MANAGED BY:
SENIN
27 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

KRIMINAL

Jumat, 21 Juni 2019 10:51
Terdakwa Perkara Sabu 480,5 Gram Didakwa Pasal Berbeda
DIDAKWA: Dua dari empat terdakwa yang mendengarkan dakwaan yang dibacakan oleh JPU. /ELIAZAR/RADAR TARAKAN

TARAKAN – Empat terdakwa kepemilikan 480,5 gram sabu dan uang Rp150 juta, yang merupakan tangkapan Dit Resnarkoba Polda Kaltara menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) Tarakan, Rabu (19/6). Diketahui sidang tersebut berlangsung dengan agenda pembacaan dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). Keempat terdakwa tersebut ialah Mohd Lalid alias Yahya, Andi Shamsir alias Anchi, Rusdi alias Idung dan Nilawati.

Dalam dakwaannya, JPU Deby F Fauzi menyatakan keempat terdakwa didakwa dengan pasal yang berbeda. Untuk Mohd Lalid alias Yahya, Andi Shamsir alias Anchi dan Rusdi alias Idung didakwa dengan pasal 114 junto ayat (2) pasal 132, subsider pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. “Sementara untuk terdakwa Nilawati disubsider dengan pasal 137 huruf a Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” ungkapnya.

Diketahui juga, untuk terdakwa Lalid penyidik sempat mencurigai bahwa dirinya merupakan Negara Asing (WNA) asal Filipina. Hal itu dibuktikan saat dilakukan penangkapan terhadap Lalid, penyidik mendapati paspor Filipina. Hanya saja, saat dilakukan pemeriksaan oleh penyidik, Lalid membantah dan mengakui bahwa dirinya lahir di Indonesia.

Terhadap penangkapan keempat terdakwa, berawal dari saksi yang merupakan anggota kepolisian menyamar sebagai saksi dan menghubungi Andi Shamsir dan Rusdi untuk membeli sabu. Saat itu disepakati sabu yang akan dibeli berjumlah setengah kilo. Akhirnya, Andi dan Rusdi pun menghubungi Lalid dan ketiga bertemu di sebuah café. “Saat itu disepakati harga sabunya Rp 250 juta,” ungkapnya Deby.

Ketiga terdakwa pun bertemu dengan saksi pembeli di salah satu warung makan di Kelurahan Selumit Pantai. Didapati saat itu Lalid menunggu di tempat terpisah. Akhirnya Andi dan Rusdi pun segera diamankan polisi saat itu. Kemudian dari keterangan keduanya dan menunjukkan keberadaan Lalid. “Lalid kemudian ditemukan di dalam mobil dan sabu didapatkan di dekat hand break mobil. Saat itu sabu dibungkus menggunakan plastik berwarna hitam,” tutur Deby.

Usai ketiganya diamankan, didapati ada nama lagi yaitu Nilawati. Diketahui Nilawati berperan sebagai orang yang memiliki keterkaitan transaksi sabu melalui rekening. “Dari dakwan jaksa ini kami minta waktu satu pecan untuk mempersiapkan eksepsi,” kata penasehat hukum terdakwa, Nunung Tri Sulistyawati. (zar/ash)

loading...

BACA JUGA

Minggu, 20 Juni 2021 21:59

Tewas Bakar Diri, Korban Diduga Gangguan Jiwa 

TANJUNG SELOR - Kepolisian Resor (Polres) Bulungan menerima laporan bahwa…

Senin, 14 Juni 2021 17:58

Soal Narkotika, Malaysia Dinilai Acuh dan Cuek

TARAKAN – Adanya sikap acuh dan cuek dari Pemerintah Malaysia…

Kamis, 10 Juni 2021 17:04

Nakhoda SB Ryan Ditetapkan Sebagai Tersangka

NUNUKAN – Setelah menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Satpolair Polres…

Rabu, 09 Juni 2021 22:28

Tergiur Rp 30 Juta, MS Nekat Jadi Kurir Sabu

TARAKAN – Dari 332,66 gram sabu yang berhasil diungkap Badan…

Rabu, 09 Juni 2021 19:23

Modus Buat Sibuk Korban, AY Berhasil Sikat HP

TARAKAN – Memanfaatkan kelengahan seorang anak yang sedang menjaga toko,…

Senin, 07 Juni 2021 17:06

Amankan 3 Orang Dengan Sabu 0,56 Gram

TARAKAN – Berawal dari informasi masyarakat terkait adanya transaksi dan…

Kamis, 03 Juni 2021 18:31

Menghilang Sejak Dana DAK Cair, Ada Dugaan Korupsi  Penggelapan Uang Negara

TARAKAN – Adanya desas-desus yang berkembang, terkait LH yang merupakan…

Minggu, 30 Mei 2021 17:32

Waspada, Penjambret Masih Berkeliaran

TARAKAN- Aksi kriminal yang terjadi di jalanan!  kembali marak terjadi.…

Senin, 17 Mei 2021 23:26

Tim Hukum AHY: Pelaku KLB Ilegal Deli Serdang Kalah Telak 0-4

JAKARTA - Senin (17/5), Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus)…

Selasa, 20 April 2021 21:34

Psikolog: Kemungkinan MS Ada Deviasi Seksual

PSIKOLOG Fanny Sumajouw, S.Psi, PSI, menjelaskan bahwa dengan menilai kasus…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers