MANAGED BY:
JUMAT
15 NOVEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Rabu, 29 Mei 2019 11:04
Jumat, Diprediksi Jadi Puncak Arus Mudik

Tiket Speedboat Akan Ludes Lebih Cepat

MASIH NORMAL: Jumlah penumpang di Pelabuhan Kayan II, Tanjung Selor belum ada kelonjakan. Diprediksi mengenai puncak arus mudik pada Jumat nanti. RACHMAD RHOMADHANI/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Puncak arus mudik di Pelabuhan Kayan II, Tanjung Selor diprediksi akan terjadi pada Jumat (31/5) nanti. Demikian dikatakan pengawas Dishub Bulungan di Pelabuhan Kayan II, Tanjung Selor, Hendrik kepada awak Radar Kaltara, kemarin.

Dijelaskannya, mengenai alasan dilontarkannya prediksi tersebut lantaran pada Jumat (31/5) yang merupakan H-5 Idulfitri, khususnya aparatur sipil negara (ASN) biasanya sudah mulai bergegas pulang kampung. Atau tepatnya soal prediksi puncaknya pada pukul 13.40 WITA, pasca pelaksanaan ibadah salat Jumat.

“Kita tahu, Jumat nanti ASN tetap bekerja. Nah, karena bekerjanya setengah hari. Maka, pukul 13.40 Wita itu kami prediksikan terjadi puncak arus mudiknya,” jelasnya saat ditemui di tempat kerjanya.

Lanjutnya, mengenai dampak dari puncak arus mudik itu sendiri, diakui berimbas pada penjualan tiket speedboat yang jauh lebih cepat habis. Pasalnya, terkadang penumpang memesan tiket terlebih dahulu kepada petugas di loket tiket. Sehingga menyebabkan tiket pelayaran di pukul 13.40 Wita rata- rata calon penumpang baru tak terbagi karena ludes. “Tak bisa pungkiri. Tiket itu pasti akan lebih cepat ludes. Karena memang jumlah penumpang jauh lebih banyak dibandingkan hari lainnya,’’ ungkapnya.

Meski, lebih jauh dikatakannya, mengenai habisnya tiket speedboat pihaknya pun mengaku ada alternatif. Yang mana, calon penumpang bisa diarahkan ke pelabuhan lainnya. Tentunya, dengan pengawasan tak ubahnya di Pelabuhan Kayan II, Tanjung Selor. “Ini seperti tahun-tahun sebelumnya, kalau habis tiket di sini. Maka, kita bisa alihkan ke pelabuhan lainnya,’’ ujarnya.

Ditambahkannya juga, nantinya sekalipun jumlah penumpang jauh melonjak, pihaknya memastikan tetap akan berupaya agar secara keseluruhan penumpang dapat tertib. Dimana penumpang diwajibkan untuk menunggu di ruang yang sudah disediakan.

“Kami sejauh ini berupaya terus tertib. Penumpang dilarang menunggu di pontonnya. Melainkan, mereka diwajibkan untuk duduk di kursi tinggu dalam pelabuhan,” katanya.

Namun, di sisi lain, pihaknya mengakui tak bisa bergerak sendiri dalam hal penertiban setiap penumpang yang ada. Tentunya, tetap melibatkan instansi lainnya. Sehingga apa yang menjadi tujuan pelayanan penyeberangan yang aman dan tertib dapat tercapai dengan semestinya. “Tapi, nanti pada saat puncak sudah ada petugas gabungan. Artinya, ini tak menjadi masalah lagi,” tuturnya.

Sementara, Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Tanjung Selor memprediksi mengenai puncak arus mudik yang ada dengan ketersediaan 27 armada speedboat reguler di Pelabuhan Kayan II Tanjung Selor, masih cukup dalam mengangkut penumpang saat arus mudik Hari Raya Idulfitri.

Kesyahbandaran Kelautan UPP Kelas III Tanjung Selor, Mulyono mengungkapkan, jika berkaca pada arus mudik tahun 2018, arus mudik yang ada terpantau normal, bahkan tidak terjadi lonjakan yang berarti. “Kalau tahun ini, kami perkirakan ada kelonjakan. Tapi, masih akan sama dengan tahun lalu,” ungkapnya.

Namun, lanjutnya, bilamana di lapangan memang terjadi kelonjakan yang jauh berbeda dibandingkan tahun sebelumnya, ia mengaku bahwa akan segera berkoordinasi dengan pihak agen untuk melakukan penambahan armada. Dan itu tetap mengikuti standar pelayanan yang ada. Penumpang tetap menggunakan life jacket atau jaket pelampung saat berada di dalam speedboat.

“Jangan sampai motor penumpang yang jalan tak menggunakan jaket pelampung. Karena ini jelas dilarang untuk berlayar. Karena motoris punya tanggung jawab penuh saat speedboat berlayar, ” tegasnya.

Ditambahkannya, sejauh ini pengawasan speedboat yang akan berlayar diakuinya rutin dilakukan setiap hari oleh petugas UPP yang berada di lapangan. “Jadi kita memang sudah rutin melakukan pengawasan,” ucapnya.

Tapi, dikatakannya kembali, instruksi dari Dirjen Perhubungan Laut untuk pengawasan diperketat, motoris ditegaskan agar jangan sampai membawa penumpang melebihi kapasitas.

“Namun, yakin hal itu tidak akan terjadi, sebab saat ini penumpang yang tidak memiliki tiket tidak diizinkan turun ke dermaga. Tiket dilakukan di depan pintu ruang tunggu menuju dermaga,” katanya.

Sementara itu, Bupati Bulungan H. Sudjati mengingatkan motoris speedboat untuk memastikan kelaikan dan keselamatan penumpang sebelum berlayar. Terlebih pada arus mudik dan balik lebaran 1440H / 2019M melalui Pelabuhan Kayan II Tanjung Selor. Menurut orang nomor satu di Bulungan itu, tidak hanya kondisi speedboat yang diperhatikan, tapi juga alat keselamatan penggunaan pelampung.

“Alasan selama ini masih banyak masyarakat yang menggunakan alasan kenyamanan. Oleh sebab itu harus ditertibkan,” tukas Sudjati.

Turut berharap, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Utara (Kaltara), Marten Sablon ingin semua pihak dapat bekerja sama guna menciptakan suasana mudik lebaran tahun ini menjadi lebih baik dan berjalan dengan aman dan lancar seperti yang diharapkan.

“Untuk alat transportasi, usahakan jauh hari sebelumnya sudah dicek baik-baik kondisinya, baik itu alat transportasi darat, udara maupun laut atau sungai,” ujar Marten kepada Radar Kaltara di Tanjung Selor, Selasa (28/5).

Hal itu untuk menghindari terjadi permasalahan seperti rem blong, untuk transportasi darat. Tentu persoalan seperti itu tidak diharapkan semua pihak, karena kasihan masyarakat yang menjadi korban dari ketidaktelitian dari penyedia jasa angkutan umum itu.

“Saya lihat yang menggunakan jasa transportasi umum itu rata-rata dari kalangan masyarakat menengah ke bawah. Nah, takutnya nanti jika terjadi kecelakaan, siapa yang tanggung jawab,” sebutnya.

Termasuk juga pengawasan, itu harus dilakukan dengan ketat dan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP). Terutama tentang over kapasitas dan kesiapan alat keamanan dari layanan angkutan umum tersebut. Persoalan ini yang perlu dijaga baik-baik. Karena kebutuhan transportasi umum boleh dikatakan cukup mendesak. Sehingga, pada saat di pelabuhan atau di terminal, para penumpang biasanya tidak memikirkan tentang keselamatan.

“Adapun yang mereka pentingkan adalah saya harus berangkat. Nah, ini yang harus dijaga baik-baik. Pengawas harus bekerja lebih ketat dan harus benar-benar menerapkan aturan yang ada. Kalau over kapasitas, jangan diberangkatkan,” tegasnya.

Oleh karena itu, kesadaran penumpang juga sangat diharapkan. Artinya, penumpang juga harus mengikuti aturan. Misalnya di transportasi laut atau sungai, penumpang harus mengenakan life jacket.

“Mari kita sama-sama menjaga keamanan dan kenyamaan ini. Jangan sampai hari bahagia ini berubah jadi duka. Termasuk pengemudi juga harus ekstra lebih hati-hati. Harapannya tidak ada kejadian kecelakaan tahun ini,” tuturnya.

Sementara, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltara, Taupan Majid mengatakan, untuk menjaga agar aktivitas arus mudik di Kaltara dapat berjalan dengan baik, pihaknya mengingatkan para sopir Damri untuk memperhatikan kecepatan kendaraannya.

“Kami ingatkan kecepatan maksimal laju kendaraan hanya 60 kilometer per jam. Begitu juga speedboat, itu normal saja. Jangan dipaksakan untuk mau cepat, sehingga mengabaikan keselamatan penumpang,” katanya.

“Pastinya kami akan terus melakukan pengawasan untuk menghindari terjadinya hal yang tidak diharapkan, baik pada arus mudik ini maupun pada arus balik nanti,” pungkasnya. (omg/iwk/fly)


BACA JUGA

Kamis, 14 November 2019 12:37

Agenda Besar, Penciptaan Lapangan Kerja dan Optimalisasi UMKM

BOGOR - Dalam lima tahun ke depan, ada dua agenda…

Kamis, 14 November 2019 11:47

Polda Ingatkan Tetap Waspada

TANJUNG SELOR - Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Utara (Kaltara) meningkatkan…

Kamis, 14 November 2019 11:22

Lima Tahun Dijanjikan, Tak Kunjung Terealisasi

TANJUNG SELOR – Harapan masyarakat Desa Long Beluah, Kecamatan Tanjung…

Kamis, 14 November 2019 10:55

Akses Pintu Gerbang ke Pelabuhan Feri Sepenuhnya Terbuka

TANJUNG SELOR – Akses pintu gerbang utama sepanjang 4,8 kilometer…

Kamis, 14 November 2019 10:49

Verifikasi Lapangan Terbang Ditarget Klir 2020

TANJUNG SELOR – Dinas Perhubungan (Dishub) Kalimantan Utara (Kaltara) menargetkan…

Rabu, 13 November 2019 12:51

Kapolda: Promoter Polri Dilanjutkan

TANJUNG SELOR – Usai dilantik menjadi Kepala Kepolisian Negara Republik…

Rabu, 13 November 2019 12:43

Passing Grade Diturunkan

TANJUNG SELOR – Passing grade (nilai ambang batas) Seleksi Kompetensi…

Rabu, 13 November 2019 12:36

Makan di Warung, ASN Kena Razia, Marah Lalu Gebrak Meja

TANJUNG SELOR – Tim gabungan yang terdiri dari Badan Kepegawaian…

Rabu, 13 November 2019 12:30

KBM Masuk Prioritas RPJMN 2020–2024

TANJUNG SELOR - Periode kedua Presiden Joko Widodo, pemerintah merencanakan…

Selasa, 12 November 2019 14:03

Pendaftaran CPNS Diundur

TANJUNG SELOR – Pendaftaran seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*