MANAGED BY:
JUMAT
20 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Kamis, 13 Juni 2019 14:50
Pencarian Korban hingga ke Batas Negara
PENYISIRAN: Personel Basarnas masih berupaya menemukan korban tenggelam di kawasan perairan Pulau Bunyu.

PROKAL.CO, TARAKAN - Pelaksanaan pencarian hari ketiga korban tenggelam melompat dari KM Lambelu beberapa waktu lalu hingga Rabu (12/6) belum membuahkan hasil.

Meski pencarian sudah memasuki hari ketiga, Basarnas Pos Sar Tarakan belum mengetahui identitas korban, bahkan kantor Sar Balikpapan Kalimantan Timur sampai dengan saat ini pun belum menerima laporan kehilangan anggota keluarga.

Ari Triyanto Kepala Pos SAR Tarakan mengatakan, untuk waktu pencarian akan diperpanjang menjadi satu pekan, bahkan saat ini untuk titik pencarian telah dilakukan hingga 23 mil laut dari Pulau Bunyu yang menjadi posko pencarian korban tersebut.

Pada penyisiran yang dilakukan Rabu kemarin petugas tim pencarian dari Basarnas sempat terkendala dengan hujan deras. Sehingga penyisiran sempat tertunda, namun Basarnas menjanjikan akan melakukan pencarian lebih intensif.

“Memang pencarian sempat terkendala oleh hujan, hanya itu yang menjadi kendala kita di lapangan saat melakukan penyisiran. Namun sampai saat ini untuk identitas korban belum kita dapatkan karena yang menjadi fokus utama kita adalah mencari keberadaan korban. Karena dari Kantor Basarnas Balikpapan juga belum menerima laporan ada yang kehilangan leluarganya,” tuturnya kepada media ini.

Triyanto mengakui koordinasi dilakukan hingga ke perbatasan Indonesia dan Malaysia. Hal ini dikarenakan sesuai dengan arus air yang diamati oleh tim pencarian mengarah ke negara tetangga yakni wilayah perairan Semporna, Malaysia.

“Saya memang berfirasat karena melihat arus air ini mengarah ke bawah. Kalau kita melihat pergerakan itu mengarah ke Semporna yang merupakan berada di wilayah Malaysia. Sehingga sejak beberapa waktu lalu saya sudah melaksanakan koordinasi kepada Komandan Pos TNI-AL yang berada di Sei Taiwan Kabupaten Nunukan untuk memperluas informasi yang kita dapatkan jika menemukan sesuatu yang disinyalir korban tersebut bisa langsung ditindak lanjuti,” tuturnya.

Salah satunya menginformasikan kepada para nelayan dari Sebatik yang biasanya beraktivitas hingga batas negara Indonesia Malaysia. Untuk pergerakan arus dasar laut tidak begitu kuat. Namun yang menjadi penguat korban berada jauh dari titik jatuhnya yang diberikan oleh pihak Pelni adalah derasnya arus permukaan air laut yang didorong oleh angin.

“Jadi kita memang tidak berpatokan kepada titik kordinat jatuhnya korban. Sehingga kita tetap berupaya agar korban segera kita temukan. Mungkin karena titik jatuhnya korban ini merupakan jalur lalu lintas pelayaran dan juga sangat sepi dilintasi oleh kapal-kapal besar, sehingga informasi sangat sedikit kita dapatkan. Sehingga kami juga tetap melakukan koordinasi oleh otoritas kelautan yang ada agar korban bisa kita temukan,” jelasnya. (rt)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 19 September 2019 10:17

‘Telan’ Rp 100 M, Tengkayu I Baru Rampung Sisi Laut

TANJUNG SELOR – Pembangunan fasilitas transportasi laut di Kalimantan Utara…

Kamis, 19 September 2019 09:50

SABAR AJA...!! Di Sini Belum Ada Tanda-Tanda Hujan

TARAKAN - Kekeringan yang melanda Bumi Paguntaka akibat tidak diguyur…

Kamis, 19 September 2019 09:25

Undunsyah Optimistis Membangun Koalisi Parpol

TANA TIDUNG - Bupati Tana Tidung Dr. H. Undunsyah, M.Si,…

Kamis, 19 September 2019 09:13

Terdakwa Mati Kasus Sabu 10 Kg Ajukan Banding, Memori Banding Sudah di PT Kaltim

TARAKAN - Usai divonis hukuman mati oleh Majelis Hakim Pengadilan…

Kamis, 19 September 2019 09:04

Budayakan Hidup Sehat, Kodim 0907 Bangun MCK untuk Warga

TARAKAN – Keberadaan fasilitas  mandi, cuci, kakus (MCK) yang layak…

Kamis, 19 September 2019 09:02

“Jangan Sampai Terjadi Ketidakseimbangan antara Perkotaan dan Pelosok”

Nama                : Syamsuddin…

Kamis, 19 September 2019 09:01

“Jangan Sampai Terjadi Ketidakseimbangan antara Perkotaan dan Pelosok”

Nama                : Syamsuddin…

Kamis, 19 September 2019 08:55

“Pelayanan Kuncinya Komunikasi yang Santun”

PERNAH merasa tak puas dengan pelayanan oleh instansi pemerintah atau…

Rabu, 18 September 2019 09:23

Deg-degan Setiap Kali Muncul Kabar Ada yang Meninggal

RATUSAN masyarakat tumpah-ruah memenuhi Masjid Baitul Izzah menyambut kedatangan sanak-saudara…

Rabu, 18 September 2019 09:03

Di Balik Kabut Asap, Diduga Ulah Perusahaan

MASYARAKAT Nunukan, mulai tidak tenang dengan kabut asap yang terjadi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*