MANAGED BY:
JUMAT
15 NOVEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Rabu, 29 Mei 2019 11:00
Agen Jamin LPG 3 Kg Aman hingga Lebaran
STOK TERSEDIA: Agen mengklaim penyaluran LPG 3 kg di Sebatik tidak pernah dikeluhkan. RIKO ADITYA/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN - Agen Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 kilogram (kg) di Sebatik menjamin stok LPG subsidi tersebut aman hingga Lebaran, meski permintaan meningkat.

Pemilik Agen LPG 3 kg  PT Sebatik Island Flower, H. Abdullah menyebutkan di Sebatik terdapat 34 pangkalan resmi tersebar di lima kecamatan. Penyalurannya disesuaikan dengan jumlah pangkalan yang ada.

“LPG 3 kg tiba dari Tarakan, langsung diangkut menggunakan truk dan langsung dibawa ke pangkalan tidak singgah lagi di agen l,” kata Abdullah.

Menurutnya, selama ini penyaluran LPG 3 kg tidak pernah dikeluhkan masyarakat di Sebatik, bahkan dengan adanya tabung tersebut pengguna semakin bertambah. Karena saat ini masyarakat yang sebelumnya menggunakan tabung gas Malaysia telah beralih ke tabung gas 3 kg.

Ia menjelaskan, jatah yang diberikan kepada PT Sebatik Island Flower dari PT Pertamina khusus untuk Sebatik sebanyak 2 ribu tabung. Akan disebar ke 34 pangkalan, namun ada sebagian tabung disalurkan ke Nunukan.

“Terkadang terlambat penyaluran karena ada kendala transportasi dari Tarakan, sering ada gangguan cuaca sehingga menghambat perjalanan menggunakan kapal laut,” ujarnya.

Sementara, salah seorang warga Sebatik Nurjanna mengatakan, ketika tabung  LPG 3 kg tiba di pangkalan, akan terlihat masyarakat yang antre. Masyarakat yang ikut antre terkadang tidak kebagian. Padahal tabung yang dijual sesuai dengan jumlah keluarga miskin yang ada di sekitar area pangkalan tersebut.

“Penyaluran kepada masyarakat disesuiakan dengan KK, namun terkadang ada yang menjual tabung gasnya yang telah didapatkan di pangkalan,” kata Nurjanna.

Penyaluran gas LPG 3 kg di Sebatik, menurutnya, harus memperlihatkan Kartu Keluarga (KK) sebelum diberikan. Namun dalam pelaksanaan di lapangan tidak sesuai, karena yang datang orang yang berbeda dengan KK yang sama.

“Ke depan harus dilacak nama yang datang ke pangkalan, KK harus disimpan dan harus dicatat NIK-nya, agar saat melakukan pengambilan dapat diketahui,” ujarnya. (nal/ana)

 


BACA JUGA

Kamis, 10 September 2015 15:13

Pembangunan Harus Berdasarkan Kebutuhan

<p>MALINAU - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Malinau, Dr Ernes Silvanus…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*