MANAGED BY:
SELASA
14 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Senin, 17 Juni 2019 10:04
Jika Dilarang, PKL Butuh Solusi
TERTIB: Sejumlah pedagang kaki lima yang menjajakan dagangannya di Jalan Mulawarman, Tarakan Barat. IFRANSYAH/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO,

TARAKAN – Suburnya pedagang kaki lima (PKL) di Kota Tarakan menimbulkan polemik di masyarakat. Meski sebagian masyarakat menganggap keberadaan PKL cukup membantu menyediakan kebutuhan, namun tidak jarang masyarakat beranggapan jika kehadiran PKL juga merusak estetika lingkungan.

Di mata PKL, aktivitas berjualan di pinggir jalan sama sekali tidak menganggu keindahan lingkungan. Jumriah (40), seorang pedagang buah di Jalan Mulawarman, Tarakan Barat mengaku berjualan dengan PKL lainnya selama ini dengan tetap menaati imbauan pemerintah yang tidak memperkenankan PKL menggunakan trotoar jalan. Oleh karena itu, dirinya dan pedagang lain merasa tidak melanggar aturan apa pun. Selain itu, menurutnya keberadaan PKL bisa justru memperindah kota. Menurutnya keindahan ideal pada tampilan kota berbeda pada setiap individu.

"Selama ini kami jualan pakai mobil dan tidak memarkir mobil di atas trotoar jadi tidak ada yang dilanggar dong. Selain itu siapa bilang merusak keindahan kota, kan ada pedagang malah menunjukkan kalau Kota Tarakan menyediakan banyak kebutuhan yang mudah dan praktis. Jadi untuk membeli sesuatu tidak harus masuk ke pasar. Mungkin kalau kami buang sampahnya di sembarang tempat bisa dikatakan merusak pemandangan, tapi selama ini kami juga menjaga kebersihan," ungkapnya, Sabtu (15/6).

Menurutnya, jika pemerintah benar-benar melarang aktivitas PKL, seharusnya pemerintah dapat memberikan solusi agar tidak ada pihak yang merasa dirugikan. Hal tersebut dikarenakan, sebagian besar PKL telah menjadikan aktivitas berdagang sebagai pekerjaan utama dalam menghidupi keluarga.

"Kalau dilarang mesti ada solusinya dong, tidak bisa main larang-larang saja. Kan kita juga mengikuti aturan. Kalau memang ada solusi yang tidak merugikan hidup siapa pun, saya rasa semua pedagang pasti menerima. Karena kami berjualan untuk mencari sesuap nasi. Masak rezeki orang mau dihalang-halangi," tukasnya.
Pengamat perkotaan, Yasser Arafat yang juga akademisi hukum di Universitas Borneo Tarakan (UBT) menerangkan jika keberadaan PKL selama ini memang cukup kontroversial. Meski begitu, PKL juga memiliki hak untuk berusaha dan dapat melanjutkan hidup yang layak. Meski demikian, ia menuturkan masyarakat juga berhak mendapatkan jaminan atas lingkungan hidup yang baik.

"Konstitusi kita menjamin hak setiap individu masyarakat untuk berkembang dan berusaha dalam pemenuhan kehidupan yang layak. Hal ini tertuang dalam dalam Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 27 butir (2), Pasal 34 butir (2) dan (3). Di sisi lain, ada UUD 1945 Pasal 28-H ayat 1, masyarakat umum mendapatkan jaminan atas lingkungan hidup yang baik dan sehat," ujarnya.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 14 Juli 2020 10:56

Stok Gula di Bulog Dipastikan Aman

Tarakan-  Stok gula pasir atau gula putih yang ada di…

Selasa, 14 Juli 2020 10:51

Dikira Hilang 3 Hari, Ternyata Memancing

TARAKAN - Sempat dinyatakan hilang oleh keluarga selama 3 hari,…

Selasa, 14 Juli 2020 10:46

Klinik Bisa Layani Rapid Test Mandiri

TARAKAN – Sesuai instruksi Walikota Tarakan dr. Khairul, M.Kes, seluruh…

Selasa, 14 Juli 2020 10:44

Kasus di Kaltara Terbagi 6 Klaster

KASUS konfirmasi positif virus corona atau Covid-19 di Kalimantan Utara…

Senin, 13 Juli 2020 11:53

20 Sample Negatif, Positif Bertambah 1 Nakes

TARAKAN - Gugus Tugas Covid-19 Tarakan merilis tambahan pasien terkonfirmasi…

Senin, 13 Juli 2020 09:41

Dalam Hal Penyaluran Bansos, Bawaslu Ingatkan Kepala Daerah

TARAKAN - Melakukan kunjungan kerja di Kota Tarakan dalam memantau…

Senin, 13 Juli 2020 09:40

Udin Calon Penantang Irianto

TARAKAN - Wakil Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) H. Udin Hianggio…

Senin, 13 Juli 2020 09:38

Diguyur Hujan, Jalan Utama di Kota Ini Banjir Lagi

TARAKAN - Akibat hujan yang mengguyur Kota Tarakan sejak sekita…

Senin, 13 Juli 2020 09:36

PDIP ke Hanura atau Gerindra?

PARTAI Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tengah…

Minggu, 12 Juli 2020 16:52

BREAKING NEWS! Resmi, SK Pilgub Golkar ke Irianto-Irwan

TARAKAN - Partai Golongan Karya (Golkar) akhirnya telah melabuhkan hatinya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers