MANAGED BY:
RABU
18 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Sabtu, 08 Juni 2019 10:15
‘Kucing-kucingan’Jual Petasan

Omzet Pedagang Musiman Capai Jutaan Rupiah

PEDAGANG MUSIMAN: Penjual musiman memadati alun-alun Nunukan dan berjualan pistol mainan dan kembang api. RIKO ADITYA/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Pasca perayaan Idulfitri, sejumlah pedagang musiman mendadak berjualan di alun-alun Nunukan Tengah. Berjualan pistol mainan dan kembang api menjadi satu-satunya daya tarik mereka untuk mendatangkan pembeli dari kalangan anak-anak.

Omzetnya penjualan pun capai Rp 1 juta, jika pembeli ramai datang membeli. Namun keadaan ekonomi yang saat ini sedang lesu, ternyata mempengaruhi penjualan pedagang musiman tersebut. Dengan omzet Rp 1 juta diklaim pedagang belum bisa menutupi modal.

Suyoto, salah seorang pedagang musiman di alun-alun mengaku, omzet yang ia dapatkan lebih kecil dibandingkan tahun sebelumnya. Jika di tahun sebelumnya bisa melebihi modal lebih dari Rp 2 juta, sekarang hanya di bawah Rp 1 juta saja.

“Omzet Rp 1 juta, kalau ramai pembeli. Sekarang pembeli tidak seramai seperti tahun-tahun sebelumnya. Omzet ini belum kembali modalnya. Kita jualan modal Rp 2 juta, omzet Rp 1 juta, masih kurang Rp 1 juta,” keluh Suyoto.

Hadapi keadaan itu, ia pasrah. Lagi pula, barang dagangan yang tidak laku bisa dikembalikan ke toko ia membeli mainan tersebut. Mainan diakui Suyoto berasal dari Surabaya. Harga beragam mulai dari Rp 15 ribu yang paling murah, sampai Rp 75 ribu, harga mainan termahal.

Disinggung mengenai larangan berjualan pistol mainan dan kembang api, Suyono mengaku sudah mendapatkan izin dari aparat. Namun, hanya berupa ungkapan yang memperbolehkan berjualan di alun-alun. Izin tersebut juga gratis, mereka mengaku tidak membayar kepada sang pengizin.

Suyono sendiri mengaku, menjual petasan seperti main ‘kucing-kucingan’ atau disembunyikan. Jika ada permintaan, ia bisa menjualnya. Untuk petasan besar dihargai Rp 100 ribu sampai Rp 120 ribu untuk 1 unit petasan kembang api besar yang meledak di langit.

Suyono berani menjual karena ingin adu nasib ekonominya. Lagipula, ia berjualan hanya lima hari saja, sejak hari pertama lebaran, hingga H+3 lebaran. Ia pun berharap, tidak ada perintah larangan berjualan di Alun-Alun hingga H+3 lebaran.

“Ya, karena kita ini paling jualannya sampai 3 hari saja mas, namanya juga pedagang musiman, di luar hari lebaran barang dagangan kami tidak akan laku, ini karena momen lebaran, anak-anak banyak yang membeli. Semoga saja barang habis terjual,” harap Suyono mengakhiri. (raw/zia)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 17 September 2019 09:12

Ciptakan Keamanan, Ketertiban dan Pikirkan Nasib Rakyat

Masing-masing dari 35 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan…

Jumat, 13 September 2019 09:40

Perahu yang Ditumpangi Tiga WNI Hanyut Hingga Sabah

NUNUKAN – Tiga warga negara Indonesia (WNI) asal Tarakan hanyut…

Kamis, 12 September 2019 13:49
Partai Politik

Basri Ikut Ambil Formulir

NUNUKAN – Bupati Nunukan periode 2011-2014, H. Basri ikut melakukan…

Rabu, 11 September 2019 10:42
Partai Politik

Petahana Pinang PDIP?

NUNUKAN – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Nunukan, mulai membuka…

Rabu, 11 September 2019 10:28
Deportasi WNI Dari Malaysia

Disdukcapil Flores Timur Jemput Bola

NUNUKAN - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Flores…

Selasa, 10 September 2019 10:35
BPJS Kesehatan

Dinkes Sebut Manajemen RSUD Perlu Diperbaiki

NUNUKAN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Nunukan, mulai turun tangan untuk…

Selasa, 10 September 2019 10:22
Sidang Kayu Ilegal

Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Kasus Kayu Ilegal

NUNUKAN - Sidang praperadilan kasus dugaan kayu ilegal kembali digelar…

Senin, 09 September 2019 13:05
Pujasera

Siap Diresmikan, Harapkan Fasilitas Memadai

NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan telah mempersiapkan Pasar Pujasera…

Sabtu, 07 September 2019 09:57

HADUHH..!! Kebanyakan Utang, RSUD Nunukan Susah Beli Obat-obatan

NUNUKAN – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nunukan mengalami kesulitan…

Sabtu, 07 September 2019 09:56

Angkut Barang Malaysia, Satu Truk Sembako Diamankan

NUNUKAN - Kantor Pengawasan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*