MANAGED BY:
KAMIS
23 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Jumat, 24 Mei 2019 10:34
Puluhan CJH Terancam Batal Berangkat
SIAP BERANGKAT: Sebanyak 113 CJH Nunukan siap berangkat menuju embarkasi Balikpapan. Tampak proses pelepasan yang dilakukan di Islamic Centre Hidayaturrahman Agustus 2018 tahun lalu. RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Meskipun dapat tambahan kuota sebanyak 200 orang, namun puluhan calon jamaah haji (CJH) Kabupaten Nunukan justru terancam batal diberangkat. Dari catatan yang dimiliki kantor Kementerian Agama (Kemenag) Nunukan, sebanyak 22 CJH yang masuk daftar pemberangkatan 2019 ini harus dibatalkan.

“Mereka ini jamaah tambahan. Alasannya beragam. Ada yang belum melunasi dan ada juga yang memilih menunggu istri atau suaminya saja,” kata Kepala Seksi Haji dan Umrah Kemenag Nunukan, H. Muhammad Tahir kepada media ini kemarin.

Namun, lanjutnya, yang banyak bermasalah itu mengenai data identitas. Misalnya, ketika mendaftar sebagai CJH menggunakan nama Hasan. Namun, identitas paspor dan kartu tanda penduduk (KTP) dan lainnya menggunakan nama Sabri. Perbedaannya sangat jauh. Tapi, jika hanya persoalan tanggal, bulan dan tahun lahir yang hanya berbeda satu angka atau huruf saja masih bisa ditolerasi.  Karena tidak terlalu signifikan perbedaannya. “Masih dapat dibuatkan berita acara bahwa terjadi perbedaan tanggal bulan disebabkan karena hal yang tak diinginkan,” ujarnya.

Tapi, jika kesalahaannya signifikan. Misalnya, namanya berbeda dan nama orang tuanya sangat berbeda, maka untuk mengubahnya wajib melalui pengadilan negeri. Selama ini sudah banyak dilakukan dan sudah dapat diselesaikan sejak awal karena nomor kursinya masuk daftar pemberangkatan 2019 ini. Nah, yang masalah ini mereka yang masuk dalam daftar tambahan. Lalu, identitas mereka bermasalah. Misalnya, nama di KTP berbeda dengan paspor yang lama. Hingga batas akhir pelunasan persoalan itu belum selesai. Apalagi jika harus melalui proses pengadilan yang memakan waktu cukup lama.

“Paling cepat proses pengadilan itu sebulan. Kalau selesai dan diterima alasannya proses penggantian nama tidak masalah. Tapi, kalau tidak diterima dan ditolak, maka harus membuat dari awal lagi. Dan yang pasti tidak bisa berangkat haji karena dibatalkan dan digantikan dengan yang lain,” jelasnya.

Dikatakan, CJH yang banyak bermasalah dengan dokumen identitas mereka ini rata-rata Pekerja Migran Indonesia (PMI). Seperti dari Sandakan, Tawau (Sabah, Malaysia) dan sekitarnya. Dari kuota sebanyak 314 CJH terdiri dari 114 CJH reguler dan 200 CJH tambahan ini sekitar 10 persen itu bermasalah pada dokumen identitasnya.

“Untuk data pasti, kami belum tahu. Karena, masih banyak yang belum melaporkan paspornya,” bebernya.

Kendati demikian, lanjutnya, dari total kuota tersebut, pelunasan biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) sebesar Rp 38 juta lebih itu sudah mencapai 95 persen. Kini, proses pendataan dan perbaikan terhadap biodata CJH sedang dilakukan. “Adanya tambahan kuota 200 orang ini membuat daftar tunggu berkurang. Kalau daftar sekarang hanya menunggu 15 tahun saja dari sebelumnya 25 tahun. Jumlah daftar tunggu saat ini mencapai 2.600 orang,” sebutnya mengakhiri. (oya/ana)

 


BACA JUGA

Selasa, 21 Januari 2020 11:37

KTP Dukungan Jalur Independen Ditutup Februari

NUNUKAN – Bakal Calon (Balon) Bupati Nunukan yang ingin menempuh…

Senin, 20 Januari 2020 13:18

2020, Dana Bos Langsung Ditransfer ke Sekolah

NUNUKAN - Adanya ketentuan dari pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan…

Senin, 20 Januari 2020 13:16

Anjing Melenggang Nyebrang Jalan, Mobil Terjun ke Jurang

NUNUKAN – Mobil sedan yang ditumpangi satu keluarga dengan seorang…

Jumat, 17 Januari 2020 14:19

P3K Diklaim Akan Jadi Beban Pemkab

NUNUKAN – Sepertinya keberadaan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K)…

Jumat, 17 Januari 2020 14:16

King Cobra 5 Meter Masuk Rumah Warga

NUNUKAN –Warga Jalan Anastasya Wijaya – Sedadap, Nunukan Selatan, dikejutkan…

Jumat, 17 Januari 2020 11:07

Salah Input Data KIS, Kadir Dinyatakan Meninggal Dunia

NUNUKAN – Peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan bernama…

Selasa, 14 Januari 2020 09:58

Rian Nyaris Tewas Disengat Kabel Listrik

NUNUKAN – Bocah bernama Rian Jimmi, warga Desa Long Katung…

Selasa, 14 Januari 2020 09:49

Harapkan Segera Difungsikan dan Ditanami Pepohonan

NUNUKAN – Sebelum me-launching aplikasi Sebatik Polres Nunukan, Kapolda Kaltara…

Sabtu, 11 Januari 2020 11:37

Kepala Staf Umum TNI Tinjau Perbatasan, Ada Apa?

NUNUKAN – Jumat (10/1), Kepala Staf Umum TNI (Kasum TNI)…

Kamis, 09 Januari 2020 16:14

Tim SAR Hentikan Pencarian Mansyah

NUNUKAN – Dihari ke-7, Selasa (7/1) merupakan hari pencarian terakhir…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers