MANAGED BY:
MINGGU
09 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Senin, 17 Juni 2019 09:09
Satgas ‘Buru’ ASN Pengguna LPG Subsidi
ILUSTRASI/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO,

NUNUKAN – Tim satuan tugas (satgas) pengawasan Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 kilogram (kg) dan bahan bakar minyak (BBM) menyasar pengguna barang subdisi ini yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Ada rencana rumah-rumah ASN didatangi dan diperiksa. Apakah masih ada yang pakai LPG 3 kg itu. Kalau ada, langsung disita saja. Karena mereka tidak berhak,” tegas Ketua Tim Satgas LPG 3 kg dan BBM, Robby Nahak Serang kepada media ini kemarin.

Ia mengatakan, upaya tersebut dilakukan untuk memastikan penyalurannya barang subsidi itu tepat sasaran. Sehingga, warga yang memang berhak dapat menikmati LPG 3 kg dengan harga yang sesuai harga eceran tertinggi (HET) sebesar Rp 16.500 per tabung.

“Solusi jangka pendeknya, menjaga stabilitas ketersediaan dan harga. Ini dilakukan mulai Juni hingga Agustus,” kata pria yang juga menjabat sebagai Asisten Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Sekretariat Kabupaten (Setkab) Nunukan ini.

Ia mengatakan, setelah penelusuran di lapangan, sejumlah fakta ditemukan. Utamanya, penyebab terjadinya kelangkaan dan tingginya harga jual yang melebihi harga eceran tertinggi (HET) ditentukan pemerintah. “Makanya, ada dua opsi diambil. Ada jangka pendek dan jangka panjang,” ujarnya.

Dikatakan, agar hasilnya terlihat, tim segera melakukan langka konkret dengan meminta agar dua agen LPG 3 kg ini benar-benar mengawasi dengan ketat penyaluran dari sub agen atau pangkalan resmi ke pengguna. Khususnya mereka yang berhak. “Pengawasan berjenjang dilakukan. Dan, ketegasan dilakukan juga. Terbukti melanggar, izinnya dicabut. Jika itu agen, maka izin agen dicabut. Kalau pangkalan, maka tidak ada ampun bagi pangkalan yang bermain dengan pengecer ilegal,” tegasnya. (oya/zia)

Halaman:

BACA JUGA

Kamis, 06 Agustus 2020 09:56

BB Penyelundupan Dimusnahkan

 NUNUKAN - Pasca menggagalkan masuknya media pembawa Hama Penyakit Hewan…

Selasa, 04 Agustus 2020 10:02

Penyaluran JPS Tahap II di Nunukan Terhambat

NUNUKAN – Bantuan jaring pengaman sosial (JPS) tahap II masih…

Sabtu, 01 Agustus 2020 11:40

Sabu Disimpan di Lubang Dubur, Ketahuan Juga...!!

NUNUKAN - Tiga orang tersangka kurir sabu jaringan internasional yang…

Kamis, 30 Juli 2020 18:07

Door to Door, Satgas Pamtas Ajar Murid Baru

NUNUKAN - Kepedulian Satgas Pamtas Yonif 623/BWU terhadap pendidikan anak-anak…

Kamis, 30 Juli 2020 17:58

Populasi Kerbau Krayan Terus Menurun

NUNUKAN – Dari tahun ke tahun populasi kerbau Krayan terus …

Kamis, 30 Juli 2020 17:38

Deklarasi ‘Amanah’, Hanura-Golkar Solid

NUNUKAN - Pasangan Calon (Paslon) Hj. Asmin Laura Hafid -…

Rabu, 29 Juli 2020 11:50

Sapi Lokal Cuma Dihargai Rp 12 Juta, Cuma Banyak yang Tak Minat

NUNUKAN - Pandemi memengaruhi masuknya hewan kurban ke Nunukan menjelang…

Rabu, 29 Juli 2020 11:48

Yang Zona Hijau, Pelajar Masuk Sekolah Dilakukan Bertahap

NUNUKAN - Memasuki zona hijau, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud)…

Rabu, 29 Juli 2020 09:56

Mayat Laki-laki dalam Karung Ditemukan di Pantai Sebatik

NUNUKAN - Sesosok mayat laki-laki ditemukan warga sekitar di Pantai…

Selasa, 28 Juli 2020 13:05

Mantan Dosen Selundupkan Sabu 7 Kg, Mau Dibawa ke Sulawesi

NUNUKAN – Personel Satgas Pamtas Yonif 623/BWU menggagalkan percobaan penyelundupan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers