MANAGED BY:
SENIN
23 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Jumat, 24 Mei 2019 10:28
Wanita Pemilik H5 Dituntut Satu Tahun Penjara
DITUNTUT: Terdakwa perkara narkotika jenis Happy Five (H5) menjalani sidang tuntutan di Pengadilan Negeri (PN) Tarakan. ELIAZAR/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, class="m-5790701625528901939ydp6c35b935msonormal">TARAKAN – Wanita pemilik dua butir pil Happy Five (H5) yaitu Hasnah, menjalani sidang tuntutan di Pengadilan Negeri (PN), Selasa (21/5) lalu. Jaksa Penuntut Umum (JPU) Dinasto Cahyo Utomo yang membacakan tuntutan tersebut menuntut terdakwa hukuman penjara satu tahun dan denda Rp 5 juta, subsider tiga bulan kurungan.

Dikatakan Dinasto, terdakwa dianggap sopan dalam persidangan dan menyesali perbuatannya. Kemudian Hasnah juga mengakui perbuatannya dan mengakui H5 tersebut digunakannya agar bisa tidur. “Terdakwa didakwa pasal 62 UU RI No. 5 tahun 1997 tentang Psikotropika. Dalam pasal 62 ini berisi barang siapa secara tanpa hak, memiliki dan/atau membawa psikotropika dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 tahun dan pidana denda paling banyak Rp 100.000.000,” kata Dinasto.

Lebih lanjut kata Dinasto, berdasarkan keterangan saksi, pil H5 tersebut didapatkan Hasna dari dalam Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tarakan. Selain itu, dari pengakuan Hasnah, ia sering keluar malam sehingga menyulitkan dirinya tidur. Dari situ, Hasnah mulai mengomsumsi H5 agar bisa tidur. “Obat ini harus ada resep dokter, tapi dia tidak ada dan menyalahi aturan,” jelasnya.

Terpisah, kuasa hukum Hasnah, Nunung Tri Sulistyawati menuturkan, pil H5 yang dikomsumsi kliennya selama ini digunakan hanya untuk dirinya, agar ia bisa tidur. Diketahui H5 adalah psikotropika golongan IV. Dalam undang-undang, kata Nunung, psikotropika merupakan zat atau obat, baik alamiah maupun sintetis bukan narkotika, yang berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan saraf pusat yang menyebabkan perubahan khas pada aktivitas mental dan perilaku. “Dia tidak tahu itu dilarang atau tidak. Intinya dia pakai biar bisa tidur dan dia tidak beli barang itu karena dia dikasih temannya,” ungkapnya. (zar/ash)

 


BACA JUGA

Senin, 23 September 2019 09:00

MANTAP BAH..!! Transmart Tarakan Tahun Depan, Di Dalamnya Ada Trans Studio Mini

TARAKAN – Kehadiran pusat retail di Bumi Paguntaka yang rencananya…

Senin, 23 September 2019 08:57

Hafid-Undunsyah Bertemu, Sinyal Bakal Koalisi?

NUNUKAN – Kedatangan Dr. H. Undunsyah, M.Si, ke Nunukan menjadi…

Senin, 23 September 2019 08:50

Mantan Bupati Tanbu : Saya Ditawari Maju di Pilgub

MARDANI H. Maming akhirnya buka suara menyusul namanya yang santer…

Senin, 23 September 2019 08:36

Pakaian Rombengan Asal Malaysia, Pedagang Bilang : “Di Laut Ilegal, di Sini Tidak”

DI Jalan P. Aji Iskandar misalnya, pembeli ramai di sore…

Senin, 23 September 2019 08:24

Genap 12 Pasang Lolos ke Final

BABAK PENYISIHAN TARAKAN TIMUR Juara I          Muchtar-Suriadi…

Sabtu, 21 September 2019 09:34

Rogoh Kocek hingga Rp 400-an Ribu tiap Bulan

TARAKAN - Embung Binalatung yang terletak di Kampung Satu Skip,…

Sabtu, 21 September 2019 09:26

Ketua HIPMI Tertarik Pilgub Kaltara?

TARAKAN - Dari 13 figur yang mengambil formulir pendaftaran calon…

Sabtu, 21 September 2019 09:17

Malam Ini, Babak Penyisihan Tarakan Timur

TARAKAN – Babak penyisihan Lomba Domino Piala Irianto di Kecamatan…

Sabtu, 21 September 2019 08:35

Budi Daya Rumput Laut Sudah Langgar Batas Negara

TARAKAN- Wilayah budi daya rumput laut yang masih ditemukan di…

Sabtu, 21 September 2019 08:20

Sulap Lingkungan RT Menjadi Wadah Pendidikan

SEIRING berkembangnya zaman, kecanggihan tekonolgi tidak dapat dihindari. Tapi tergantung…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*