MANAGED BY:
MINGGU
09 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Selasa, 04 Juni 2019 11:41
Oknum Jual Ayam di Atas Rp 45 Ribu
DIPANTAU SATGAS: Petugas memegang sebuah papan berisi keterangan harga pada lapak salah satu pedagang ayam di Pasar Gusher, Tarakan, kemarin (3/6). JOHANNY SILITONGA/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO,

TARAKAN- Meski telah disepakati dan dikendalikan pemerintah, harga daging ayam tertinggi Rp 45 ribu per kilogram, di lapangan masih saja ditemui oknum pedagang nakal. Hal itu ditemui saat inspeksi mendadak di Pasar Gusher, Tarakan.

Berdasarkan pengamatan Radar Tarakan saat mengikuti sidak bersama Dinas Perdagangan, Usaha Kecil dan Menengah (Disdagkop-UKM) Kaltara, Satgas Pangan dan Polda Kaltara, ditemukan seorang oknum pedagang nakal. Bahkan mengusir petugas yang melakukan pemantauan harga.

Oknum pedagang ayam tersebut menyatakan bahwa ayam ukuran kecil dan besar memiliki potensi keuntungan yang berbeda. Ayam dengan ukuran kecil kurang diminati konsumen. “Dengar saya dulu! Waktu banjir ayam, beragam orang jual ayam. Sedangkan agen, beda-beda harganya. Waktu itu saya jual Rp 38 ribu bersih, kalau begini sudah ayam kecil lagi. Kalau bapak (petugas) mengatur-atur seenaknya. Kemarin datang (sidak) itu, kondisi barang tidak sama dengan sekarang,” tutur pedagang yang diinspeksi.

Saat petugas menyampaikan jika harga harus seragam, oleh pedagang dijawab keinginan itu harusnya dilakukan sejak awal, dan bukan saat mendekati hari H Lebaran.

“Kami bukan naikkan sewenang-wenang. Semua bisa bilang Rp 45 ribu, tapi belum tentu hatinya. Sekarang kalau saya jual Rp 45 ribu, makan apa saya pak? Sudahlah, minggirlah sana. Saya mau jualan, seenaknya mau patok harga, kecuali barangnya situ yang kasih. Jangan ganggu-ganggu, kami cari makan,” katanya.

Kepada Radar Tarakan, Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Disdagkop-UKM Kaltara Hasriyani mengatakan bahwa sejak Minggu, pihaknya telah melakukan sidak di pasar dan diterima pernyataan dari peternak jika daging ayam yang dijual ke pedagang eceran tidak lebih Rp 29 ribu per kilogram. Untuk itu, pihaknya menyepakati harga ayam tertinggi Rp 45 ribu per kilogram.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 01 September 2015 09:51

Pamitan, Budiman Sebut ‘Jas Merah’ dan ‘Semut Api’

<p>TANJUNG SELOR-Masa jabatan Budiman Arifin dan Liet Ingai sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers