjadi karena musibah. Tapi Insya Allah setelah air sungai surut, kita akan langsung lakukan pemeliharaan guna kembalikan ponton diposisi nya. Ekskavator sudah siap melakukan pemeliharaan, kita masih menunggu air surut,” ungkap Masdi kepada pewarta harian ini.

Pihaknya memprediksi, butuh waktu selama 2 hari melakukan pemeliharaan pada ponton. Namun itu dilakukan jika air sungai sudah surut. Tentu pihaknya berharap air sungai segera turun supaya penyaluran air akan tetao kembali beroperasi.

Sementara itu, jumlah pelanggan yang terdampak setidaknya ada lebih dari 681 sambungan rumah di 4 Desa yakni Desa Sekikilan, Desa Semunad, Desa sanur dan Desa makmur. 681 pelanggan untuk sementara tidak dialuri air beersih dari PDAM.

Selain mengimbau warga tetap tampung air mengantisipasi kehabisan air, pihaknya meminta masyarakat untuk sabar menunggu perbaikan dilakukan. Masdi memastikan, pasca pemeliharaan, pihaknya langsung akan lakukan penyaluran air kembali.

“Ya, sekarang musim penghujan dan banjir besar hingga terdampak ke kami dan juga ke pelayanan. Saya berharap masyarakat bisa bersabar. Kita tunggu air surut dahulu untuk pemeliharaan. Sesungguhnya kita juga ingin kembali segera normal,” beber Masdi. (raw/fly)

 


BACA JUGA

Kamis, 27 Februari 2020 14:36

H Danni Yakin Dapat Rekomendasi Demokrat

NUNUKAN – Meski Partai Demokrat belum memutuskan siapa kader yang…

Kamis, 27 Februari 2020 14:34

Jelang Ramadan, Kuras Seluruh IPA PDAM

NUNUKAN – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Nunukan kembali melakukan…

Sabtu, 22 Februari 2020 11:28

Warga Diimbau Hemat dan Tampung Air

NUNUKAN – Pihak Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Nunukan mengimbau…

Sabtu, 22 Februari 2020 11:23

Nelayan Rumput Laut Diminta Jaga Kualitas

NUNUKAN – Pembudidaya rumput laut harus menjaga kualitas. Ini demi…

Selasa, 18 Februari 2020 10:59

Embung Kering, Warga Keluhkan Tak Dapat Air

NUNUKAN – Dampak keringnya Embung Bolong milik Perusahaan Daerah Air…

Senin, 17 Februari 2020 06:41

Hendak Balap Liar, Belasan Oknum Pelajar Diamankan

NUNUKAN — Setidaknya ada belasan oknum pelajar beserta motor yang…

Jumat, 14 Februari 2020 11:08

Pekerja Migran di Malaysia Dibunuh Suami, Tewas dengan 13 Tusukan

NUNUKAN – Seorang wanita pekerja migran Indonesia (PMI) di Malaysia,…

Senin, 10 Februari 2020 15:08

Dua Atlet Nunukan Lolos ke PON Papua

NUNUKAN – Dua atlet asal Nunukan dipastikan mewakili Kaltara bersama…

Senin, 10 Februari 2020 15:08

Dampak Corona, Harga Rumput Laut Anjlok

NUNUKAN – Sepertinya dampak virus corona merambat ke semua sektor…

Jumat, 31 Januari 2020 11:23

Mulai Cemas, Orang Tua Minta Anaknya Dievakuasi

NUNUKAN – Dengan terus terjadinya pencemaran virus corona di Tiongkok,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers