MANAGED BY:
SENIN
19 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Senin, 27 Mei 2019 12:24
Penyesuaian TBA Dinilai Tak Relevan

Mengelus Dada Melihat Harga Tiket Penerbangan

ANGKUTAN MUDIK : KM Labobar rute Tarakan-Pantoloan-Balikpapan-Surabaya saat berada di Pelabuhan Malundung, Tarakan, Minggu (26/5). JOHANNY SILITONGA/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO,

Harga tiket pesawat masih mahal? Demikian yang dirasakan sejumlah calon penumpang dari Tarakan. Sebagian hanya bisa mengelus dada, niat pulang kampung dengan menumpang pesawat udara diabaikan dulu. Moda transportasi laut pun menjadi pilihan. Keputusan Menteri Menteri Perhubungan Nomor KM 106 Tahun 2019 tentang Tarif Batas Atas (TBA) Penumpang Pelayanan Kelas Ekonomi Angkutan Niaga Berjadwal Dalam Negeri dinilai belum relevan mengurai keluhan masyarakat.

 

HALIM (30), merencanakan keberangkatannya dari Tarakan sejak April lalu. Ia berniat berlebaran dengan orang tuanya di Sulawesi Selatan (Sulsel). Namun, Halim yang bekerja di salah satu perusahaan swasta masih menimbang untuk menggunakan transportasi udara. Menurutnya tarif sejumlah maskapai masih mahal. Merujuk pada harga yang ditampilkan perusahaan penyedia layanan pemesanan tiket pesawat secara daring dan online.

“Belum turun. Harganya masih tinggi. Tahun lalu itu saya masih dapat tiket harga 900-an ribu, dari Tarakan ke Makassar. Itu bisa langsung atau transit di Balikpapan. Dari akhir tahun lalu, sampai sekarang, harga paling rendah 1,4 juta,” tutur Halim.

Seniman (45), juga mengakui hal yang sama. Ia merupakan pria asli Surabaya, Jawa Timur. Sudah beberapa tahun ini tinggal di Tarakan. Menurutnya, dari akhir Desember 2018 hingga sekarang, harga tiket pesawat masih saja mahal.

“Ada kapal. Kalau kapal lumayan lebih murah. Hanya lebih lama sampainya. Kalau kayak kita ini pekerja perusahaan, yah gajinya berapa sih. Kalau mau maksa naik pesawat, yah gajinya habis di tiket aja,” kata Seniman yang memiliki dua orang anak.

Halaman:

BACA JUGA

Senin, 19 April 2021 19:55

Sebelum Launching, GeNose C19 Diuji Coba

TARAKAN – Uji coba penggunaan GeNose C19 sebagai tes pendeteksi…

Senin, 19 April 2021 19:53

Merasa Dirugikan, Konsumen Bisa Lapor ke BPSK

TARAKAN – Pemberikan edukasi dan pemahaman dilakukan kepada sejumlah konsumen…

Senin, 19 April 2021 15:41

Kejari Pulihkan Keuangan Negara Rp 774 Juta

TARAKAN - Kejaksaan Negeri (Kejari) Tarakan melalui Seksi Perdata dan…

Senin, 19 April 2021 15:33

Tahap I Pantai Amal Sudah 80 Persen

TARAKAN - Penataan kawasan Pantai Amal tahap I telah selesai…

Senin, 19 April 2021 15:16

PAUD-TK Belum Boleh Tatap Muka? Begini Tanggapan Komisi II DPRD Tarakan

TARAKAN - Sebanyak 27 sekolah diberi izin pembelajaran tatap muka…

Senin, 19 April 2021 14:48

Cakupan Rendah, Distribusi Terbatas

Vaksinasi Covid-19 terhadap kelompok lanjut usia (lansia) di Kalimantan Utara…

Senin, 19 April 2021 14:44

PLN UP3 Kaltara Salurkan Bantuan Sembako

LEWAT program Tebar Niat Kebaikan Ramadan (Tenar) bekerja sama dengan…

Senin, 19 April 2021 13:45

Banyak Pintu Masuk, Jadi Kendala Pengawasan Ikan Predator

TARAKAN - Banyaknya pintu masuk di Bumi Paguntaka menjadi salah…

Senin, 19 April 2021 12:59

Lantamal XIII Tarakan Canangkan WBK dan WBBM

TARAKAN - Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut XIII (Lantamal XIII)…

Senin, 19 April 2021 12:57

APBN di Kaltara Naik 6,2 Persen

TARAKAN - Sejak 2013, anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers