MANAGED BY:
JUMAT
03 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Kamis, 16 Mei 2019 11:06
Minim PJU, Andalkan Lampu Kendaraan
MINIM PENERANGAN: Satu-satunya lampu penerangan di ujung Jalan P. Lumpuran, RT 16, Kelurahan Kampung Satu/Skip dan masih berfungsi. LISAWAN/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Minimnya penerangan jalan umum (PJU) di Jalan P. Lumpuran, daerah RT 16, Kelurahan Kampung Satu/Skip salah satu permasalahan yang kerap diperjuangkan Ketua RT setempat.

Bagaimana tidak, daerah yang masih terbilang sepi permukiman warga, ada saja tindak kriminal seperti pencurian yang tak mengenal waktu. Apalagi saat malam hari, kondisi daerah yang gelap dengan rumah warga yang masih jarang.

“Dibilang aman, tidak juga. Karena begini, kalau malam aman biasa ada yang ambil siangnya (pencurian). Kadang ada yang pagi,” terang Bakri selaku Ketua RT 16, Kampung Satu/Skip.

Maklum, hampir 200 kepala keluarga (KK) yang berdomisili warga RT 16, Kelurahan Kampung Satu/Skip ini. Namun hanya sekitar 100 KK yang tinggal di lingkungan RT 16 ini.

Ia pun meminta kepada warga untuk terus waspada dan menjaga keamanan lingkungan rumah masing-masing. Beberapa titik di Jalan P. Lumpuran ini juga sudah difasilitasi lampu penerangan jalan.

Namun di daerah ujung jalan, sama sekali tidak ada lampu penerangan. Pengguna jalan pun hanya mengandalkan lampu penerangan kendaraan maupun cahaya dari teras rumah warga setempat.

“Kalau di jalan sepanjang masjid, jembatan rusak sampai gereja ada saja lampu penerangan dan masih berfungsi. Kalau rusak, kebetulan ada warga kita yang juga bertugas, jadi langsung diperbaiki,” bebernya.

Pengadaan lampu penerangan jalan ini pun sudah diajukannya melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (musrenbang). Namun apa daya, tak kunjung direalisasikan lantaran belum difasilitasi tiang listrik.

“Kalau daerah sini memang dari dulu tidak ada, karena kendalanya belum ada tiang listriknya PLN. Jadi PJU yang dilewati tiang-tiang listrik PLN. Kalau di daerah sini masih tiang listrik dari pertamina, jadi belum ada PJU,” katanya.

Termasuk daerah perkampungan dan jarang aktivitas di malam hari, tetapi beberapa titik daerah gelap termasuk rawan kecelakaan. Belum lagi banyak jalan rusak dan berlubang. Minimnya lampu penerangan jalan dapat mengelabui pengguna jalan. (*/one/udn)


BACA JUGA

Jumat, 03 April 2020 13:30

236 Narapidana Lapas Dibebaskan

TARAKAN – Upaya preventif penyebaran Coronavirus Disease (Covid-19) di dalam…

Jumat, 03 April 2020 13:28

Kembali Dapat Tambahan 114 Batang Sabun Lagi

TARAKAN – Pembagian sabun cair olahan yang dilakukan oleh Komando…

Jumat, 03 April 2020 13:23

8 Hotel Memilih Tutup Sementara

TARAKAN - Wabah Coronavirus Disease (Covid-19) bukan hanya menghambat jalannya…

Jumat, 03 April 2020 12:26

Berawal dari Obat Empiris, Jadi Penangkal Hama dan Covid-19

Merebaknya pandemi Covid-19 di seluruh Indonesia, membuat masyarakat meramu sendiri…

Jumat, 03 April 2020 11:59

Iwan Pimpin PDAM Andalkan Ilmu Bisnis

Akhirnya Wali Kota Tarakan dr. Khairul, M.Kes, melantikan 5 direktur…

Jumat, 03 April 2020 11:57

2.992 Liter Sabun Cair Terdistribusi

TARAKAN - Setelah menerima sabun batang dari ditributor, Kodim 0907…

Jumat, 03 April 2020 11:55

Empat Eks Ijtima Gowa Positif

PASIEN positif Covid-19 di Kaltara bertambah 4 orang menjadi 6…

Rabu, 01 April 2020 14:09

KJRI: Perbatasan Sebatik Bocor

TARAKAN – Di tengah upaya menekan penyebaran virus Covid-19, di…

Rabu, 01 April 2020 13:59

Petambak Ditemukan Mengapung

TARAKAN - Sempat dilaporkan menghilang pada Senin (30/3) sekitar pukul…

Rabu, 01 April 2020 13:57

Puluhan Ribu Disinfektan Disemprotkan

Seluruh jajaran Polri di seluruh Indonesia melakukan penyemprotan disinfektan. Hal…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers