MANAGED BY:
SELASA
22 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Jumat, 17 Mei 2019 10:44
Mengaku Sempat Pesimis, Hasil di Luar Ekspektasi

Muhammad Misbahi Nur Ihsan Peraih Nilai UN Tertinggi se-Kaltara

MEMBANGGAKAN: Muhammad Misbahi Nur Ihsan dinobatkan sebagai peringkat pertama nilai UN Jurusan IPA tertinggi se-Kaltara. Tampak, ia berfoto bersama Kepala SMA Negeri 1 Tanjung Selor, Sunjono. RACHMAD RHOMADHANI/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, Muhammad Misbahi Nur Ihsan dinobatkan sebagai peringkat pertama dari hasil pengumuman nilai Ujian Nasional (UN) Jurusan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) oleh Disdikbud Kaltara. Diketahui, dari empat mata pelajaran yang diikutinya. Untuk mata pelajaran Fisika dan Matematika ia mendapatkan nilai 100. Sedangkan, Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris masing-masing 92 dan 98.

RACHMAD RHOMADHANI

“SAYA sama sekali tidak menyangka,” itulah ucapan awal Muhammad Misbahi Nur Ihsan saat diwawancarai penulis tentang capaiannya tersebut, Kamis (16/5).

Anak dari pasangan Muhammad Najib, S.P, M.Si dan Siti Rachmaniyah, S.Si, M.P ini bahkan mengaku, saat awal mengerjakan mata pelajaran yang diujikan secara nasional itu justru sedikit pesimis.

Sehingga saat itu, ia pasrah terhadap apa yang menjadi hasilnya kelak. Apakah nanti nilainya baik ataupun sebaliknya. Khususnya, pada beberapa mata pelajaran yang menurutnya memang cukup menguras pikirannya. “Jujur, saya sebenarnya agak pesimis saat mengerjakan soal-soalnya kala itu,” ungkapnya.

Namun, anak pertama dari lima bersaudara ini justru dibuat terkejut dari hasil pengumuman yang menunjukkan ia menjadi pelajar dengan peringkat pertama se-Kaltara. Menurutnya, capaian itu sungguh di luar ekspektasinya. Karena memang saat itu ia sejak awal menaruh rasa pesimis dalam dirinya.

“Tapi, dengan hasil seperti ini tentu saya bersyukur. Alhamdulillah ini memang nilainya yang saya sendiri tidak tahu mengapa bisa di luar ekspektasi,” katanya seraya menunjukkan wajah yang tak menyangka.

Padahal, lanjutnya, pelajar kelahiran Bogor 13 Maret 2001 ini mengenai persiapan sebenarnya ia tak ubahnya seperti rekan-rekan lainnya di sekolah. Persiapan memang harus ekstra. Terutama, mata pelajaran Fisika.

“Ya, kalau untuk saya pribadi di Fisika itu memang harus ekstra. Karena saya tidak ada ikut les,” ucap pelajar yang akrab disapa Misbah ini.

Ditanya alasan tak mengikuti les Fisika itu sendiri? Pelajar yang saat ini tinggal di Jalan Bhayangkara, Tanjung Selor ini mengaku lantaran sebelumnya sudah mengikuti langganan aplikasi ruang guru. Selain itu, ada akun zenius yang menjadi metode pembelajaran yang kala itu didapatkannya hasil pinjam dari rekannya.

“Untuk persiapan sekalipun tak les, hampir tiap sore saya sempatin nge-review materi Fisika dari kelas 10 hingga 12. Untuk waktu, kira-kira sejak November atau Desember lalu,” ujarnya.

Adapun, berdasarkan penjelasannya juga, aplikasi ruang guru itu merupakan aplikasi media belajar dengan menggunakan video. Sehingga semua materi SMA dari kelas 10, 11 dan 12 ada secara lengkap di dalam bentuk video itu. Sedangkan, zenius sendiri sejatinya sama seperti halnya media pembelajaran berbasis video. Hanya, dia bentuknya bukan aplikasi. Melainkan, harus buka websitenya terlebih dahulu.

“Kalau alasan lain saya tidak ikut les sebenarnya saya tidak tahu di mana tempat les yang bagus di sini. Itulah sampai saat akhir menempuh pendidikan di SMA Negeri 1 Tanjung Selor menggunakan yang ada saja metodenya,” akunya.

Di sisi lain, capaian yang diperolehnya itu merupakan suatu berkah tersendiri baginya. Apalagi, selama di kelas ia mengaku bahwa tak ubahnya seperti rekan-rekan lainnya. Bahkan, untuk tingkatan dalam di kelas sejatinya ada yang lebih dari dirinya.

“Saya nggak pernah tahu ranking saya dari kelas X. Cuma terakhir tahu di semester V, alhamdulillah itu pun dapat ranking III di kelas kalau tidak salah,” ungkapnya.

Namun, dikatakannya juga, hal yang saat ini cukup membuatnya bahagia dari capaiannya itu. Di mana orang tuanya sangat senang sekali lantaran buah hatinya mampu memberi sebuah prestasi di akhir masa sekolahnya selama tiga tahun itu. “Orang tua saya senang bangetlah,” ucapnya seraya tertawa kecil.

Ditanya kembali mengenai wacana perguruan tinggi mana yang akan dituju? Ia yang diketahui memiliki sebuah cita-cita sebagai dosen dan wirausahawan ini sampai saat ini mengaku belum menentukannya secara pasti.

Sebab, ia masih ragu untuk pilihan perguruan tinggi mana yang akan ditujunya kelak. Tak lain, sembari mempertimbangkan hal lainnya juga. “Saya sebenarnya maunya ke UI atau IPB. Atau kalau bisa sambil cari-cari beasiswa ke luar negeri,” tuturnya.

Sementara, Kepala SMA Negeri 1 Tanjung Selor, Sunjono dalam hal ini menyatakan suatu kebanggaannya atas keberhasilan siswanya yang mampu dinobatkan sebagai peringkat pertama UN Jurusan IPA. Menurutnya, capaian itu tentu terbilang sangat luar biasa lantaran cukup sulitnya. Apalagi, dari mata pelajaran tersebut sampai mendapatkan nilai sempurna atau 100 yakni Fisika dan Matematika.

“Kalau ditanya seperti apa perasaan saya? Ya, tentu saya merasa bangga karena punya anak yang mampu menorehkan hasil baik. Dia ini sejatinya tak hanya sekadar punya nilai capaian tertinggi se-Kaltara. Namun, dari dua mata pelajarannya pun mampu menyabet nilai tertinggi. Artinya ada dua torehan yang diraihnya,” ungkapnya.

Lanjutnya, capaian itu pun sebenarnya tak hanya membuat bangga dirinya semata. Melainkan, kedua orang tua, kabupatan hingga provinsi termuda di Indonesia ini. Pasalnya, tak semua provinsi bisa mendapatkan nilai 100.

“Nilai ini memang cukup jarang bisa dicapai secara sempurna. Di SMA Negeri 1 Tanjung Selor ini poduk kurikulum 2013 sudah jalan di tahun keempat. Alhamdulillah, ada hasil yang membanggakan dari produk K-13 itu,” ujar pria yang murah senyum ini.

Lebih jauh dikatakanya, Misbah sendiri berdasarkan pengamatannya di sekolah. Anaknya memang secara pribadi memiliki karakter yang bagus. Utamanya pada nilai keimanannya yang begitu kuat. Termasuk, sikap dan perilaku dari Misbah ini pun sangat baik.

“Anaknya ini terbuka dengan saya. Karena memang sistem itu diberlakukan agar anak atau pelajar dapat semakin semangat dalam belajar. Itulah mengapa pendekatan-pendekatan secara personel pun dilakukan. Dan Misbah sejauh ini sudah cukup baik terkait penerapan metode pembelajaran di sekolah ini. Untuk itulah mengapa capaian itu diraihnya,” tuturnya.

“Ia juga di 2018 lalu pernah mewakili Kaltara pada Olimpiade Sains Matematika. Artinya, memang anaknya ini memang sudah memiliki bakat,” sambungnya.

Hanya, ia berpesan kepada Misbah, diharapkan ia terus terpacu dalam semangat belajar yang tinggi. Apalagi, nanti akan masuk perguruan tinggi. Tentu saingan akan semakin ketat. Untuk itulah diminta semangatnya jangan pernah luntur.

“Keberhasilan di jenjang SMA ini harus terus mengalir hingga di perguruan tinggi. Artinya, tidak sampai capaian prestasi di sini saja. Namun, hingga nanti kejenjang yang lebih tinggi harus mampu mencapainya,” pesannya. (***/eza)

 

 


BACA JUGA

Senin, 21 Oktober 2019 10:31

Rawan Kecelakan, Tanjakan Km 16 Akan Dipangkas

 TANJUNG SELOR – Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat…

Senin, 21 Oktober 2019 10:13

Demo Anarkis, Minat Investor Turun

 TANJUNG SELOR – Meskipun wilayah Kalimantan Utara (Kaltara) relatif aman…

Senin, 21 Oktober 2019 10:08

Najamuddin Kantongi Dua Nama untuk Wabup

 TANJUNG SELOR – Selain mendaftar di beberapa partai politik (parpol)…

Senin, 21 Oktober 2019 09:54

Dua Pengetap Segera Duduk di Kursi Pesakitan

 TANJUNG SELOR – Dua pengetap berinisial SD dan AG akan…

Sabtu, 19 Oktober 2019 10:16

Pastikan Anggaran 20 Persen ke Pendidikan

 TANJUNG SELOR – Pembahasan mengenai anggaran pendapatan belanja daerah (APBD)…

Sabtu, 19 Oktober 2019 10:12

Wabup Minta Pengawasan WNA Perlu Perhatian

 TANJUNG SELOR - Keberadaan Warga Negara Asing (WNA) yang melakukan…

Sabtu, 19 Oktober 2019 10:02

Pemprov Salurkan Rp 2,5 M Dana Banpol

 TANJUNG SELOR - Dana bantuan partai politik (parpol) untuk 35…

Jumat, 18 Oktober 2019 09:42

Moratorium Sawit, Tak Satupun Izin Dikeluarkan

 TANJUNG SELOR – Moratorium sawit yang berdasar pada Instruksi Presiden…

Jumat, 18 Oktober 2019 09:32

Pecah Antrean, Kartu Kendali Akan Diterapkan

 TANJUNG SELOR – Menyikapi kerap terjadinya antrean panjang di stasiun…

Jumat, 18 Oktober 2019 09:22

Masnur Klaim Berpasangan dengan Faridil

 TANJUNG SELOR – Dari sejumlah figur yang menyatakan komitmen untuk…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*