MANAGED BY:
SENIN
26 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 18 Mei 2019 10:01
Masjid Darussalam, Tertua di Karang Anyar

Masjid-Masjid Tua di Kota Tarakan (Bagian-10)

PADAT JEMAAH: Suasana Masjid Darussalam yang terletak di Jalan Seroja Kelurahan, Karang Anyar, Kecamatan Tarakan Barat. AGUS DIAN ZAKARIA/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, Bagi warga yang biasa melintas di Jalan Seroja, Kelurahan Karang Anyar, mungkin masjid ini tidaklah asing. Masjid yang letaknya tepat di pinggir jalan ini, sangat muda ditemui. Masjid Darussalam, masjid yang konon merupakan masjid tertua di Kelurahan Karang Anyar, Tarakan Barat mencatat sejarah panjang.

 

AGUS DIAN ZAKARIA

 

LUASNYA tak seberapa, hanya sekira 15 x 20 meter. Berlantai 2. Didirikan pada tahun 1947. Dulunya hanya sebuah surau atau yang lebih dikenal dengan istilah langgar.

Moh. Yusuf Mardi, pengurus masjid mengungkap lahan tempat berdirinya masjid. Tanah wakaf seorang warga setempat. Meski demikian, masjid ini baru diresmikan tahun 1977. "Memang di Karang Anyar ini dulu belum ada masjid. Jadi ini dulu sudah 30 tahun difungsikan baru diubah menjadi masjid tahun 1977 dan saat itu belum ada satu pun masjid di Kelurahan Karang Anyar," ujar Yusuf, kemarin (17/5).

Nama Darussalam sendiri, merupakan nama seorang tokoh warga setempat yang berperan besar dalam mengurus tanah tempat berdirinya masjid tersebut. Meski bukanlah seorang yang mewakafkan tanahnya, tokoh tersebut dianggap berperan besar pada proses pembangunan masjid.

"Kenapa namanya Masjid Darussalam, karena dulu yang mengurus wakaf tanah ini namanya Bapak Salam. Sehingga nama masjid ini Darussalam yang artinya keselamatan. Supaya orang yang beribadah di masjid ini senantiasa diberi keselamatan dunia dan akhirat," jelasnya.

Berdiri pasca invasi tentara Jepang, kawasan masjid ini memang dari dulu dikenal padat penduduk. "Di sini merupakan pusat ibadah masyarakat Tarakan Barat khususnya Karang Anyar. Banyak yang meyakini masjid ini merupakan masjid tertua di Tarakan Barat karena di tahun itu kawasan ini masih satu-satunya kawasan permukiman padat," tuturnya.

Sementara itu, salah seorang warga tertua setempat sekaligus salah satu pemerhati Masjid Darussalam H. Margono mengungkapkan, lahan masjid dulunya lebih luas dengan yang ada sekarang ini. Seiring pembangunan jalan, sebagian lahan masjid dipangkas. "Masjid ini dulu ukurannya lebih besar dari yang sekarang. Dulu itu masjid ini sampai ke jalan umum di depan. Tapi karena ada kepentingan pemerintah sekitar tahun 70-an untuk melebarkan jalan, sehingga masjid ini terpotong. Kira-kira 3 meter untuk kepentingan jalan umum," tuturnya.

Sedikitnya masjid ini telah melewati 6 tahap renovasi sejak saat pertama kali didirikan. Sehingga bentuk masjid yang dahulu sangatlah jauh berbeda seperti sekarang yang kapasitasnya dapat menampung 600 jemaah.

"Dulu bentuknya bisa dibilang lucu karena bagian depan langgar sama sekali tidak memiliki ventilasi udara seperti jendela. Jadi dulu bagian depan masjid hanya pintu saja. Kapasitasnya 600 jamaah ukurannya 10 kali 15 meter. Kalau salat hari biasa itu bisa sampai 5 atau 6 saf," terangnya.

Hingga saat ini masjid ini memiliki tradisi berbeda pada masjid lainnya. Ialah kegiatan menjaga silahturahmi yang dilangsungkan pada minggu pagi. Di masjid ini, setiap minggu pagi jemaah diwajibkan berkumpul memenuhi masjid untuk berbincang-bincang sambil menyantap sajian makanan dari iuran warga. Hal itu dilakukan karena masyarakat setempat percaya lewat perkumpulan, solidaritas masyarakat dalam menjaga silahturahmi tetap terjaga.

“Itu dilakukan selama Ramadan. Minggu pagi kami mengadakan kegiatan silahturahmi jemaah masjid. Jadi minggu pagi kami berkumpul di sini menikmati sarapan sambil berbincang-bincang. Istilahnya untuk menjalin silahturahmi saja," pungkas H. Margono. (***/lim)

 


BACA JUGA

Senin, 26 Agustus 2019 12:03

MIRISNYA..!! PDAM di Kota Ini Krisis Air Dua Kali Setahun

Pelanggan  Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Alam ikut “gigit…

Senin, 26 Agustus 2019 11:59

Tiga Kader PKS Potensial Posisi Cawagub

TARAKAN - Menjelang Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Kalimantan…

Senin, 26 Agustus 2019 11:56

Mengenal Anggota DPRD Tarakan Periode 2019-2024 (Bagian-13)

H.M. Rusli H. Jabba menjabat periode keduanya di DPRD Tarakan.…

Senin, 26 Agustus 2019 11:29

Paling Banyak Dikunjungi Turis Australia

TARAKAN - Demi menghidupkan kisah sejarah perang dunia dan penjajahan…

Senin, 26 Agustus 2019 11:27

Niat Membelok, Jip Masuk Got

TARAKAN - Kecelaakaan tunggal kembali terjadi.  Jip Daihatsu dengan dengan…

Senin, 26 Agustus 2019 11:23

Minim Perhatian, Tanaman Liar Subur di Drainase

TARAKAN - Kurangnya perhatian warga terhadap lingkungan menyebabkan drainase RT…

Senin, 26 Agustus 2019 11:11

Batu Bara Terbakar, Petugas Kesulitan

TARAKAN - Hingga saat ini, kebakaran hutan dan lahan (karhutla)…

Senin, 26 Agustus 2019 11:10

BKSDA Pantau Perburuan Kayu Bajakah

TARAKAN – Kayu bajakah mendadak familiar setelah dibuktikan tiga pelajar…

Senin, 26 Agustus 2019 11:07

Pawai Pembangunan Dijadikan Event Nasional

TARAKAN - Malam ramah tamah, dalam rangka memperingati Hari Ulang…

Senin, 26 Agustus 2019 11:05

Mengenal Anggota DPRD Tarakan Periode 2019-2024 (Bagian-12)

Berkaca dari jejak karier politik sang ayah, Hayzal Zulkhan Helmi,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*