MANAGED BY:
SENIN
01 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Senin, 27 Mei 2019 09:51
Tak Dinafkahi Suami, IRT Curi Motor
DIBEKUK: EA yang berhasil diamankan oleh Unit Jatanras Sat Reskrim Polres Tarakan lantara melakukan curanmor. SATRESKRIM POLRES TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Terdesak kebutuhan ekonomi membuat Ibu Rumah Tangga (IRT) berinisial EA (35) ini harus rela mencuri motor. Rencananya hasil penjualan motor itu akan gunakan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Namun nyatanya ibu beranak satu itu harus mendekap di balik jeruji besi lantaran perbuatan tersebut.

EA diamankan oleh personel unit Jatanras Sat Reskrim Polres Tarakan di rumah kontrakannya di daerah Markoni, Kelurahan Pamusian, Rabu (22/5) lalu.

Kapolres Tarakan AKBP Yudhistira Midyahwan melalui Kasat Reskrim AKP Ganda Patria Swastika mengatakan, motor yang dicuri oleh EA tidak jauh dari lokasi kontrakan yang ia tempat. Motor Honda Beat tersebut dicuri oleh EA di sekitaran kos-kosan pada Senin (20/5).  “Awalnya kami dapat laporan dari masyarakat bahwa ada seorang wanita yang akan menjual motor tapi tidak ada kelengkapan suratnya,” ungkapnya.

Dalam laporan itu didapati pelaku juga menjual motor dengan harga yang sangat murah yaitu Rp 1,5 juta. Akhirnya, menindalanjuti laporan tersebut petugas kemudian memancing pelaku, dengan cara akan membeli motor tersebut. “Pelaku datang membawa motor langsung kami amankan beserta barang bukti,” bebernya. 

Dari pengakuan EA kepada polisi, ia baru pertama kali melakukan aksinya karena terdesak kebutuhan hidup. Apalagi dengan statusnya sebagai istri kedua, suaminya tidak menafkahi dirinya dan anaknya. Pelaku mengakui juga dari Gorontalo merantau ke Tarakan untuk mencari pekerjaan, tapi terus menikah dengan orang dan punya anak di kota ini. “Untuk modusnya, ia gunakan kunci ganda dan mencari setop kontak motor yang rusak, kemudian mencoba-coba untuk menghidupkan motor yang akan ia curi,” imbuhnya. “Untuk sementara EA terancam dipenjara dengan hukuman maksimal 5 tahun penjara, sesuai pasal 362 KUHP,” jelasnya. (zar/ash)


BACA JUGA

Senin, 01 Juni 2020 02:11

Pelonggaran Kegiatan di Rumah Ibadah Dibahas Lagi

TARAKAN - Rencana pelonggaran ibadah di rumah ibadah yang akan…

Senin, 01 Juni 2020 02:03

Dengan Sampe, Musisi Kaltara Menasional

Sebagai anak asli Kalimantan, membuat Uyau Moris bertekad ingin mempopulerkan…

Sabtu, 30 Mei 2020 11:54

Dunia Usaha Bergairah sambut New Normal di Tarakan

Di Tarakan, sejumlah sektor usaha seperti perhotelan dan kafe sudah…

Sabtu, 30 Mei 2020 11:53

Kawal New Normal di Tarakan Tanpa Sanksi

TARAKAN - Untuk melihat kesiapan Kota Tarakan dalam menjalani tatanan…

Sabtu, 30 Mei 2020 11:47

Di Tarakan, Pasien Sembuh Terus Bertambah

JUMLAH pasien positif Covid-19 yang dirawat terus berkurang. Gugus Tugas…

Jumat, 29 Mei 2020 11:53

Pola Ibadah di Masjid pada New Normal Bertahap

MAJELIS Ulama Indonesia (MUI) mengakui jika sebagian masjid di Kaltara…

Jumat, 29 Mei 2020 11:24

Kapolda: PSBB Tarakan Berhasil

TARAKAN - Penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Tarakan…

Jumat, 29 Mei 2020 10:54

Buronan Perampok Berhasil Dibekuk di Rumah Mertua, Lihat Tuh Kakinya Bolong..!!

TARAKAN- Pelarian pelaku perampokan di area tambak Sungai Liu, Kabupaten…

Jumat, 29 Mei 2020 10:44

Dua Reaktif Rapid Test di Jalan Kusuma Bangsa Sudah Diisolasi

TARAKAN - Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Tarakan,…

Jumat, 29 Mei 2020 10:24

Soal Rapid Test ke Karyawan, STB: Kerja Sama dengan Dinkes

TARAKAN - Beredar foto-foto sejumlah tenaga medis di salah satu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers