MANAGED BY:
RABU
16 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Rabu, 29 Mei 2019 10:47
Di Gang Ini, Warga Kerap Alami Gangguan Mistis
GELAP: Gang di Jalan Damai RT 16 Kelurahan Karang Anyar yang gelap karena tidak adanya PJU. JOHANY/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN - Tidak adanya fasilitas penerangan jalan yang berada di RT 16 Jalan Damai kelurahan Karang Anyar membuat masyarakat merasa khawatir jika melintasi kawasan tersebut di malam hari. 

Meski lorong gang tersebut jarang terjadi kecelakaan maupun tindak kriminal, namun tidak adanya penerangan membuat sebagian warga resah. Pasalnya, tidak adanya penerangan jalan tersebut, beberapa warga mengalami hal aneh seperti mendapatkan gangguan dari mahkluk tidak kasak mata. Hal itu tidak terlepas dari gelapnya dan panjangnya jalan pada lorong tersebut. 

Hal itulah yang diungkapkan beberapa warga RT 16. Seperti Murdiono (25), ia mengaku, beberapa kali mengalami hal aneh saat melintasi lorong gang tersebut seperti pernah membonceng seorang perempuan dan melihat sosok seperti manusia yang berdiri pada pertengahan lorong. Meski demikian, ia menyadari betul jika di saat itu dirinya sedang tidak berhalusinasi.

"Saya 2 kali pernah mengalami kejadian aneh saat lewat gang ini. Pertama, 1 tahun lalu saya lewat jam 01.00 di pertengahan gang saya tidak sengaja melihat kaca spion kemudian saya melihat perempuan di belakang saya. Karena kaget, saya berteriak dan ngebut. Pas di depan gang, perempuan itu sudah tidak ada,” ujarnya.

 “Yang terakhir sebelum bulan puasa ini, saya lewat sini pas hujan gerimis. Sama, pas pertengahan gang saya lihat ada orang berdiri. Perasaan saya memang sudah tidak enak, pas saya lihat betul-betul ternyata mukanya rata. Pas lihat saya ngebut. Akhirnya selamat sampai di rumah," ungkapnya (28/5).

Senada, Salim (30) warga setempat juga mengalami hal serupa. Bahkan saat hujan gerimis turun, ia mengaku selalu melihat sosok laki-laki pada pertengahan gang yang berdiri pada pinggir jalan. Walau demikian, ia meyakini jika mahkluk tersebut adalah penghuni kawasan tersebut bahkan sudah menempati lokasi itu sebelum dibangunnya jalan. 

"Sering mengalami hal aneh. Bonceng perempuan pernah, lihat laki-laki di pinggir jalan pernah juga. Sebenarnya dia tidak menganggu cuma hanya memperkenalkan diri saja. Dia sudah ada di situ sebelum jalan ini ada," tukasnya. 

Sementara itu, ketua RT setempat M.Noor menerangakan, dirinya kerap menerima laporan dari warganya yang mengalami gangguan mahkluk astral. Meski demikian, ia meyakini hal itu merupakan halusinasi belaka. Mengingat, dengan kondisi gelap menurutnya dapat membuat orang berpikir tidak logis. 

"Jarang memang kecelakaan, cuma karena jalannya gelap membuat warga takut. Kalau saya belum pernah mengalami langsung tapi beberapa warga mengaku pernah diganggu pas keluar malam. Mungkin itu persaaan orang saja, entah karena dari awal dia memang sudah takut kah, atau dalam keadaan mengantuk. Sehingga bisa membuat orang berpikir macam-macam," terangnya.

Meski begitu, ia menerangkan pihaknya sejak dulu mengusulkan penerangan jalan pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang). Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil. Sehingg tahun depan ia berharap kawasan tesebut dapat dipasang penerangan jalan. Agar masyarakat dapat lebih merasa nyaman.

"Sudah beberapa kali saya usulkan itu, kita tidak minta banyak-banyak dan mahal kok. Cuma penerangan saja. Karena penerangan ini manfaatnya tidak dirasakan warga di sini saja tapi juga orang lain yang melewati jalan ini," terangya. 

Sehingga, dengan adanya penerangan jalan, membuat pengedara dapat melintas dengan nyaman dan tanpa rasa takut. Meski demikian, ia mengimbau kepada warga agar tidak menanggapi berlebihan atas kejadian yang beberapa kali.yang dialami warga. Menurutnya, hal tersebut, tidak memiliki hubungan dengan tidak adanya fasilitas penerangan di kawasan tersebut. (*/zac/udn)

 


BACA JUGA

Rabu, 16 Oktober 2019 09:57

Lagi, Kaltara Mendapat Hadiah Dana Insentif

 JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) kembali akan…

Rabu, 16 Oktober 2019 09:45

Asik Ngopi, 4 PNS Terjaring Satpol PP

 TARAKAN – Razia oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP)…

Rabu, 16 Oktober 2019 09:41

Penyelundupan Daging Kerbau Meningkat

 TARAKAN – Berbatasan dengan Malaysia, potensi penyelundupan barang dari Malaysia…

Rabu, 16 Oktober 2019 09:22

Pastikan Kaltara Kondusif Jelang Pelantikan Presiden

 TARAKAN- Jelang pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih pada 20…

Selasa, 15 Oktober 2019 20:45

Lagi, Kaltara Mendapat Hadiah Dana Insentif

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) kembali akan…

Selasa, 15 Oktober 2019 08:54

Perlu Ada Aturan Khusus Mengenai Hatchery

   TARAKAN – Kepala Balai Karantina Ikan Pengendalian dan Mutu…

Selasa, 15 Oktober 2019 08:42

Tertinggi Kedua, IPK Kaltara di Atas DKI Jakarta

 JAKARTA - Meski baru berusia 6 tahun, Provinsi Kalimantan Utara…

Selasa, 15 Oktober 2019 08:30

KUMAT..!! Gas Elpiji 3 Kilogram Langka Lagi

 TARAKAN - Kelangkaan tabung gas elpiji 3 kilogram di Kota…

Selasa, 15 Oktober 2019 08:22

Antara Prestasi dan Nama Daerah

   MOES Santoso, sangat menyayangkan keberhasilan cucunya ini tidak membawa…

Senin, 14 Oktober 2019 21:39

Perlu Ada Aturan Khusus Mengenai Hatchery

TARAKAN – Kepala Balai Karantina Ikan Pengendalian dan Mutu (BKIPM)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*