MANAGED BY:
RABU
16 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Rabu, 15 Mei 2019 10:38
DUH..!! Tiket Kapal Habis, Pelni Tak Tambah Armada
HABIS: Tiket kapal PT Pelni dipastikan sudah habis. Tampak calon penumpang saat memperlihatkan kode booking melalui online di kantor PT Pelni Cabang Nunukan Jalan Ahmad Yani kemarin. SYAMSUL/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN - Meskipun arus mudik lebaran masih lama namun antusias pengguna jasa transportasi laut ini cukup tinggi. Sebab, baru memasuki 9 hari Ramadan, tiket kapal laut milik PT Pelayaran Indonesia (Pelni) Cabang Nunukan sudah habis. Khususnya untuk rute Nunukan-Parepare dan Nunukan-Makassar.

Waode (29) mengaku harus membatalkan rencana mudiknya pada lebaran tahun ini. Sebab, dirinya tak mendapatkan tiket tujuan Baubau lantaran telah habis terjual. Kendati demikian, dirinya berharap ada penambahan armada akhir Ramadan menjelang lebaran nanti. “Kalau sudah begini, batal mudik. Kalau naik pesawat tiketnya mahal. Sementara lewat Parepare perjalanan panjang lagi,” akunya saat ditemui di kantor PT Pelni Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Nunukan Tengah kemarin.

Ia juga mengaku jika 9 Mei lalu sudah mencoba membeli tiket langsung ke kantor PT Pelni Cabang Nunukan, namun ternyata sejak 5 Mei tiket tujuan Baubau sudah habis terjual. “Infonya sejak awal Ramadan lagi sudah habis. Karena, sistem penjualannya online. Dan, tidak ada namanya jatah untuk setiap kantor Pelni,” ujarnya.

Hal senada diungkapkan Hasni. Ia mengaku sangat kecewa dengan habisnya tiket kapal Pelni. Sebab, rencana untuk mudik ke Makassar dengan keluarganya bisa batal. Hanya kapal Pelni saja yang diharapkannya. Karena dari segi pelayanan dan bobot kapal, armada milik PT Pelni sangat memberikan jaminan. “Memang ada kapal swasta. Tapi, kapalnya kecil dan harganya juga jauh berbeda,” bebernya.

Terpisah, Kepala PT Pelni Cabang Nunukan Alexius Triwododo membenarkan hal tersebut. Ia mengatakan, terbatasnya tiket kapal ini terjadi lantaran proses penjualannya secara online dan terbuka. Sehingga dengan sistem ini maka calon penumpang yang pertama datang atau memesan tiket maka penumpang itu yang pertama dilayani. “Berbeda dengan sebelumnya ada jatah masing-masing kantor cabang. Kini tak ada. Makanya cepat habis,” jelasnya kepada media ini saat ditemui di kantornya kemarin.

Sementara untuk armada tambahan, lanjutnya,  tak dilakukan PT Pelni lantaran terbatasnya armada yang dimiliki saat ini. Sehingga, transportasi laut yang dilakukan sesuai dengan jadwal yang ada. Lalu, untuk jadwal pemberangkatan kapal sebelum Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah itu ada KM Lambelu yang berangkat pada Minggu (2/6) mendatang tujuan Pantoloan, Balikpapan, Parepare, Makassar. “Kalau tujuan Balikpapan masih banyak. Kalau ke daerah lain sudah habis tiketnya. Sudah dibeli semua,” bebernya.

Dikatakan, penjualan tiket secara online ini juga telah menghilangkan dengan sendirinya praktek-praktek percaloan tiket yang prakteknya selama ini masih ada. Pelni terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh penumpang sejak waktu pembelian tiket hingga berlayar di atas kapal. Tujuannya agar para penumpang merasa aman, nyaman, dan selamat hingga sampai pelabuhan tujuan. “Untuk harga tiket dewasa tujuan Parepare itu sebesar Rp 315 ribu. Lalu, ke daerah lain itu bervariasi. Yang jelas, hargnya berbeda dengan harga kapal swasta,” pungkasnya. (oya/fly)

 


BACA JUGA

Kamis, 10 September 2015 15:13

Pembangunan Harus Berdasarkan Kebutuhan

<p>MALINAU - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Malinau, Dr Ernes Silvanus…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*