MANAGED BY:
SENIN
23 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Minggu, 26 Mei 2019 12:57
Tujuan Zonasi Baik Adanya, Tapi...

PROKAL.CO,  

TARAKAN- Pengamat pendidikan Kota Tarakan, Tajuddin Noor mengatakan bahwa pada dasarnya, sistem zonasi telah diterapkan pada 2 tahun lalu di Kota Tarakan.

Menurut Tajuddin sistem zonasi yang digunakan pihaknya dulu per kelurahan dengan pertimbangan penyebaran distribusi sekolah. “Kalau hanya dibatasi yang dekat, misalnya hanya RT tertentu, maka akan ada anak yang tidak kebagian karena mereka punya hak untuk memperoleh pendidikan,” ujarnya.

Tajuddin mengatakan bahwa sistem zonasi ini juga pernah dibahas Disdikbud bersama pemerintah pusat. Pada dasarnya, tujuan penerapan sistem zonasi baik adanya. Hal tersebut dilakukan dengan harapan ketidakadaannya sekolah favorit sehingga tidak adanya sekolah yang tersingkirkan.

 “Pandangan sekolah favorit itu harus dihapuskan. Tujuan pemerintah itu baik, agar paradigma masyarakat terhadap seluruh sekolah itu sama, dalam arti tidak ada lagi sekolah favorit dalam sistem pendidikan,” jelasnya.

Akan tetapi, karena pembangunan sekolah di Tarakan yang tidak merata ini pun membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan kesulitan, yang jika dibiarkan akan menjadi dampak yang buruk bagi masyarakat yang salah satu contohnya ialah orang tua sudah menjadi acuh tak acuh dengan hasil ujian anak.

 “Nampaknya memang masyarakat kita ini harus ada pemaksaan, dalam artian harus ada ketentuan yang mengikat sehingga mau tidak mau termotivasi untuk mewajibkan anak belajar dalam pelajaran tambahan dan seterusnya, karena ini sempat kami evaluasi,” tuturnya.

Meski dinyatakan baik, dalam penerapan sistem zonasi menurut Tajuddin, pemerintah berkewajiban untuk menyiapkan penyebaran sekolah dan tenaga pendidik yang merata. Menurut Tajuddin, angka partisipasi kasar (APK) di Tarakan saat ini terbilang cukup tinggi. Sehingga khusus sekolah menengah pertama (SMP) di Kota Tarakan menurutnya harus ditambah.

 “Saat ini kami memperkirakan, penyebaran penduduk itu kan di Karang Anyar, Selumit Pantai yang dikatakan padat. Paling tidak titik itulah yang perlu dipikirkan. Memang banyak dampak, dengan ini mobilitas masyarakat terhambat, arus lalu lintas pun bisa diatasi tidak terlalu padat, kerawanan anak pun semakin berkurang,” jelasnya.

Menurut Tajuddin, jika melihat perbandingan antara lulusan SD dengan ketersediaan SMP di Kota Tarakan masih terbilang sedikit. Sebab pertumbuhan penduduk di Kota Tarakan antara 3-4 persen per tahun.

 “Pertumbuhan penduduk tidak berbanding lurus dengan pertumbuhan infrastruktur sekolah, sehingga satu-satunya jalan adalah sekolah swasta,” katanya.

Faktanya, pendidikan di sekolah swasta terbilang mahal lantaran masyarakat selalu membandingkan antara sekolah negeri yang tidak berbayar dengan sekolah swasta yang berbayar. Namun menurut Tajuddin, tidak akan terjadi masalah di Tarakan jika masyarakat memilih untuk bersekolah di swasta apabila tidak diterima di sekolah negeri.

 “Tahun 2015 lalu, kami sempat sharing dengan DPRD untuk memberikan bantuan terhadap partisipasi masyarakat. Waktu itu masyarakat ada yang mau menempuh pendidikan di swasta, karena merasa terbantu. Tapi ini tergantung kondisi keuangan,” ucapnya.

Dalam hal ini, Tajuddin berharap agar dalam sistem zonasi pemerintah dapat mengambil langkah yakni dengan memberikan motivasi kepada anak untuk lebih giat dalam belajar, dan dapat berkompetisi dengan baik di lingkungan pelajar.

 “Zonasi itu positif, tapi harapan kami pemerintah segera membenahi sekolah itu baik infrastruktur, sarana prasarana dan ketersediaan guru,” ujarnya. (shy/lim)

loading...

BACA JUGA

Senin, 23 September 2019 08:57

Hafid-Undunsyah Bertemu, Sinyal Bakal Koalisi?

NUNUKAN – Kedatangan Dr. H. Undunsyah, M.Si, ke Nunukan menjadi…

Senin, 23 September 2019 08:50

Mantan Bupati Tanbu : Saya Ditawari Maju di Pilgub

MARDANI H. Maming akhirnya buka suara menyusul namanya yang santer…

Senin, 23 September 2019 08:36

Pakaian Rombengan Asal Malaysia, Pedagang Bilang : “Di Laut Ilegal, di Sini Tidak”

DI Jalan P. Aji Iskandar misalnya, pembeli ramai di sore…

Senin, 23 September 2019 08:24

Genap 12 Pasang Lolos ke Final

BABAK PENYISIHAN TARAKAN TIMUR Juara I          Muchtar-Suriadi…

Sabtu, 21 September 2019 09:34

Rogoh Kocek hingga Rp 400-an Ribu tiap Bulan

TARAKAN - Embung Binalatung yang terletak di Kampung Satu Skip,…

Sabtu, 21 September 2019 09:26

Ketua HIPMI Tertarik Pilgub Kaltara?

TARAKAN - Dari 13 figur yang mengambil formulir pendaftaran calon…

Sabtu, 21 September 2019 09:17

Malam Ini, Babak Penyisihan Tarakan Timur

TARAKAN – Babak penyisihan Lomba Domino Piala Irianto di Kecamatan…

Sabtu, 21 September 2019 08:35

Budi Daya Rumput Laut Sudah Langgar Batas Negara

TARAKAN- Wilayah budi daya rumput laut yang masih ditemukan di…

Sabtu, 21 September 2019 08:20

Sulap Lingkungan RT Menjadi Wadah Pendidikan

SEIRING berkembangnya zaman, kecanggihan tekonolgi tidak dapat dihindari. Tapi tergantung…

Jumat, 20 September 2019 09:33

BREAKING NEWS! Pipa Gas Bocor Keluar Api

TARAKAN - Warga sekitar RT 1 Kelurahan Gunung Lingkas dihebohkan,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*