MANAGED BY:
SABTU
14 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Senin, 13 Mei 2019 11:53
Terdakwa Mengakui Semua Perbuatannya

Perkara Sabu 520 Gram

AKUI PERBUATAN: Terdakwa Octavianus dan Widya menjalani sidang pemeriksaan terdakwa. ELIAZAR/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN- Dua terdakwa perkara sabu 520 gram yang berhasil diungkapkan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat pada Oktober 2018 lalu, yaitu Octavianus dan Widya Adi jalani sidang pemeriksaan terdakwa pada pekan lalu. Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam perkara itu, Dinasto Cahyo Oetomo saat dikonfirmasi kemarin (12/5) menuturkan bahwa kedua terdakwa mengakui semua perbuatannya. Selain itu, hampir semua keterangan saksi di persidangan, juga tidak ada yang dibantah oleh kedua terdakwa.

“Mereka mengakui bahwa mengambil barangnya dari terdakwa Subekhan. Itu di salah satu dermaga yang ada di Pantai Amal,” ungkapnya Dinasto.

Dalam keterangan keduanya juga, yang mengambil sabu tersebut adalah Oktavinus, sementara saat itu Widya hanya menunggu di dalam mobil. Setelah keduanya mengambil sabu sebanyak 520 gram, tepat di Jalan Yos Sudarso mobil keduanya dihentikan oleh petugas BNN Pusat. Saat dilakukan pengeledahan, sabu yang berjumlah 520 gram berhasil diamankan. Akhirnya kedua terdakwa sempat dibawa ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Kedua terdakwa mengakui kalau barang ini akan dibawa ke Tanjung Selor, untuk diteruskan napi yang berada di Lapas Bontang,” tuturnya.

Ditambahkan Dinasto, Oktavianus mengakui ia mendapatkan upah Rp 2 juta untuk mengantarkan sabu tersebut. Hal tersebut juga diakui oleh Widya. Didapati keduanya dikendalikan oleh napi yang ada di Lapas Bontang. Kedua terdakwa juga mengakui ini adalah kali kedunya mereka mengirimkan sabu. Hanya saja pada pengiriman pertama, kedua terdakwa berhasil melakukannya.

“Sebelumnya itu 1 kg dan modusnya sama. Jadi mereka ke Tanjung Selor dulu baru mengantarkkan ke Bontang,” imbuhnya.

Terhadap hubungan kedua terdakwa, Oktavianus mengakui bahwa mereka hanya berteman dan ia hanya meminta Widya untuk menemaninya mengantarkan sabu itu. Diketahui Oktavianus merupakan seorang supir taksi. Akibat perbuatannya, dengan pasal 114 ayat 2 junto pasal 132 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009, subsider pasal 112 ayat 2 junto pasal 132 ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

“Rencananya sidang tuntutan akan dilaksanakan pada seminggu lagi,” pungkasnya.(zar/zia)

 


BACA JUGA

Sabtu, 14 Desember 2019 12:06

Kontraktor Kabur Tinggalkan Lubang

TARAKAN - Masih banyak lubang galian jaringan gas (jargas) yang…

Sabtu, 14 Desember 2019 12:03

Bangun Komunikasi Mencegah Konflik

TARAKAN - Masih mudah menemui provokasi di media sosial menjelang…

Sabtu, 14 Desember 2019 12:01

Seleksi CPNS di Kaltara Semakin Mudah

TARAKAN - Menjelang ujian seleksi calon pegawai  negeri sipil (CPNS),…

Jumat, 13 Desember 2019 14:16

Kabul Pernikahan Bisa Diwakilkan

TARAKAN - Setelah hebohnya kabar perceraian dapat dilakukan secara online,…

Jumat, 13 Desember 2019 14:14

Sertifikat HGB Bisa Diubah SHM

TARAKAN – Minimnya pengetahuan soal mekanisme sertifikasi laha di Bumi…

Jumat, 13 Desember 2019 14:12

Pendapatan Samsat Terealisasi 98 Persen

TARAKAN – Pertengahan Desember ini, Kantor Pelayanan Samsat Induk Tarakan…

Jumat, 13 Desember 2019 14:08

Perpanjangan Dermaga 200 Meter

TARAKAN – Dermaga Pelabuhan Malundung Tarakan rencananya akan diperpanjang ke…

Jumat, 13 Desember 2019 13:58

Apresiasi KPU Terhadap Dukungan Radar Tarakan

TARAKAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tarakan mengapresiasi partisipasi SKH…

Kamis, 12 Desember 2019 11:36

Rekomendasi PAN ke Ibrahim, DPW Kaget

TARAKAN – Ibrahim Ali, A.Md, menjawab isu yang berkembang mengenai…

Kamis, 12 Desember 2019 11:33

Tegas Meminta Antrean Panjang Dihilangkan

TARAKAN – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltara…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.