MANAGED BY:
MINGGU
18 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 24 Juni 2019 11:47
Pengadilan Tinggi Kuatkan Hukuman Mati Herman
DIHUKUM MATI: Herman Tawau ketika menjalani sidang di Pengadilan Negeri Tarakan beberapa waktu lalu. ELIAZAR/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN- Usai mengajukan banding terhadap putusan hukuman mati ke Pengadilan Tinggi Kaltim di Samarinda beberapa waktu lalu, akhirnya terdakwa perkara sabu 4 kg Herman Tawau mendapatkan putusan tersebut. Melalui rilis yang disampaikan kepada terdakwa, diketahui terpidana hukuman mati Herman Tawau malah dikuatkan oleh Pengadilan Tinggi. Tidak hanya Herman Tawau, begitu juga dengan Pacik Lukman yang mendapatkan putusan hukuman mati yang dikuatkan oleh Pengadilan Tinggi.

Penasihat hukum Herman Tawau, Rabshody Roestam mengungkapkan, pihaknya sudah menerima putusan Pengadilan Tinggi tersebut melalui Pengadilan Negeri Tarakan pekan lalu. “Jadi putusannya tetap pada hukuman mati,” katanya.

Untuk upaya hukum selanjutnya, lanjut Rabshody, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pihak keluarga Herman Tawau dan dirinya tidak akan mendampingi untuk mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung. Dengan kata lain, ia sudah menyerahkan sepenuhnya kepada pihak keluarga Herman Tawau.

“Jadi perkara selanjut kami tidak menangani karena dalam perkara tingkat kasasi harus kuasa hukum baru,” tuturnya.

Diakuinya, pada perkara tingkat pertama dan kedua di Pengadilan Tinggi pihaknya melakukan pedampingan hukum lantaran berdasarkan penetapan dan perkara tersebut secara predeo. Namun dari informasi yang ia dapatkan, untuk langkah hukum selanjutnya, Herman Tawau sudah menunjuk kuasa hukum baru yaitu Syahrir Malongi. “Kami juga sudah mencabut kuasa yang diberikan. Kami juga kesulitan berkomunikasi dengan keluarga dan mengambil langkah agar terdakwa mencari penasihat hukum lain,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan PN Tarakan menjatuhkan hukuman mati terhadap terdakwa sabu 4 kg yang diungkap oleh BNN Pusat. Kedua terdakwa tersebut adalah Herman Tawau dan Pacik Lukman. Dari putusan tersebut keduanya langsung menyatakan akan banding setelah mendengarkan putusan. (zar/ana)


BACA JUGA

Jumat, 16 Agustus 2019 11:09

Ingatkan Pengelola Tak Tebang Pilih

TARAKAN – Kamis (15/8) pagi, Ombusdman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan…

Jumat, 16 Agustus 2019 11:08

Diduga Mesin Mati, Truk Kontainer Terbalik

TARAKAN - Sebuah truk kontainer berukuran 12 meter dengan muatan…

Jumat, 16 Agustus 2019 11:01

BPJS Pastikan Tetap Jamin Persalinan

TARAKAN – Meski tanpa surat rujukan, ibu melahirkan di rumah…

Jumat, 16 Agustus 2019 10:56

Tiga Hari Lagi Bumi Paguntaka Diramaikan Pawai Pembangunan

TARAKAN – Tinggal menghitung hari, masyarakat Kota Tarakan dimeriahkan dengan…

Jumat, 16 Agustus 2019 10:54

Meraup Pundi-Pundi Rupiah dari Balik Jeruji

“Kegiatan ini bisa menjadi wadah kami warga binaan yang ada…

Jumat, 16 Agustus 2019 10:24

Warga Lapas Ikut Pemecahan Rekor Muri

TARAKAN – Dalam rangka menyemarakkan HUT ke-74 Republik Indonesia (RI)…

Jumat, 16 Agustus 2019 10:17

Ratusan Ambal Diamankan Pihak Bea Cukai

TARAKAN – Kantor Bea Cukai Tarakan mengamankan ratusan bal ambal…

Jumat, 16 Agustus 2019 10:02

Jalan Rawan Kecelakaan, Warga Harapkan Pelebaran Jalan

TARAKAN - Sering terjadinya kecelakaan di Jalan Aki Balak, Kelurahan…

Kamis, 15 Agustus 2019 10:18

Kerugian Negara hingga Rp 500 Juta

TARAKAN - Perkara dugaan korupsi anggaran pengadaan lahan fasilitas Kelurahan…

Kamis, 15 Agustus 2019 10:12

WNA Filipina Terdampar di Perairan Tolitoli

TARAKAN – Sempat terombang-ambing di laut selama 5 hari, Antonius…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*