MANAGED BY:
SABTU
08 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Selasa, 18 Juni 2019 11:31
Siapkan Gaji ke-13 Senilai Rp 17 Miliar
ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO,

NUNUKAN – Aparatur Sipil Negara (ASN) dan juga para pensiunan bakal kembali menerima hak mereka berupa gaji ke-13. Gaji yang disiapkan dari Dana Alokasi Khusus (DAK) 2019 ini telah disediakan sebesar Rp 17 miliar.

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Nunukan H. Asmar SE mengatakan, pembayaran gaji ke-13 ASN ini meliputi gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan jabatan atau tunjangan umum, dan tunjangan kinerja. Jenis komponen yang tertuang dalam PP Nomor 19 Tahun 2018 itu lebih banyak dari 2017 yang hanya terdiri dari gaji pokok. “Anggaran yang disiapkan itu sekitar Rp 17 miliar,” sebut Asmar kepada media ini kemarin.

Ia memastikan, pencairan gaji ke-13 ASN ini tak bakal terlambat atau molor. Sebab, dananya telah disiapkan sejak awal. “Untuk gaji ke-13 ini sementara berproses. Gaji ini tidak pernah lambat. Dan dipastikan dananya sudah siap,” tegasnya.

Ia menjelaskan, untuk gaji ke-13 memang diberikan di awal Juli mendatang. Bukan karena tak memiliki anggaran, namun lebih kepada penggunaannya. Dan, memang sengaja tidak dicairkan bersamaan dengan tunjangan hari raya (THR). Karena jika semuanya dicairkan dikhawatirkan tidak tersalurkan dengan benar. Khususnya untuk biaya keperluan anak sekolah bagi ASN. “Soal biayanya, sudah dipersiapkan dari APBD 2019. Jadi tidak ada pemangkasan anggaran kegiatan lainnya. Tidak berpengaruh,” jelasnya.

Seperti diketahui, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani memastikan pencairan gaji ke-13 untuk ASN dan TNI-Polri akan diterima secara serentak pada 1 Juli 2019. Dia mengatakan saat ini sejumlah satuan kerja (satker) tengah mengajukan proses pencairan anggaran ke Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Sri Mulyani menjelaskan bahwa pembayaran gaji ke -13 memang dibedakan dengan pencairan tunjangan hari raya (THR). Uang tersebut diharapkan dapat menjadi amunisi setelah banyaknya pengeluaran saat Hari Raya Idulfitri. (oya/ash)


BACA JUGA

Kamis, 06 Agustus 2020 09:56

BB Penyelundupan Dimusnahkan

 NUNUKAN - Pasca menggagalkan masuknya media pembawa Hama Penyakit Hewan…

Selasa, 04 Agustus 2020 10:02

Penyaluran JPS Tahap II di Nunukan Terhambat

NUNUKAN – Bantuan jaring pengaman sosial (JPS) tahap II masih…

Sabtu, 01 Agustus 2020 11:40

Sabu Disimpan di Lubang Dubur, Ketahuan Juga...!!

NUNUKAN - Tiga orang tersangka kurir sabu jaringan internasional yang…

Kamis, 30 Juli 2020 18:07

Door to Door, Satgas Pamtas Ajar Murid Baru

NUNUKAN - Kepedulian Satgas Pamtas Yonif 623/BWU terhadap pendidikan anak-anak…

Kamis, 30 Juli 2020 17:58

Populasi Kerbau Krayan Terus Menurun

NUNUKAN – Dari tahun ke tahun populasi kerbau Krayan terus …

Kamis, 30 Juli 2020 17:38

Deklarasi ‘Amanah’, Hanura-Golkar Solid

NUNUKAN - Pasangan Calon (Paslon) Hj. Asmin Laura Hafid -…

Rabu, 29 Juli 2020 11:50

Sapi Lokal Cuma Dihargai Rp 12 Juta, Cuma Banyak yang Tak Minat

NUNUKAN - Pandemi memengaruhi masuknya hewan kurban ke Nunukan menjelang…

Rabu, 29 Juli 2020 11:48

Yang Zona Hijau, Pelajar Masuk Sekolah Dilakukan Bertahap

NUNUKAN - Memasuki zona hijau, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud)…

Rabu, 29 Juli 2020 09:56

Mayat Laki-laki dalam Karung Ditemukan di Pantai Sebatik

NUNUKAN - Sesosok mayat laki-laki ditemukan warga sekitar di Pantai…

Selasa, 28 Juli 2020 13:05

Mantan Dosen Selundupkan Sabu 7 Kg, Mau Dibawa ke Sulawesi

NUNUKAN – Personel Satgas Pamtas Yonif 623/BWU menggagalkan percobaan penyelundupan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers