MANAGED BY:
JUMAT
03 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Selasa, 21 Mei 2019 11:19
Dimangsa Buaya, WNI Ditemukan Tanpa Kepala

Pekerja Migran Tewas Dimangsa Buaya

ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, NUNUKAN – Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) diketahui kesehariannya  sebagai petani di Felda Sahabat 41, Lahad Datu Negeri Sabah Malaysia, tewas lantaran menjadi mangsa buaya di sungai kebun tempat dirinya bekerja, Jumat (17/5) lalu.

Korban diketahui bernama Stephen Tolok (37) Warga Negara Indonesia (WNI) asal Nusa Tenggara Timur (NTT). Korban tinggal bersama rekan-rekannya di kebun Felda Sahabat 41 Malaysia. Korban tewas lantaran mengalami luka serius  yakni korban kehilangan kepala dan lengan.

Kepala Fungsi Sosial dan Budaya, Konsulat Republik Indonesia (KRI) Tawau, Firma Agustina yang dikonfirmasi media ini mengatakan pihaknya hingga kini tengah mendalami kasus tersebut dan berkoordinasi dengan Aparat Keamanan Malaysia (Apkam) dan majikan PMI tersebut.

Tentunya itu dilakukan untuk memastikan PMI tersebut akan mendapatkan hak dari majikannya di perusahaan yang mempekerjakannya, dengan bantuan yang difasilitasi dari pihak KRI Tawau. “Majikan sendiri memang yang langsung melaporkan ke Konsulat ketika kejadian. Majikan karena berencana untuk memulangkan jenasah di NTT. Tentu Konsulat akan memfasilitasi proses pemulangan jenasah yang bersangkutan,” beber Firma.

Informasi yang diterima media ini, awalnya korban bersama rekannya sedang menjala ikan di sungai Kilang Sahabat 41 Kampung Kembara Sakti. Saat sedang asyik menjala, korban tiba-tiba saja diterkam buaya dan diseret hingga ke dalam sungai.

Korban saat itu sempat berteriak meminta tolong, namun rekannya yang melihat langsung korban diterkam tidak bisa berbuat banyak. Pada akhirnya korban pun ditenggelamkan buaya yang memangsanya. Rekan korban pasca kejadian seketika pulang dan melaporkan kejadian tersebut. Pencarian korban pun langsung dilakukan oleh rekan-rekan satu kerja yang lainnya.

Setelah ditemukan, keadaan korban sudah tidak utuh lagi. Korban ditemukan sudah tanpa kepala. Tangan sebelah kanan korban juga hilang, tangan sebelah kanan juga nyaris hingga putus tulang rusuk. Ditubuh korban banyak ditemukan bekas luka gesekan gigi buaya. (raw/zia)

 


BACA JUGA

Kamis, 02 April 2020 14:08

20 Koli Kepiting Bakau Nyaris Lolos ke Malaysia

NUNUKAN – Di tengah polemik Covid-19 di perbatasan dengan masih…

Selasa, 31 Maret 2020 11:44

Nunukan Kaji Rencana Isolasi

NUNUKAN- Melalui surat edaran (SE) Kemendagri, kepala daerah akhirnya bisa…

Selasa, 31 Maret 2020 11:39

TKI dari Malaysia Dikarantina di Nunukan, Ini Kata Laura

NUNUKAN- Bupati Nunukan Asmin Laura menyebutkan, seusai arahan Gubernur Kaltara…

Minggu, 22 Maret 2020 15:22

Lockdown Dibuka Dua Hari, Malaysia Terus Pulangkan WNI

Sebanyak 297 Warga Negara Indonesia (WNI) yang bekerja di Malaysia…

Jumat, 20 Maret 2020 14:51

30 Calon PMI Batal ke Malaysia

NUNUKAN – Setidaknya ada 30 calon Pekerja Migran Indonesia (PMI)…

Kamis, 19 Maret 2020 15:21

8 WNI Positif Corona di Sabah, Penyeberangan Internasional Lumpuh

TAWAU- Kepala Konsulat RI Tawau Sulistijo Djati Ismojo mengatakan, di…

Kamis, 19 Maret 2020 10:24

Keluarga PDP Covid-19 Dipantau

NUNUKAN- Sejumlah keluarga PDP yang tengah dirawat di RSUD Tarakan…

Selasa, 17 Maret 2020 13:35

Gubernur Usulkan RS Rujukan Covid-19 di Nunukan

Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Irianto Lambrie mengatakan, dalam…

Selasa, 17 Maret 2020 13:30

Sudah 8 Orang Positif Covid-19 di Tawau

SETELAH dirawat selama 4 hari sejak Kamis (12/3) lalu, deportan…

Sabtu, 14 Maret 2020 11:19

Kandidat Senyawa Antivirus Corona

  JAMBU BIJI       - Tim Peneliti Kedokteran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers