MANAGED BY:
KAMIS
23 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Selasa, 14 Mei 2019 11:10
Gara-Gara Ini, THR PNS Terancam Terlambat
RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN - Jelang Hari Raya Idulfitri, membuat aparatur sipil negara (ASN) cenat cenut. Lantaran pemberian gaji ke-14 ASN yang belum diketahui kepastian pencairannya.

Kepada Radar Tarakan, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Tarakan Arbain mengatakan, bahwa terkait pembayaran THR untuk ASN di tahun 2019 ini, terkendala dengan terbitnya PP Nomor 36 Tahun 2019 Pasal 10 ayat 2 yang menyatakan bahwa teknis pembayaran THR harus dengan peraturan daerah (perda).

"Ini yang jadi persoalan, karena kalau harus perda lagi, maka akan lambat prosesnya dan tidak mungkin kami bisa menyelesaikan pembuatan perda untuk membayar itu," ungkapnya.

Arbain menjelaskan, secara teknis, pembuatan perda dapat dilakukan satu hingga dua tahun. Hal tersebut dikarenakan Pemkot harus menggelar paripurna lebih dulu bersama DPRD, sehingga jika memang demikian maka akan melalui proses panjang.

"Jadi panjang memang, lain kalau perwali. Tapi dalam aturannya itu perda sehingga pemerintah memprotes keputusan itu, maka dari pusat tidak berani memutuskan langsung saat kami melakukan rapat," tuturnya.

Untuk itu, Arbain menyatakan bahwa seluruh kabupaten/kota se-Indonesia saat ini masih menunggu, sebab menurut informasi pemerintah pusat akan mengeluarkan surat penjelasan terkait pemahaman di Pasal 10 ayat 2 yang menyatakan bahwa tidak perlu perda yang dimaksud perlu menggunakan perda apabila belum mencantumkan ke dalam APBD.

"Tapi, dari sisi pembayaran Tarakan tidak ada masalah, cuma kami baru tahu di Pasal 10 ayat 2 itu jadi masalah, maka kami tidak berani juga. Sebenarnya kami sudah siap, tapi karena dipermasalahkan itu jadi begitu," jelasnya.

Untuk diketahui total gaji ke-14 Tarakan sama dengan gaji bulanan, yakni Rp 13 miliar untuk 4 ribu ASN, yang akan diberikan kepada seluruh ASN aktif. Melalui hal tersebut, Arbain berharap agar proses pencairan gaji ke-14 ASN tidak melewati 10 hari sebelum Lebaran.

"Dana kami sudah ada juga, cuma kami tahan karena ada aturan itu, takut jadi masalah juga. Kalau ada perubahan perkembangan akan saya sampaikan kembali," tutupnya.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Tarakan, dr. Khairul, M.Kes, mengatakan pihaknya sedang meminta interpretasi kepada Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Keuangan. Khairul juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah memegang Perda APBD, dan Tarakan telah memasukkan anggaran sehingga tidak memiliki masalah.

"Insyaallah tanggal 24 Mei nanti cair. Yang dimaksud itu perda APDB, itu tidak ada masalah harus dipahami secara menyeluruhlah karena tahun lalu juga seperti itu, jadi tidak ada masalah," singkatnya.

 

BERGANTUNG SPMT

Sebelumnya BKN menjelaskan pemberian THR dan Gaji ke-13 bagi PNS baru hasil seleksi CPNS tahun 2018 berpotensi tidak merata. Pasalnya, hal itu bergantung pada sejauh mana proses administrasi yang dilakukan di masing-masing instansi penerima.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Mohammad Ridwan mengatakan, sebagaimana gaji, pemberian THR juga bergantung pada TMT (terhitung mulai tanggal) dan SPMT (surat pernyataan melaksanakan tugas). Jika kedua administrasi tersebut sudah keluar, maka hak keuangan sudah bisa disalurkan. “Jika TMT dan SPMT sebelum 24 Mei 2019, maka dapat THR dan gaji ke-13,” ujarnya, Minggu (12/5).

Soal berapa instansi yang belum menyelesaikan TMT dan SPMT, Ridwan belum bisa menjabarkan. Pasalnya, SPMT sendiri bergantung pada kebijakan pejabat pembina kepegawaian (PPK) di setiap instansi. Yakni menteri di instansi kementerian, dan kepala daerah di instansi pemerintah daerah.

Sementara itu, pemerintah telah mengeluarkan landasan hukum sekaligus petunjuk teknis Pemberian Tunjangan Hari Raya tahun 2019. Hal itu dituangkan dalam Peraturan Menteri Keuangan (PM) Nomor 58/PMK/05/2019 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Pemberian THR kepada Pegawai Negeri Sipil, Prajurit dan Pensiunan.

Di situ dijelaskan, besaran THR yang diberikan kepada PNS meliputi meliputi gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan jabatan atau tunjangan umum, dan tunjangan kinerja. Sementara bagi pensiun PNS, besaran THR meliputi pensiun pokok, tunjangan keluarga, dan/atau tunjangan tambahan penghasilan.

“Penghasilan sebagaimana dimaksud tidak dikenakan potongan iuran dan/atau potongan lain berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan,” bunyi Pasal 3 ayat 13 PMK tersebut.

Sementara untuk waktu pencairannya, PMK tersebut mewajibkan THR untuk PNS dan pensiunan wajib dibayarkan paling cepat sepuluh hari kerja sebelum tanggal hari raya. Dengan demikian, jika hari raya jatuh pada tanggal 5 Juni 2019, maka THR baru bisa dibayarkan pada Senin 27 Mei 2019.

Ketentuan waktu tersebut sedikit berbeda dengan apa yang disampaikan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Syafruddin. Sebelumnya, dalam rapat terbatas di Kantor Presiden, Syafruddin menyebut pencairan THR dilakukan pada 3 Mei 2019. (shy/far/lim)

 

 


BACA JUGA

Kamis, 23 Januari 2020 15:36

Korban Kebakaran Paling Butuh Perlengkapan Sekolah

Bantuan dari semua pihak masih dibutuhkan bagi korban kebakaran Pasar…

Kamis, 23 Januari 2020 13:59

Lantamal XIII Harus Tingkatkan Kesiapsiagaan

ASISTEN Operasi (Asops) Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana Muda…

Kamis, 23 Januari 2020 13:58

Paling Butuh Perlengkapan Sekolah

BANTUAN dari semua pihak masih dibutuhkan bagi korban kebakaran Pasar…

Kamis, 23 Januari 2020 13:54

Tabung dan Kompor Gas Dibawa Puslabfor

TIBA di Tarakan kemarin (22/1), dua personel Pusat Laboratorium Forensik…

Rabu, 22 Januari 2020 13:55

Kisah Lansia yang Rumahnya Selamat dari Kebakaran

Kebakaran yang melanda kawasan Pasar Batu menyisakan luka dan duka…

Selasa, 21 Januari 2020 11:43

HOROR..!! Speed ini Bocor Setelah Tabrak Kayu, Bagaimana Nasib Puluhan Penumpangnya...??

TARAKAN - Speedboat Malinau Express IX yang membawa 35 penumpang…

Selasa, 21 Januari 2020 11:34

INNALILLAHI...!! Terbakar..!! Pasar Tertua di Tarakan Rata dengan Tanah

API membumbung tinggi di bangunan berlantai dua, tepat di pinggir…

Selasa, 21 Januari 2020 11:29

Pasar Pertama yang Mengkhususkan Pisang

Pasar Batu Tarakan, belakangan identik sebagai pusat oleh-oleh. Sebagian pedagang…

Senin, 20 Januari 2020 12:59

BREAKING NEWS! Ditinggal Penghuni, Rumah kosong Terbakar

TARAKAN - Kebakaran terjadi di RT 24 Kelurahan Sebengkok tepatnya…

Senin, 20 Januari 2020 11:02

Dapat Sehatnya, Raih Doorprize Menarik

TARAKAN – Akrab dan ceria. Begitulah suasana yang terlihat di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers