MANAGED BY:
RABU
13 NOVEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Senin, 27 Mei 2019 09:47
Pertamina EP Utamakan Safety

Produksi Migas Terhenti di Sumur PAM 759

AREA SUMUR: Sejumlah pekerja PT Pertamina EP melakukan pengerjaan pada salah satu sumur di Kelurahan Kampung Satu Skip, Tarakan Tengah, Kamis (23/5). JOHANNY SILITONGA/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN - Tempat Hiburan Malam (THM) Rindu Malam yang berada di Kelurahan Kampung Satu Skip, Tarakan Tengah, menjadi dilema setelah kebocoran pipa Pertamina EP (PEP) berada tepat di bawah bangunannya.

Legal and Relation PT Pertamina EP Asset 5 Tarakan Field SarahYunita bahwa PEP mengupayakan tindak lanjut sesuai dengan prosedur. Untuk itu, pihaknya tidak ingin bersikap gegabah yakni dengan melakukan pembongkaran bangunan secara asal-asalan. “Jadi semuanya kami lewatin prosedur. Kami berusaha buat suasana kondusif, minim bentrokan, minim gesekan dan aman,” tuturnya.

Untuk itu, PEP saat ini lebih mengutamakan safety lebih dulu, setelah itu barulah pihaknya bergerak ke arah lain. Hingga kini, Sarah menyatakan pihaknya masih melakukan penutupan keran pada saluran pipa minyak yang bocor. Untuk itu, saat disinggung terkait masalah pembongkaran, Sarah menyatakan tidak ingin bersifat buru-buru, sebab pihaknya akan memastikan keamanan lingkungan lebih dulu.

“Sekarang yang ditutup itu satu sumur, yakni PAM 759,” katanya.

Jika penutupan sumur lama dilakukan, maka akan berdampak langsung pada produksi minyak PEP. Untuk diketahui, saat ini di Tarakan memiliki 2 ribu sumur yang posisinya tersebar baik aktif maupun non aktif. “Jadi di sekitar lokasi itu memang ada beberapa sumur, cuma yang terkait lokasi ini hanya satu yang tertutup. Produksi kami jadi terhambat, cuma kapan dan bagaimana prosedurnya, nantilah. Karena kami masih mencari cara,” jelasnya.

Sarah menyatakan bahwa pihaknya sudah melakukan pertemuan langsung bersama pemilik bangunan dengan pihak kelurahan sebagai mediator. Melalui pertemuan tersebut, pemilik THM Rindu Malam belum memberikan jawaban yang jelas.

“Masih ngambang, jadi kalau kami yang pertama itu masalah safety dulu. Kalau sudah aman, baru kami lakukan yang lain,” ucapnya dalam buka bersama 30 anak yatim Panti Asuhan Mawaddawaramah, Kamis (23/5). (shy/lim)

 

 


BACA JUGA

Selasa, 12 November 2019 14:16

Tarif Jasa Pengiriman Perlu Diatur

TARAKAN - Sistem baru dalam aktivitas pengiriman barang pada Pelabuhan…

Selasa, 12 November 2019 13:59

Kenaikan Hanya Berdampak pada Warga Mampu

TARAKAN - Kenaikan iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan…

Selasa, 12 November 2019 10:50

APBD Tarakan Tahun 2020 Diprediksi Rp 1 Triliun

TARAKAN - Pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2020…

Senin, 11 November 2019 11:57

Ditinggal Berbelanja, Rumah Terbakar

TARAKAN - Kebakaran menimpa dua rumah dan satu gudang yang…

Sabtu, 09 November 2019 09:58

Ular 8 Meter Bolak-balik Masuk Pasar

TARAKAN – Beberapa warga berlarian meninggalkan kiosnya di bagian Selatan…

Sabtu, 09 November 2019 09:56

Jusuf SK: Dukungan Nasdem Belum Tentu

MESKI tercatat sebagai kader Partai Nasional Demokrat (Nasdem), dr. H.…

Sabtu, 09 November 2019 09:53

Meski Sembuh, Penyakit Mizyan Bisa Kambuh

TARAKAN – Bayi yang diketahui bernama Mizyan Haziq Abdillah, sebelumnya…

Sabtu, 09 November 2019 09:49

Anak SD Jadi Korban Badai

BELAKANGAN ini pelanggan PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan…

Sabtu, 09 November 2019 09:45

Dari Penghargaan hingga Pembicara di Kampus Terkenal

Walaupun umurnya sudah jelang 67 tahun, tidak menyurutkan semangat H.…

Jumat, 08 November 2019 14:49

Menunggak Setahun, 1.800-an SR Diputus PGN

TARAKAN - Saat ini, jaringan gas (jargas) terpasang pada 15…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*