MANAGED BY:
SABTU
14 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Rabu, 22 Mei 2019 10:07
Dituntut 19 Tahun, Hendrik Divonis Cuma 9 Tahun Penjara
SIDANG PUTUSAN: Terdakwa Hendrik (kanan) mendengarkan putusan yang dibacakan oleh majelis hakim di PN Tarakan. ELIAZAR/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Terdakwa perkara kepemilikan sabu 1 kg yaitu Hendrik, divonis 9 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Tarakan. Sebelumnya Hendrik diketahui dituntut oleh JPU dengan hukuman penjara 19 tahun.

Sidang yang berlangsung pada Senin (20/5) sore lalu itu, Hendrik didampingi kuasa hukumnya Rabshody Roestam dan Nazamuddin, sementara Jaksa Penuntut Umum (JPU), Debby F. Fauzy.

Dalam putusannya, ketua majelis hakim Toni Irfan menyatakan bahwa putusan tersebut didasarkan atas pertimbangan tuntutan, dakwaan JPU dan pembelaan yang diajukan oleh kuasa hukum terdakwa. Dalam keterangan saksi dan barang bukti yang diajukan oleh jaksa, didapati fakta hukum dan menjadi dasar majelis hakim dalam memberikan putusan. “Dengan pertimbangan terdakwa sudah memenuhi semua unsur 114 ayat 2 juncto pasal 132 Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” katanya.

Kemudian, dalam memberikan putusan juga majelis hakim mempertimbangkan terkait hal yang meringankan bagi terdakwa. Di antaranya terdakwa dianggap sopan selama persidangan berlangsung. “Mengadili dan menyatakan terdakwa Hendrik terbukti melakukan pidana pemufakatan jahat dan menjatuhkan pidana penjara selama 9 tahun denda Rp 1 miliar dengan ketentuan, apabila denda tidak dibayar diganti pidana penjara selama 3 bulan,” tutur majelis hakim dalam membacakan putusan.

Humas Pengadilan Negeri Tarakan Melcky Johny Ottoh saat dikonfirmasi mengungkapkan, dari fakta persidangan majelis hakim mendapati bahwa terdakwa

terbukti sebagai prekusor atau perantara dalam perkara sabu ini. Terdakwa tidak boleh menjalani pidana lebih dari batas maksimum 20 tahun penjara. Kemudian terhadap putusan tersebut, jaksa menyatakan masih pikir-pikir. “Sebagaimana dalam Perma No.3 tahun 2019, bahwa terdakwa sedang menjalani 10 tahun penjara, jadi majelis beranggapan tinggal menjalani sisa dari yang telah dijatuhi,” singkatnya.

Terpisah, Rabshody Roestam selaku kuasa hukum terdakwa mengungkapkan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan terdakwa untuk menyatakan sikap terhadap putusan tersebut. Pihaknya diketahui memiliki waktu 7 hari untuk menyatakan sikap apakah menerima atau banding terhadap putusan tersebut. Namun, pihaknya juga tetap menghargai putusan majelis hakim. Meskia tidak sependapat karena masih banyak hal yang tidak diuraikan majelis dalam amar putusannya. “Salah satunya terhadap terdakwa yang dinyatakan bersalah dan dikatakan sebagai perantara jual beli. Kemudian ada beberapa fakta-fakta yang tidak sinkron dengan putusan yang dibacakan majelis. Kalau JPU menyatakan banding, kami juga akan menyatakan banding,” jelasnya. (zar/ash)

 


BACA JUGA

Sabtu, 14 Desember 2019 12:06

Kontraktor Kabur Tinggalkan Lubang

TARAKAN - Masih banyak lubang galian jaringan gas (jargas) yang…

Sabtu, 14 Desember 2019 12:03

Bangun Komunikasi Mencegah Konflik

TARAKAN - Masih mudah menemui provokasi di media sosial menjelang…

Sabtu, 14 Desember 2019 12:01

Seleksi CPNS di Kaltara Semakin Mudah

TARAKAN - Menjelang ujian seleksi calon pegawai  negeri sipil (CPNS),…

Jumat, 13 Desember 2019 14:16

Kabul Pernikahan Bisa Diwakilkan

TARAKAN - Setelah hebohnya kabar perceraian dapat dilakukan secara online,…

Jumat, 13 Desember 2019 14:14

Sertifikat HGB Bisa Diubah SHM

TARAKAN – Minimnya pengetahuan soal mekanisme sertifikasi laha di Bumi…

Jumat, 13 Desember 2019 14:12

Pendapatan Samsat Terealisasi 98 Persen

TARAKAN – Pertengahan Desember ini, Kantor Pelayanan Samsat Induk Tarakan…

Jumat, 13 Desember 2019 14:08

Perpanjangan Dermaga 200 Meter

TARAKAN – Dermaga Pelabuhan Malundung Tarakan rencananya akan diperpanjang ke…

Jumat, 13 Desember 2019 13:58

Apresiasi KPU Terhadap Dukungan Radar Tarakan

TARAKAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tarakan mengapresiasi partisipasi SKH…

Kamis, 12 Desember 2019 11:36

Rekomendasi PAN ke Ibrahim, DPW Kaget

TARAKAN – Ibrahim Ali, A.Md, menjawab isu yang berkembang mengenai…

Kamis, 12 Desember 2019 11:33

Tegas Meminta Antrean Panjang Dihilangkan

TARAKAN – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltara…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.