MANAGED BY:
KAMIS
17 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Senin, 20 Mei 2019 13:08
Tiga Investor KIPI Kantongi Izin Lokasi

Industri Smelter Akan Dibangun

KAWASAN KIPI: Salah satu investor yang akan berinvestasi di KIPI akan membangun industri smelter. Tampak aktivitas di pantai Tanah Kuning-Mangkupadi, Tanjung Palas Timur. RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Jika sebelumnya hanya ada dua investor yang telah mengantongi izin lokasi pembangunan di Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) Tanah Kuning-Mangkupadi di Kecamatan Tanjung Palas Timur. Kini jumlah itu bertambah satu investor setelah PT Indonesia Strategis Industri (ISI) mengantogi izin lokasi.

Artinya, sejauh ini telah ada tiga investor yang memiliki izin lokasi. Sedangkan empat investor lainnya belum berizin, karena masih dalam tahap pengurusan izin.

Bupati Bulungan, H. Sudjati menjelaskan, sesuai kewenangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan melalui Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bulungan, membantu memfasilitasi perizinan investor saja.

“Pada prinsipnya, kita siap memberikan izin dengan catatan seluruh persyaratan telah lengkap,” kata Bupati kepada Radar Kaltara belum lama ini.

Dalam proses perizinan, seluruhnya diproses melalui sistem online single submission (OSS). Untuk bisa mendapatkan izin lokasi diperlukan adanya pertimbangan teknis (pertek) oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk selanjutnya disetujui oleh kepada daerah. “Melalui sistem OSS ini, akan lebih mempermudah perizinan, karena langsung menggunakan sistem,” bebernya.

Meski begitu, verifikasi di lapangan juga masih diperlukan. Terutama untuk kawasan yang diusulkan untuk dikelola wajib clear and clean (jelas dan bersih). Organisasi perangkat daerah (OPD) terkait juga harus menindaklanjuti, jadi meksipun melalui aplikasi memasukan data secara mandiri oleh yang mengajukan tetapi tetap dilakukan verifikasi lapangan dulu.

Sebelumnya, Sekretaris DPMPTSP Bulungan, Jahrah mengatakan, hingga saat ini memang sudah ada tujuh investor yang mengajukan perizinanan untuk berinvestasi di KIPI. “Saat ini ketujuh investor itu tengah mempersiapkan beberapa dokumen pelengkap untuk selanjutnya bisa mendapatkan izin,” kata Jahrah.

Khusus lima investor, ada yang berencana mengelola KIPI dan ada juga yang akan membangun industri pengolahan dan pemurnian (smelter) di KIPI. Adapun kelima investor itu yakni PT Inalum, PT Indonesia Strategis Industri, PT Indonesia Dafeng Heshun Energi Industri, PT Kayan Patria Propertindo dan PT Adidaya Supra Kencana. Dari lima invetor itu, lima di antaranya mengajukan izin untuk mengelola KIPI.

“Satu investor, yakni PT Inalum rencananya akan membangun industri smelter, tapi semua masih dalam tahap proses pengurusan izin, hanya PT Kayan Patria Propertindo dan PT Adidaya Supra Kencana saja yang sudah memiki izin,” ujarnya.

Sedangkan dua investor, PT Dragon Land dan Al Bassam seluruh perizinannya melalui sistem OSS. Selain dua investor yang telah memiliki izin, ada juga tiga perusahan yang telah mendapatkan pertek BPN. “Jika ingin mendapatkan izin lokasi tentu harus terlebih dahulu mendapatkan pertek dari BPN, setelah itu baru mendapatkan persetujuan dari kepala daerah dalam hal ini Bupati,” jelasnya.

Menyoal perizinan yang lambat, Jahrah menjelaskan, sebenarnya hal itu lebih dikarenakan proses pengurusan oleh investor yang membutuhkan waktu lama. Karena pihak investor harus terlebih dahulu melakukan survei. “Jadi prosesnya itu panjang, prosesnya juga membutuhkan waktu yang panjang,” pungkasnya. (*/jai/eza)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 16 Oktober 2019 11:04

Kacabjari Menunggu Penyerahan dari Pemkab KTT

 TANJUNG SELOR - Pembangunan Kantor Cabang Kejaksaan Negeri (Kacabjari) Bulungan…

Rabu, 16 Oktober 2019 10:54

INGAT..!! Semua Speedboat Harus Dilengkapi Pintu Darurat

 TANJUNG SELOR – Langkah tegas dilakukan pihak Dinas Perhubungan (Dishub)…

Rabu, 16 Oktober 2019 10:41

Kabupaten/Kota ‘Disuntik’ Dana Rp 29 Miliar

 TANJUNG SELOR – Ketersediaan anggaran merupakan salah satu faktor pendukung…

Rabu, 16 Oktober 2019 10:31

BPPRD Raup Rp 311 Miliar dari Pajak Daerah

 TANJUNG SELOR – Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD)…

Rabu, 16 Oktober 2019 10:18

Kembalikan Berkas,Sigit Optimistis Didukung Partai

 TANJUNG SELOR - Waktu pengembalian berkas pendaftaran bakal calon (balon)…

Selasa, 15 Oktober 2019 09:25

NPHD Disepakati, Anggaran KPU Naik Rp 1 M

 TANJUNG SELOR – Setelah melakukan pembahasan yang cukup alot, akhirnya…

Selasa, 15 Oktober 2019 09:19

Petani Keluhkan Harga TBS Kelapa Sawit

 TANJUNG SELOR – Harga jual tandan buah segar (TBS) kelapa…

Selasa, 15 Oktober 2019 09:12

Gubernur Usul Pemekaran Daerah Terbatas di RPJMN

 TANJUNG SELOR – Berbagai upaya terus dilakukan pemerintah daerah, khususnya…

Selasa, 15 Oktober 2019 09:03

Pinjam dan Baca Buku Menggunakan Ujung Jari

 JIKA sebelumnya masyarakat yang ingin membaca buku itu harus datang…

Senin, 14 Oktober 2019 09:28

Anggaran Terbatas, Bukan Alasan

 12 Oktober 2019, Kabupaten Bulungan genap berusia 59 tahun. Namun,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*