MANAGED BY:
RABU
18 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Senin, 27 Mei 2019 12:23
Ini Rute Laut Paling Banyak Diminati Warga Tarakan
ANGKUTAN MUDIK : KM Labobar rute Tarakan-Pantoloan-Balikpapan-Surabaya saat berada di Pelabuhan Malundung, Tarakan, Minggu (26/5). JOHANNY SILITONGA/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, ANTISIPASI lonjakan arus mudik jelang Hari Raya Idulfitri 1440 H/2019, PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Tarakan menambah kapasitas penumpang. H-10 Lebaran untuk transportasi jalur laut ini, lonjakan penumpang masih normal.

Kepala PT Pelni (Persero) Cabang Tarakan Haerul Rijal mengatakan lonjakan penumpang diperkirakan H-5 Lebaran. Meski kenaikan penumpang sudah terlihat 20 persen dari tahun sebelumnya, kapasitas penumpang yang disediakan masih memadai.

Lebih lanjut dijelaskan Haerul Rijal, dalam mengantisipasi lonjakan penumpang dalam arus mudik ini, penambahan kapasitas kapal penumpang mencapai 76 persen.

KM Labobar dengan rute Tarakan-Pantoloan-Balikpapan-Surabaya, dengan kapasitas angkutnya sekitar 4.561 penumpang. Namun sementara ini, tiket yang terjual 400 lembar tiket atau hampir 10 persen. “Kalau armada untuk PT Pelni ada 26 kapal khusus penumpang, perintis ada 46. Kalau tiket (di Tarakan) masih ada,” terangnya kepada Radar Tarakan saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (24/5).

Selain KM Labobar, ada pula KM Lambelu dan KM Bukit Siguntang dengan kapasitas 3.362 penumpang. Sebelumnya KM Lambelu dan KM Bukit Siguntang ini hanya muat sekitar 2.000 penumpang.

Namun mengantisipasi lonjakan arus mudik ini, KM Lambelu dan KM Bukit Siguntang mendapat penambahan kapasitas sekitar 1.000 penumpang. Sementara ini tiket yang terjual untuk KM Lambelu sekitar 1.100 tiket. KM Bukit Siguntang sekitar 900 tiket.

“Itu masih yang sementara terjual,” katanya.

Ia mengatakan rute favorit penumpang tujuan Sulawesi Selatan, yakni Parepare dan Makassar. Sementara penumpang KM Labobar atau rute ke Surabaya masih sepi. “Kalau Surabaya masih sepi. Itu saja tiket yang tersedia sekitar 4.500 baru terjual 400 lembar. Artinya belum cukup 10 persen, kalau untuk sementara ini,” jelasnya.

Melihat adanya penambahan kapasitas guna mengantisipasi lonjakan arus mudik, ia mengatakan berpengaruh dengan melonjaknya harga tiket pesawat yang dirasakan masyarakat.

Sehingga masyarakat lebih memilih transportai jalur laut dengan alasan harga tiket lebih terjangkau. Belum lagi PT Pelni memberlakukan free bagasi seberat 40 kilogram (kg). “Selama kenaikan tiket pesawat dari Januari sampai sekarang, ada kenaikan 20 persen dibanding 2018 lalu,” katanya.

Lantas bagaimana dengan harga tiket menjelang hari libur Idulfitri ini? Ia pun menegaskan harga tiket normal dan tidak ada kenaikan.

“Harga normal saja. Misalnya ke Makassar Rp 404 ribu, kalau beli di sini (PT Pelni). Beda lagi sama di travel karena ada biaya administrasi sebesar Rp 10 ribu, jadi harganya Rp 414 ribu. Itu masih normal,” bebernya.

Dalam hal ini pun ia mengimbau kepada masyarakat yang hendak menggunakan jasa transportasi jalur laut. Sekiranya masyarakat membeli tiket kapal laut di travel resmi PT Pelni. “Tapi masyarakat terkadang belinya melalui calo atau ada biaya tambahannya. Misalnya dibelikan tiket sekalian angkatkan barangnya, otomatis ada biaya tambahan. Jadi salahnya siapa? Jadi langsung beli di Pelni atau travel resmi,” imbaunya.

Kepala Seksi Keselamatan Berlayar, Penjagaan dan Patroli pada KSOP Kelas III Tarakan Syaharuddin mengatakan, belum ada peningkatan jumlah penumpang pada H-10 disebabkan beberapa faktor, salah satunya belum memasuki hari cuti bersama Idulfitri bagi pegawai swasta dan pegawai negeri sipil (PNS). “Faktornya lainnya, mungkin dikarenakan masyarakat belum mendapatkan informasi terkait adanya kapal tambahan ini, mengingat kapal dengan rute Tarakan, Pantoloan, Balikpapan dan Surabaya ini baru terkonfirmasi akan dijadikan tambahan 10 hari sebelum keberangkatannya,” ujarnya.

Meski tidak ada lonjakan penumpang pada kapal yang memiliki kapasitas 4.500 penumpang tersebut, pihaknya tetap memaksimalkan personel yang ada di lapangan dalam hal pengaturan penumpang tiba dan penumpang berangkat.

“Ada sekitar 25 personel yang kami maksimalkan di lapangan ditambah personel lain dari instansi lain, alhamdulillah tadi semuanya berjalan lancar,” tuturnya.

Dirinya memastikan lonjakan penumpang baru terjadi pada tanggal 27 Mei dan 30 Mei di mana kedua kapal PT Pelni yakni KM Lambelu dan KM Bukit Siguntang, tiket untuk kedua kapal yang memiliki kapasitas 3.300 penumpang tersebut sudah habis terjual.

“Kami sudah mengantisipasi lonjakan pada tanggal 27 Mei untuk KM Lambelu dan 30 Mei Bukit Siguntang, kami akan melakukan pengaturan terhadap penumpang yang tiba dan penumpang yang akan berangkat agar tidak terjadi penumpukan yang membuat proses keberangkatan terlambat,” ucapnya.

Pihaknya juga akan menggunakan X-ray untuk memastikan tidak ada barang bawaan penumpang yang membahayakan dan dilarang untuk dibawa ke atas kapal.

“Kebanyakan kejadian sebelumnya ada benda  berbahaya seperti benda tajam di bawa ke atas kapal, benda ini sangat berbahaya apalagi bila terjadi keributan sehingga kita akan mendeteksinya dengan Xray, tidak hanya benda tajam benda yang dilarang lainnya seperti narkoba juga akan kita deteksi,” ucapnya. (*/one/jnr/lim)

 


BACA JUGA

Rabu, 18 September 2019 09:23

Deg-degan Setiap Kali Muncul Kabar Ada yang Meninggal

RATUSAN masyarakat tumpah-ruah memenuhi Masjid Baitul Izzah menyambut kedatangan sanak-saudara…

Rabu, 18 September 2019 09:03

Di Balik Kabut Asap, Diduga Ulah Perusahaan

MASYARAKAT Nunukan, mulai tidak tenang dengan kabut asap yang terjadi…

Rabu, 18 September 2019 08:44

Ombudsman Singgung Soal Lapas Kelebihan Kapasitas

TARAKAN - Lapas Kelas II-A Tarakan kelebihan kapasitas sejak bertahun-tahun…

Selasa, 17 September 2019 12:35

Satu Hektare Lebih Lahan Dilalap Api

TARAKAN - Kebakaran lahan kembali terjadi. Lahan yang terbakar merupakan…

Selasa, 17 September 2019 12:26

PARAH BAH..!! Embung Kekeringan, PDAM Hanya Bisa Berdoa

HUJAN yang tak kunjung membasahi Bumi Paguntaka, membuat Embung Binalatung…

Selasa, 17 September 2019 12:12

Waspada Penyakit Dampak Kabut Asap

TARAKAN - Meski masih dinyatakan aman, namun kabutasap di Tarakan…

Selasa, 17 September 2019 11:53

Umi dan Sofian Berebut Simpati PDIP

PETA PARPOL DI DPRD TANA TIDUNG   PARPOL        JUMLAH KURSI…

Selasa, 17 September 2019 09:32
Ramah, berwibawa dan santun. Itulah sosok Agus Priyono, S.E, Sk, CA, di mata anak buahnya. Mungkin belum banyak yang mengenal sosok pria kelahiran Banyumas, 21 April 1972 ini. Ia adalah kepala perwakilan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Perwakilan K

Awal Karier Terbayang sebagai Teller Bank

MENGAWALI karir di Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK), sebenarnya bukanlah tujuan…

Senin, 16 September 2019 10:22

Di Nunukan, Semua Sekolah Diliburkan, Bandara Ditutup

DINAS Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Nunukan, meliburkan seluruh sekolah di…

Senin, 16 September 2019 09:47

Ada Tambang, Diusulkan Ada BUMD yang Kelola Sumber Daya Alam

POTENSI itulah membuat Pulau Tarakan yang saat ini sudah menyandang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*